3 Hal yang Bikin Penasaran dari Trailer Ghost in The Cell, Berdarah!

Joko Anwar merilis teaser trailer film Ghost in the Cell versi internasional pada Selasa (20/1/2026). Teaser trailer berdurasi 1 menit 50 detik itu menampilkan suasana penjara yang kelam dan teror mengerikan. Namun, ada beberapa adegan komedi yang berpotensi menaikturunkan mood penonton selama menyaksikan film ini.
"Sebuah horor-komedi tentang ketakutan, rasa bersalah, dan perjuangan untuk bertahan hidup. Tentang orang-orang yang merasa terpenjara di manapun kita berada," cuit akun X @jokoanwar.
Film ini akan tayang secara perdana di Berlinale International Film Festival, sebelum rilis di bioskop Indonesia pada tahun 2026. Simak deretan pertanyaan yang bikin penasaran usai menyaksikan teaser trailer Ghost in the Cell (2026)!
1. Apakah ada hubungan datangnya Dimas dengan serangkaian kejadian mengerikan di dalam penjara?

Di awal teaser, penonton disuguhkan adegan Anggoro (Abimana Aryasatya), Wildan (Mike Lucock), hingga Six (Yoga Pratama) sedang membicarakan apa yang akan mereka lakukan setelah keluar dari penjara. Tidak lama, datang Mobil Tahanan yang membawa sejumlah tahanan baru, termasuk Dimas (Endy Arfian).
Setelah Dimas masuk ke dalam penjara, serangkaian kejadian mengerikan terjadi. Anggoro hingga Bimo (Morgan Oey) berspekulasi, bahwa Dimas mengetahui sesuatu tentang kejadian-kejadian tersebut. Pasalnya, Dimas yang berprofesi sebagai jurnalis memang masuk ke dalam penjara, karena dituding mengkhianati bosnya. Mungkinkah sebenarnya Dimas masuk ke dalam penjara tersebut karena mengetahui rahasia kelam di sana?
2. Apakah kejadian mengerikan itu memang ulah hantu atau manusia?

Penonton pun dikejutkan dengan adegan gore berdarah yang mungkin membuat perut bergejolak. Namun, siapa dalang di balik kejadian itu belum terungkap di dalam teaser trailer berdurasi kurang dari dua menit tersebut.
Apakah seperti judulnya, kejadian mengerikan itu memang dilakukan oleh hantu yang mendiami penjara? Pasalnya, ada adegan yang menunjukkan tahanan sedang menari hingga Jefry (Bront Palarae), kepala sipir memukul seseorang seperti kesurupan.
Atau sebenarnya dalang dari kejadian mengerikan tersebut adalah manusia. Soalnya di salah satu cuplikan, tampak Tokek (Aming) yang kedua matanya tertusuk besi sedang merangkak menjauh dari seseorang di kamar mandi.
3. Apakah para tahanan akan mati satu per satu atau mereka bisa selamat dari teror tersebut?

Penonton tentu penasaran, apakah para karakter di film ini bisa selamat dari teror-teror mengerikan yang terjadi? Jika berkaca dari teaser trailer-nya, kemungkinan teror itu mengejar semua tahanan, tanpa pandang bulu.
Apakah teror mengerikan itu baru berakhir setelah semua orang di dalam penjara, baik tahanan maupun sipir tewas? Selain itu, apakah para tahanan yang semula berselisih paham akan bekerja sama untuk bertahan hidup?
Segala pertanyaan di atas baru akan terjawab setelah film Ghost in the Cell (2026) tayang di bioskop. Oh iya, penonton juga bertanya-tanya, apakah sisi komedinya akan muncul lebih banyak dibandingkan cuplikan teaser trailer?


















