Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
The Changcuters Tak Ngoyo Lagi: Hampir 90 Persen Mimpi Sudah Tercapai
potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
  • The Changcuters tetap solid jelang usia 22 tahun, merilis album kedelapan berjudul WOW MA secara independen di bawah label mereka sendiri, WOW MA Records.
  • Dipa menegaskan band tidak ngoyo mengejar target besar dan memilih fokus berkarya konsisten lewat single, lagu, atau album sesuai jalur musik mereka.
  • Tria bersyukur hampir 90 persen mimpi The Changcuters sudah tercapai dan kini fokus menjaga eksistensi agar band tetap bertahan lama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gak terasa grup musik The Changcuters akan genap berusia 22 tahun pada 19 September 2026. Angka tersebut tentu bukanlah hal yang mudah untuk dipertahankan.

Di tengah perubahan tren musik, regenerasi pendengar, hingga dinamika internal yang kerap menjadi penyebab bubarnya sebuah band, The Changcuters justru mampu terus bertahan dengan formasi yang tetap solid dan konsisten berkarya.

Bahkan baru-baru ini, grup musik asal Bandung tersebut kembali merilis album ke-8 bertajuk WOW MA. Album ini pun menjadi karya penuh pertama mereka yang dirilis secara independen di bawah label rekaman mereka sendiri, WOW MA Records.

Nah, jelang 22 tahun perjalanan karier The Changcuters, Tria cs pun mengungkap refleksi perjalanan bermusik mereka, mulai dari mimpi yang dulu terasa mustahil, tapi akhirnya bisa terwujud hingga kini fokus menjaga eksistensi band agar tetap bertahan.

1. Dipa sebut The Changcuters gak ngoyo kejar target

potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Dalam sesi doorstop interview di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan pada Kamis (25/6/2026), IDN Times sempat menanyakan soal target maupun mimpi yang masih ingin dicapai The Changcuters menjelang usia ke-22 tahun mereka pada tahun ini.

Mewakili band, Dipa menjelaskan, The Changcuters tidak pernah terlalu menetapkan target yang berlebihan dalam bermusik. Mereka memilih untuk tidak ngoyo dan tetap fokus berkarya secara konsisten, baik dengan merilis single, lagu, maupun album, selama masih berada di jalur musik yang mereka jalani.

“Kita tidak pernah terlalu menargetkan. Pokoknya tadi balik lagi, kita gak ngoyo lah ya. Tetap aja kita sebagai musisi karyanya ya karya musik, bisa satu single, satu lagu, satu album. Ya kita tetap sebisa mungkin berkarya di daerah itu,” kata bassist The Changcuters itu.

2. Qibil spill Dipa suka punya rencana tak terduga

potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Meski begitu, Qibil mengungkap bahwa di balik sikap santainya, justru Dipa lah yang sebenarnya kerap memiliki sejumlah rencana ke depan. Menurutnya, Dipa yang telah menjadi manajer mereka sejak 2018, bahkan kerap menyusun rencana jangka panjang hingga lima tahun ke depan, meski tidak semuanya dibagikan secara detail kepada para personel.

“Tapi biasanya, karena manajer kita terbaru nih. Dia itu selalu punya ide ‘Repelita,’ rencana 5 tahun. Nah, jadi kadang gak di-spill juga ke kita,” lanjut Qibil.

Sambil tertawa, Qibil pun mengatakan bahwa mungkin saja saat ini Dipa masih merumuskan berbagai rencana untuk ke depan. Jadi, Qibil pun meminta penggemar untuk bersiap jika The Changcuters sewaktu-waktu menghadirkan gebrakan baru.

3. Tria sebut hampir 90 persen mimpi The Changcuters sudah tercapai

potret The Changcuters di Queens Head, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (25/6/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)

Tria, vokalis The Changcuters, mengucap syukur atas perjalanan 22 tahun The Changcuters. Ia menyebut banyak impian mereka yang dulu sempat dianggap mustahil, justru hampir 90 persen telah tercapai.

“Alhamdulillah ya. 22 tahun ini kalau buat gua pribadi, impiannya The Changcuters yang waktu dulu kita berpikir itu gak akan mungkin, hampir 90 persen sih udah tercapai,” ungkapnya.

Oleh karena itu, menurut Tria saat ini yang terpenting adalah bagaimana mempertahankan The Changcuters agar tetap bertahan selama mungkin. Respect!

Editorial Team

Related Article