Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Daftar Lagu untuk Dinyanyikan Saat Ibadat Jumat Agung, Lengkap dengan Lirik

Daftar Lagu untuk Dinyanyikan Saat Ibadat Jumat Agung, Lengkap dengan Lirik
Pelaksanaan ibadah Jumat Agung di Gereja Katedral Jakarta. (IDN Times/Amir Faisol)
  • Artikel ini membahas makna dan tradisi Misa Jumat Agung yang memperingati wafatnya Yesus Kristus di kayu salib sebagai bentuk pengorbanan demi keselamatan umat manusia.
  • Terdapat sebelas lagu rohani yang direkomendasikan untuk dinyanyikan saat Misa Jumat Agung, masing-masing menggambarkan penderitaan, kasih, dan kemenangan Yesus atas dosa serta maut.
  • Lagu-lagu tersebut mengajak umat untuk merenungkan kasih Allah, menumbuhkan rasa syukur, pertobatan, serta memperdalam iman menjelang perayaan Paskah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sebelum merayakan Hari Raya Paskah, umat Kristiani akan mengenang peristiwa kesengsaraan Yesus memanggul kayu salib yang berat dengan dosa-dosa manusia. Wafatnya Yesus di kayu salib pun diperingati sebagai salah satu hari suci yang biasa disebut Jumat Agung.

Di gereja Katolik, secara khusus ada ibadat yang pasti diadakan setiap pukul 15.00 untuk memperingati wafatnya Yesus sebagai manusia di kayu salib. Dalam pelaksanaan perayaan ekaristi khusus Jumat Agung, ada beberapa lagu yang disarankan untuk dinyanyikan.

Gak boleh sembarangan, lagu untuk mengiringi jalannya ibadat Jumat Agung biasa terkhusus menceritakan penderitaan dan pengorbanan Yesus untuk manusia di kayu salib.

Nah, kali ini IDN Times akan memberikanmu beberapa rekomendasi lagu yang bisa kamu nyanyikan selama ibadat Jumat Agung bersama seluruh umat yang hadir di gereja.

 

  1. 1. Golgota, Tempat Tuhanku Disalib

    Lirik dalam agu ini menceritakan soal penderitaan, cinta kasih, dan pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib. Lagu ini mengajak umat merenungkan pengorbanan putra tunggal Allah untuk menghapus dosa manusia, mendamaikan manusia dengan Pencipta, serta menyelamatkan dunia. Berikut lirik lengkapnya!

    Golgota, tempat Tuhanku disalib dan dicela,
    Agar dunia damai pula dengan Allah, KhalikNya
    Dari sanalah mengalir sungai kasih kurnia
    Bagi orang berdosa, yang memandang Golgota

    O samudera kasih Allah: bagi isi dunia
    DiberiNya Putra Tunggal, agar kita selamatlah!
    Yesus, jalan kebenaran, sumber hidup yang baka
    T'lah berkurban bagi kita pada salib Golgota

    Mari kita muliakan cinta kasih Penebus
    dosa kita Dia hapus dengan darah yang kudus
    Ia taat sampai mati pada salib Golgota
    Kita hidup oleh Dia: Puji Tuhan s'lamanya!

  2. 2. SalibNya Sungguh Berat

    Lagu ini kerap dinyanyikan pada momen jalan salib sebelum perayaan Jumat Agung dilaksanakan. Maknanya sendiri merefleksikan penderitaan fisik dan batin Yesus Kristus saat memikul salib menuju Golgota. Berikut lirik lengkapnya:

    SalibNya sungguh berat pakuNya sungguh tajam

    Mahkota yang berduri menusuk kepalaNya

    Dan tombak pun menikam lambungNya ahh

    Alangkah tersiksa hidupNya darahNya yang jatuh mengalir

    Sungguh besar kasihNya bagi umat manusia

    Yang tersesat diselamatkan

    Tanpa Yesus ku takkan berarti

    Tanpa Yesus hidupku sengsara

    Tanpa Yesus hidupku binasa

    Kini telah kusadari akan siksa hidupNya

    Hanya untuk slamatkan manusia

  3. 3. O Salib Tanda Agung

    Lagu ini menekankan maknanya pada penghormatan terhadap salib sebagai simbol kemenangan Kristus atas dosa, pengorbanan Yesus yang luar biasa, serta perenungan atas kasih Allah yang tak terbatas di Kalvari. Berikut liriknya:

    O salib tanda agung
    Tempat Yesus bergantung
    Mengabdi sampai wafat
    Menjadi Penyelamat

    Ah bangsaMu sendiri
    Yang sangat Kau sangai
    Telah meuntut darah
    Teriak "Salibkanlah!"

    O Salib kayu hina
    Engkaulah tanda jaya
    Yang digunakan Tuhan
    Membawa keselamatan

    Yesus Engkau guruku
    Kuikuti jejakMu
    Menuju ke Kalvari
    Di jalan cinta bakti

  4. 4. Lihat Salib

    Lagu ini bermakna ajakan untuk merenungkan pengorbanan Yesus Kristus di bukit Golgota. Berikut liriknya:

    Lihat salib diatas bukit Golgota, tempat tergantung Jurus'lamat dunia

    Dalam sengsara jiwa raga yang pedih Ia menanggung dosa kita yang keji

    Yesus telah menyelesaikan tugasNya membawa Kerajaan Allah, BapaNya

    Karna kasihNya yang sempurna dan kudus, kuasa jahat dikalahkan Penebus

    Yesus yang taat sampai mati di salib menjadi Anak domba yang tersembelih

    Karnanya sangat diagungkan namaNya di dalam sorga dan di dalam dunia

    Dari salibMu Kau memanggil dunia agar melihat kasihMu yang mulia

    Menjadi murid yang setia dan teguh, dan menyerahkan jiwa raga padaMu

  5. 5. Hai Umat Apa Salahku?

    Lagu ini biasa dinyanyikan saat Penghormatan Salib pada ibadat Jumat Agung. Lagu ini bermakna renungan mendalam atas penderitaan Yesus, menyuarakan kesedihan-Nya atas penolakan dan dosa manusia. Berikut liriknya:

    Ulangan
    Hai umat apa salahKu kepadamu,?
    Jawablah kapan Aku menyusahkanmu?

    Ayat
    Tlah kubebaskan dirimu, dan kupatahkan belenggu. Tetapi kini balasmu, kau sudah menyerahkanKu.

    Telah Kubimbing langkahmu, dengan untunan awanKu.Tetapi kini balasmu, kau antar Ku ke Pilatus.

    Dan Laut Merah Kubelah, supaya kamu lewatlah.Tetapi kini balasmu, telah kau tikam lambungKu.

    Telah Kuhujankan manna di padang gurun yang gersang. Tetapi kini balasmu, dera dan cambuk yang kejam.

    Kupukul para musuhmu, kubuat tunduk padamu. Tetapi kini balasmu, kau pukuli kepalaKu.

    Kujunjung kau tak berperi, dan tongkat raja Kuberi. Tetapi kini balasmu, mahkota duri yang ngeri.

    Engkau lemah Kukuatkan, kau susah Kuhiburkan.Tetapi kini balasmu, Kau sudah meninggalkanku.

    Kau salah Aku ampuni, kau jauh Aku hampiri. Tetapi kini balasmu, kau sudah mengingkariKu.

    Kau mati Aku hidupkan, kau sakit Aku pulihkan.Tetapi kini balasmu, kau sudah menyalibkanKu.

  6. 6. Salib di Puncak Golgota

    Lagu ini merenungkan penderitaan Kristus yang memikul dosa manusia di bukit Golgota. Salib sebagai simbol tertinggi kasih Allah, pengorbanan Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia, serta sumber kekuatan dan sukacita iman. Berikut liriknya!

    Salib di Puncak Golgota salib yang mulia

    Sumber rahmat ilahi
    Sumber tak kunjung kering yang memberi kehidupan
    Salib yang mulia
    Salib di Puncak Golgota salib yang mulia

    Pohon berbuah cinta
    Altar tempat sang kurban
    Pandu pejalan yang aman
    Salib yang mulia
    Salib di Puncak Golgota salib yang mulia

    Kayu tempat Penebus yang meretas belenggu
    Dan melepas dari maut alib yang mulia
    Salib di Puncak Golgota salib yang mulia

    Tugu pahlawan suci dan mercu suar terang
    Kaulah penunjuk ke surga salib yang mulia
    Salib di Puncak Golgota salib yang mulia

    Anda tempat mengunsi dari pendosa keji
    Dan cobaan yang bertubi salib yang mulia
    Salib di Puncak Golgota salib yang mulia

  7. 7. Mari Kita Merenungkan

    Lagu ini menekankan kesadaran akan dosa dan panggilan untuk kembali kepada Tuhan melalui pertobatan yang tulus. Sebelum Paskah dimulai, lagu ini cocok dibawakan pada saat Jumat Agung.

    Mari kita merenungkan
    Penebusan umat Tuhan
    Meresapkan dalam hati
    Cinta kasih ilahi

    Yesus Kristus Raja sakti
    Pengemban amanat suci
    Penyembuh segala luka
    Penegak hukum cinta

    Petrus murid yang setia
    Namun ingkar dan menyangkal
    Pada Guru yang terkasih
    Karena malu dan ngeri

    Kita pun semacam Petrus
    Yang sering menyangkal Yesus
    Ampunilah kami, Tuhan
    Dan teguhkanlah iman

    Seperti seorang abdi
    Yesus taat sampai mati
    Diperolok dan disiksa
    Dengan kejam didera

    Lihat Raja yang sengsara
    Dari duri mahkotaNya
    DarahNya ibarat intan
    Dan saliblah takhtaNya

    Hati Yesus yang terluka
    Karena cinta tak terhingga
    Jadikanlah kami mampu
    Mengikuti cintaMu

  8. 8. Maut Telah Dikalahkan

    Lagu ini menegaskan bahwa kuasa maut tidak lagi menakutkan, memberikan pengharapan akan kehidupan kekal, perayaan kemenangan Yesus Kristus atas kematian dan dosa melalui kebangkitan-Nya.

    Aku telah mati atas dosa
    Karena Kristus telah bangkit
    Kini aku hidup bagi Allah
    Kuserahkan diriku kepadaNya
     
    Maut dimana kemenanganmu?
    Haleluya!
    Hai maut dimanakah sengatmu?
    One two three!

    Ku percaya Yesus bangkit
    Ku t'rima hidup kekal
    Ku serukan Yesus Tuhan
    Hingga s'mua bangsa menyembah

  9. 9. Dengan Apa Kan Kubalas

    Lagu ini bermakna ungkapan syukur yang mendalam atas kasih setia dan pengorbanan Yesus di kayu salib.

    Kau Allah Yang Setia
    Bapa Yang Mulia
    Kasih-Mu besar Tuhan
    Kau pulihkan hidupku

    Kaulah Harapanku
    Hidupku dalamMu
    Terima kasih Tuhan
    Kau s'lamatkan hidupku

    Dengan apa kan ku balas segala kebaikanMu?
    Segenap hatiku menyembahMu Yesus

    Ku bersyukur pada-Mu, selamanya,
    Selamanya
    Kaulah Harapanku
    Hidupku dalamMu
    Terima kasih Tuhan
    Kau s'lamatkan hidupku

    Dengan apa kan ku balas segala kebaikanMu?
    Segenap hatiku menyembahMu Yesus,
    Ku bersyukur pada-Mu

    Dengan apa kan ku balas segala kebaikanMu?
    Segenap hatiku menyembah-Mu Yesus,
    Ku bersyukur pada-Mu, selamanya,
    Selamanya

    Dengan apa kan ku balas segala kebaikanMu?
    Segenap hatiku menyembahMu Yesus,
    Ku bersyukur padaMu

    Dengan apa kan ku balas segala kebaikanMu?
    Segenap hatiku menyembahMu Yesus,
    Ku bersyukur padaMu.
    Dengan apa kan ku balas segala kebaikanMu?

    Segenap hatiku menyembahMu Yesus,
    Ku bersyukur padaMu, selamanya,
    Selamanya

  10. 10. Kepala Yang Berdarah

    Lagu ini berfokus pada mengenang peristiwa sengsara Yesus Kristus menjelang penyaliban, khususnya penderitaan fisik akibat mahkota duri.

    Kepala yang berdarah, tertunduk dan sedih

    Penuh dengan sengsara, dan luka yang pedih

    Meski mahkota duri, menghina harkatMu

    Kau patut kukagumi, terima hormatku

    O Wajah yang Mulia, yang patut disembah

    Dan layak menerima, pujian dunia

    Sekarang diludahi, dihina dicerca disiksa dilukai

    Yang salah siapakah?

    Syukur sebulat hati, kuberikan padamu

    Ya Yesus yang t’lah mati demi selamatku

    Hendaklah ku terhibur dengan tuntunanMu

    PadaMu ku berlindung diakhir hayatku

    Disaat ku mati, kau tinggallah serta

    Di pintu maut nanti, ya Tuhan datanglah!

    Di kala kecemasan, menghimput hatiku

    Berilah kekuatan, dan berkat sengsaraMu

  11. 11. O Yesus Putra Bapa

    Lagu ini secara khusus mengagungkan Yesus Kristus sebagai Putra Allah yang mulia, namun rela merendahkan diri menjadi manusia, menderita, dan wafat di salib untuk menyelamatkan umat.

    O Yesus, Putra Bapa
    Mulia sejak semula
    Setaraf yang Esa

    Kau mengosongkan Diri
    Mengambil rupa abdi
    Engkau setaraf manusia

    Sebagai manusia
    Kau merendahkan diri
    Tiada batasnya

    Kau rela menderita
    Dan taat sampai mati
    Di kayu salib yang keji

    Kau ditinggikan Allah
    Dikurniai nama
    Yang tiada taranya

    Seluruh alam raya
    Berlutut mengakui
    Tuhanlah Yesus Almasih

    Buatlah kami Tuhan
    Sepikir dan sehati
    Di dalam kasih-Mu

    Jadikan kami abdi
    Setia sampai mati
    Mengikut contoh hidup-Mu

    Itulah beberapa rekomendasi lagu yang bisa dinyanyikan selama pelaksanaan ibadat Jumat Agung. Tahun 2026, ibadat Jumat Agung bakal digelar pada 3 April!

    Lagu apa saja yang biasa dinyanyikan saat ibadat Jumat Agung?

    Beberapa lagu yang umum dipakai: “Salib Suci”, “O Kepala Berdarah”, “Yesus Tersalib”, “Stabat Mater” (lagu klasik tentang penderitaan Maria), dan lainnya tergantung denominasi (Katolik atau Protestan), daftar lagu bisa berbeda.

    Apakah ada aturan khusus memilih lagu ibadat Jumat Agung?

    Ada, umumnya lagu tidak diperkenankan yang terlalu meriah atau penuh sukacita. Menghindari penggunaan alat musik berlebihan (kadang hanya organ atau bahkan tanpa musik). Lalu yang terakhir, lirik harus sesuai tema sengsara Kristus.

    Apakah alat musik digunakan?

    Dalam banyak gereja: dibatasi atau minimalis. Beberapa tradisi bahkan tanpa musik sama sekali (a cappella). Tujuannya menjaga suasana khidmat dan kontemplatif.

Share Article

Related Articles

See More