Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

13 Nama Khusus untuk Bulan Purnama dan Maknanya, Unik Banget!

13 Nama Khusus untuk Bulan Purnama dan Maknanya, Unik Banget!
Unsplash.com/ Ganapathy Kumar
Share Article

Bulan purnama terjadi ketika bulan terlihat dengan sempurna dari bumi. Seringkali datang setiap sebulan sekali, kehadirannya kadang tidak dianggap istimewa kecuali ketika terjadi gerhana bulan. Akan tetapi, bagi suku asli Amerika Utara dan Eropa, bulan purnama memiliki arti penting karena menandai datangnya musim. Bahkan, mereka memiliki alamanak khusus yang menjelaskan nama dan arti masing-masing bulan purnama, di setiap bulan selama setahun.

The Old Farmer’s Almanac merupakan sebuah referensi yang menyebutkan nama-nama bulan purnama dari suku asli Amerika awal. Mereka tidak menggunakan kalender Julian atau Gregorian. Sebaliknya, mereka melacak perubahan musim dengan memberi nama pada bulan purnama. Berdekade-dekade kemudian, nama-nama itu masih sering digunakan oleh para kolonial Amerika dan juga dalam dunia astronomi.

Ingin tahu apa saja? Yuk, ikuti ulasan berikut ini.

  1. 1.Full Wolf Moon untuk purnama bulan Januari

    huffingtonpost.ca
    huffingtonpost.ca

    Wolf Moon merupakan sebutan bulan purnama yang jatuh di bulan Januari. Nama ini diberikan karena penduduk desa seringkali mendengar serigala-serigala yang  kelaparan, cenderung lebih sering melolong di bulan ini.

    Selain Wolf Moon, bulan purnama di Januari juga sering disebut dengan Old Moon, Moon After Yule.

  2. 2.Full Snow Moon untuk purnama bulan Februari

    Unsplash.com/Benjamin Child
    Unsplash.com/Benjamin Child

    Seperti namanya, Februari selalu ditandai sebagai bulan dengan salju terberat dalam setahun. Beberapa suku Amerika Utara juga menamainya dengan Hunger Moon seiring dengan menipisnya persediaan makanan yang menyebabkan kelaparan.

  3. 3.Full Worm Moon untuk purnama bulan Maret

    nytimes.com
    nytimes.com

    Suhu mulai meningkat di bulan Maret, maka tanah melunak dan cacing tanah kembali muncul ke permukaan. Karena itulah, bulan purnama di Maret disebut Full Worm Moon.

    Selain itu, nama lain untuk bulan purnama di bulan ini adalah Sap Moon, Crow Moon, dan Crust Moon. Disebut Sap Moon karena Maret menandai waktu ketika getah maple mulai mengalir dan penyadapan tahunan dimulai.  Sementara menurut Anglo Saxon/Inggris Kuno, purnama bulan Maret disebut dengan Lenten Moon.

  4. 4.Full Pink Moon untuk purnama bulan April

    thespruce.com
    thespruce.com

    Nama merah muda berasal dari bunga liar merah muda, wild ground Phlox yang mulai mekar di musim semi pertama bulan April.

    Selain Pink Moon, purnama bulan April juga memiliki nama Egg Moon karena menandai musim bertelur para ikan. Beberapa suku pesisir juga menyebut sebagai Fish Moon karena muncul bersamaan dengan berenangnya ikan di hulu.

    Beberapa sumber juga menyebut April sebagai Paschal Moon karena digunakan untuk menghitung tanggal Paskah.

  5. 5.Full Flower Moon untuk purnama bulan Mei

    Unsplash.com/Eva Waardenburg
    Unsplash.com/Eva Waardenburg

    Sama halnya dengan purnama bulan April, bulan Mei ditandai dengan mekarnya bunga-bunga mesim semi.

    Nama lainnya adalah Corn Planting Moon dan Milk Moon versi Inggris Kuno / Anglo-Saxon.

  6. 6.Full Strawberry Moon untuk purnama bulan Juni

    Unsplash.com/Jeeray TANG
    Unsplash.com/Jeeray TANG

    Bulan Juni ditandai dengan matangnya buah-buah merah cantik ini. Selain itu, purnama kali ini juga disebut dengan Rose Moon dan Hot Moon, yaitu bulan ketika udara musim panas mulai terasa.

  7. 7.Full Buck Moon untuk purnama bulan Juli

    Unsplash.com/Quentin Dr
    Unsplash.com/Quentin Dr

    Bulan Juli ditandai dengan munculnya tanduk baru di dahi rusa, karena itu disebut Full Buck Moon. Selain itu, badai petir yang sangat terjadi di bulan ini membuat purnama Juli juga disebut Thunder Moon.

    Sementara menurut  kepercayaan rakyat Inggris Kuno /Anglo-Saxon, purnama kali ini disebut sebagai Hay Moon.

  8. 8.Full Sturgeon Moon untuk purnama bulan Agustus

    Unsplash.com/gary tresize
    Unsplash.com/gary tresize

    Agustus merupakan bulan ketika ikan-ikan Sturgeon dari Great Lakes dan Lake Champlain paling mudah ditangkap, karena itu dinamakan Sturgeon Moon.

    Agustus juga menandakan jagung dan gandum mulai dikumpulkan sehingga disebut Grain Moon dan Green Corn Moon.

  9. 9.Full Corn Moon untuk purnama bulan September

    Unsplash.com/Christophe Maertens
    Unsplash.com/Christophe Maertens

    Jagung-jagung mulai dipanen pada bulan September, karena itulah purnama kali ini disebut sebagai Full Corn Moon.

    Selain itu, sebagian besar panen juga dilakukan menjelang musim gugur bulan September dan cahaya bulan purnama membuat mereka bisa bekerja lebih lama di malam hari. Karena itulah, menurut Inggris Kuno / Anglo-Saxon, purnama bulan ini juga dsebut sebagai Harvest Moon.

  10. 10.Full Hunter's Moon untuk purnama bulan Oktober

    Unsplash.com/Sebastian Pociecha
    Unsplash.com/Sebastian Pociecha

    Oktober merupakan bulan yang paling tepat untuk berburu karena hewan-hewan lebih gemuk setelah memakan biji-biji yang jatuh. Bagi suku asli Amerika, Oktober juga menjadi waktu yang tepat untuk berburu dan mengumpulkan bahan makanan untuk musim dingin yang panjang.  Mereka juga menyembelih dan mengawetkan daging untuk persediaan.

    Purnama bulan Oktober juga disebut Travel Moon dan Dying Moon. Selain itu, setiap tiga tahun sekali, Oktober juga kadang disebut sebagai Harvest Moon.

  11. 11.Full Beaver Moon untuk purnama bulan November

    Unsplash.com/Thomas Lipke
    Unsplash.com/Thomas Lipke

    Bagi penjelajah dan juga suku asli Amerika, November merupakan masa ketika rawa-rawa belum membeku dan menjadi waktu yang tepat untuk memasang jebakan berang-berang. Hewan tersebut akan ditangkap dan diambil bulunya sebagai persediaan pasokan bulu musim dingin yang hangat.

    Full Frost Moon adalah nama lain untuk purnama bulan November.

  12. 12.Full Cold Moon untuk Purnama bulan Desember

    Unsplash.com/Jared Vega
    Unsplash.com/Jared Vega

    Purnama dibulan terakhir memiliki banyak nama. Musim dingin datang di bulan Desember, karena itu disebut Full Cold Moon. Malam-malam pun menjadi semakin panjang di bulan ini sehingga disebut Long Night Moon. Salju yang mulai turun juga membuat purnama bulan ini juga disebut Frost Moon.

  13. 13. Blue Moon

    Unsplash.com/Ethan Rheams
    Unsplash.com/Ethan Rheams

    Kamu pasti pernah mendengar istilah ini untuk menyebut purnama tertentu dalam dunia astronomi. Betul. Adakalanya purnama terjadi dua kali dalam satu bulan dan Blue Moon merupakan sebutan untuk purnama kedua yang jatuh pada satu bulan kalender tunggal.

    Blue Moon biasanya terjadi hanya setiap dua atau tiga tahun sekali. Tahun 2020 ini, Blue Moon akan terjadi pada bulan Oktober.

  14. 14.Black Moon

    almanac.com
    almanac.com

    Berbeda dengan Blue Moon, Black Moon digunakan untuk merujuk bulan kalender  yang tidak memiliki purnama.  Umumnya, Black Moon terjadi pada Februari karena bulan ini memiliki paling sedikit hari (28 atau 29 hari).

    Istilah ini juga kadang merujuk pada bulan baru kedua yang terjadi pada satu bulan kalender. Berbeda dengan istilah pertama, definisi kedua ini tentu tidak pernah terjadi pada bulan Februari.

    Nah, itulah beberapa nama untuk bulan purnama yang terjadi di setiap satu bulan kalender. Unik dan penuh makna, ya. Boleh tuh dipakai sebagai referensi menulis cerita dengan tema astronomi. Selamat mencoba.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More