Jakarta, IDN Times - Sebuah cerita tentang kehilangan tidak selalu harus berakhir dengan keputusasaan. Lewat Laut Bercerita, sutradara Yosep Anggi Noen justru ingin mengajak penonton menemukan kembali harapan di tengah kisah tentang ketidakadilan dan perjuangan anak muda. Harapan tersebut, menurutnya, tumbuh ketika orang-orang berani bersuara dan membangun solidaritas bersama.
Diadaptasi dari novel karya Leila S. Chudori, film Laut Bercerita membawa penonton mengikuti perjalanan Biru Laut dan kawan-kawannya di Yogyakarta pada akhir 1990-an. Di usia muda, mereka memilih untuk berdiskusi, berorganisasi, dan menyuarakan keresahan terhadap keadaan di sekitar mereka. Namun, keberanian itu membawa mereka pada pengalaman yang jauh lebih besar dari yang pernah dibayangkan.
Kisah Biru Laut divisualisasikan ke layar lebar oleh Anggi Noen, dengan Reza Rahadian sebagai pemeran utamanya. Lewat film ini, sang sutradara tidak hanya ingin menghidupkan kembali cerita tersebut, melainkan juga menghadirkan pengalaman emosional yang memberi ruang bagi setiap penonton untuk menemukan maknanya sendiri.
