Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Bakat Terpendam yang Dimiliki Orang Penderita Anxiety Disorder

7 Bakat Terpendam yang Dimiliki Orang Penderita Anxiety Disorder
bleedingcool.com

Orang yang menderita anxiety disorder sering dipandang sebalah mata oleh masyarakat. Kurangnya edukasi masyarakat, membuat penderita anxiety disorder kesulitan mencari bantuan. Parahnya lagi, para penderita kecemasan berlebihan sering disebut gila. Bahkan sampai-sampai dibilang orang yang kurang beriman,

Namun dibalik itu, para peneliti menemukan indikasi penderita anxiety disoder memiliki kelebihan dari orang pada umumnya. Penderita anxiety disorder diyakini memiliki bakat terpendam. Bahkan dengan bakatnya ini, mereka bisa membantu dirinya sendiri dalam berbagai situasi.

1. Lihai membaca situasi

pexels.com/@noellegracephotos
pexels.com/@noellegracephotos

Orang dengan penderita anxiety disorder memiliki kepekaan tinggi akan lingkungan daripada orang lain. Mereka menyadari situasi apa yang terjadi dan bagaimana mereka harus bereaksi. Kemampuan itu membuat mereka mudah berbohong apabila ada sesuatu yang mengganjal bagi mereka.

Penderita anxiety disorder akan konsentrasi terhadap setiap perkataan lawan bicaranya. Jadi jangan harap kamu bisa membohongi mereka, karena mereka memiliki insting bahaya seperti Spiderman!

2. Memiliki kemampuan intelektual tinggi

outerplaces.com-
outerplaces.com-

Penelitian tentang korelasi penderita anxiety disorder dengan kecerdasan, menunjukkan bahwa penderita anxiety disorder memiliki intelektual yang lebih tinggi dibandingkan bukan penderita. Gejala kekhawatiran menyebabkan seseorang mulai berpikir dua kali. Jadi secara hipotesa, mereka cenderung lebih cermat dan analitik dibandingkan orang normal.

Sebagai ilustrasi, orang penderita anxiety disorder selalu melakukan cek ricek kembali. Memastikan pekerjaannya tidak luput dari pandangan dan ekspetasinya. Karena ia akan selalu memperhatikan setiap detailnya.

3. Memiliki indera ke-6

bleedingcool.com
bleedingcool.com

Kemampuan indera ke-6 adalah karunia yang dimiliki penderita anxiety disorder. Pemilik indera ke-6 akan memprediksi kejadian yang menimpanya kelak. Seperti takut kehabisan makanan, gak mendapat tempat tinggal atau diserang binatang buas. Indera ke-6 juga bisa mengindentifikasi ancaman yang akan menimpa orang lain.

Hal ini juga didukung oleh penelitian dari European Journal of Psychology yang menyatakan bahwa orang dengan kecemasan tinggi lebih cepat mendeteksi bahaya yang akan datang.

4. Memiliki kualitas kemampuan membaca pikiran

pexels.com/@vera-arsic-304265
pexels.com/@vera-arsic-304265

Membaca pikiran di sini bukan seperti Professor Xavier, melainkan dengan membaca energi getaran orang lain. Penderita anxiety disorder mampu membaca energi dari orang lain. Mereka bisa mengetahui apakah orang tersebut memiliki energi positif atau negatif.

Jika mereka bersama dengan orang berenergi positif maka ia merasa nyaman dengan orang tersebut. Jika mereka dengan orang berenergi negatif maka ia merasa terancam. Saat terancam, maka sinyal mereka akan berbunyi dan mencari cara untuk menghindar dari si pemilik energi negatif. Kemampuan ini tidak dimiliki oleh orang yang normal.

5. Memiliki kemampuan memori dan kreativitas yang tinggi

irishtimes.com
irishtimes.com

Banyak orang-orang kreatif dan pekerja seni memiliki gangguan anxiety disorder. Mengapa demikian, karena ada kaitannya antara anxiety disorder terhadap kreativitas seseorang. Penderita anxiety disorder memiliki kemampuan memori jangka panjang, sehingga mereka mudah mengingat sesuatu.

Berbeda dengan orang normal, penderita anxiety disorder memiliki imajinasi yang luas. Itulah mengapa mereka selalu melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang. Hal inilah yang membuat mereka mampu melahirkan ide-ide out of the box.

6. Memiliki empati lebih besar dari orang pada umumnya

pexels.com/@freestocks
pexels.com/@freestocks

Sekarang ini, orang dengan kualitas empati susah dijumpai. Para penderita anxiety disorder disinyalir memiliki kemampuan empati yang lebih baik daripada orang pada umumnya. Mereka sangat peduli dengan kesejahteraan orang lain.

Hal itu karena mereka memiliki pengalaman dengan bermacam-macam emosi. Sehari-hari sudah bergumul dengan beragam jenis emosi sehingga tidak sulit bagi mereka untuk memahami perasaan orang lain. Mereka bisa menunjukan empati pada orang lain sesuai kondisi emosi orang itu.

7. Memiliki pasokan energi ekstra

pexels.com/@arunbabuthomas
pexels.com/@arunbabuthomas

Penderita anxiety disoder memiliki pasokan energi yang berlebih. Pasokan tersebut terjadi karena adanya energi konstan dalam diri mereka yang membuatnya sudah diam. Hal yang terjadi adalah pikiran mereka terus bekerja dan badan mereka tidak bisa berhenti bergerak.

Namun jika energi mereka disalurkan dengan tepat, maka produktivitas mereka akan tinggi. Awal mulanya memang sulit, namun jika sudah terbiasa maka nggak jadi masalah. Energi tersebut bisa disalurkan dengan belajar hal-hal baru, berkarya atau memilih aktivitas positif. Banyak kok contoh penderita anxiety disorder yang produktif dan memiliki karya yang menakjubkan.

Namanya gangguan kecemasan memang nggak menyenangkan. Namun dibalik semua itu, ada kelebihan yang gak dimiliki orang lain.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Latest in Hype

See More

[QUIZ] Jadi Siapa Kamu di Serial Daredevil: Born Again?

04 Apr 2026, 22:48 WIBHype