Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

50 Pantun Sindiran Bayar Utang Agar Cepat Dibayar, Menohok!

50 Pantun Sindiran Bayar Utang Agar Cepat Dibayar, Menohok!
ilustrasi teman-teman (Pexels/Afta Putta Gunawan)
Share Article

Menagih utang kepada teman atau kerabat sudah terkenal sebagai salah satu hal paling sulit. Apalagi kalau utang tersebut tak juga dilunasi dan hanya 'dibayar' dengan janji-janji saat ditagih.

Agar tetap berkelas, kamu bisa pakai pantun sindiran bayar utang untuk menyindir orang yang berutang kepadamu. Nah, kebetulan IDN Times sudah mengumpulkan contoh pantun sindirian bayar utang yang bisa kamu pakai untuk menagih utang. Segera cek pantun yang paling cocok dengan situasimu di bawah ini, ya!

  1. 1. Pantun sindiran bayar utang tak dibayar

    Ilustrasi tak punya uang (Unsplash.com/Emil Kalibradov)
    Ilustrasi tak punya uang (Unsplash.com/Emil Kalibradov)

    1. Langit malam bersinar terang
      Kerlap-kerlipnya indah nian
      Barang siapa membayar utang
      Semoga rejekinya dilancarkan

    2. Belanja ke toko beli stroberi
      Stroberi tak ada jadinya leci
      Lama sudah menanti janji
      Utang ditagih tiada diberi

    3. Pagi hari tanam bengkoang
      Ada ular berkelat kelit
      Seringkali pinjam uang
      Giliran ditagih sangat pelit

    4. Aku punya bunga mawar
      Pastilah ada duri di batang
      Apa guna berkereta besar
      Kalau utang keliling pinggang

    5. Berbelanja ke Tanah Abang
      Beli baju dapat selendang
      Silaturahmi menjadi hilang
      Akibat tak bayar utang

    6. Ada orang mencari katak
      Dia cari mencari di sawah petak
      Pinjam uangnya mendadak
      Saat diminta emosinya meledak

    7. Tanam padi tumbuhlah padi
      Beras dimasak menjadi nasi
      Utang budi dibalas budi
      Utang uang harus dilunasi

    8. Bapak pulang membawa buah
      Buah dicampur agar-agar
      Di media sosial terlihat mewah
      Tapi utang tak pernah dibayar

    9. Cari baju di akhir pekan
      Berjalan kaki perlahan-lahan
      Utang ditagih mohon maafkan
      Tolonglah jangan banyak alasan

    10. Naik mobil harus giliran
      Agar sesuai dengan pesanan
      Pantun ini untuk sindiran
      Buat yang lupa sama angsuran

  2. 2. Pantun sindiran bayar utang halus tapi pedas

    Ilustrasi berutang (Pexels/Karolina Grabowska)
    Ilustrasi berutang (Pexels/Karolina Grabowska)

    1. Apalah arti sebuah taman
      Hanya indah di waktu siang
      Apalah artinya seorang teman
      Ditagih utang malah menghilang

    2. Jalan jauh pergi ke rumah keluarga
      Rumahnya di ujung sana
      Bukan aku merindukannya
      Cuma ingat utangnya aja

    3. Siang-siang makan bekal
      Tak lupa buah manggis
      Dompetnya memang tebal
      Tapi utangnya berlapis-lapis

    4. Pergi liburan ke Kota Banjar
      Pulang-pulang terkena cacar
      Janji sebulan utang dibayar
      Sudah setahun tiada kabar

    5. Taman megah buat pemandangan
      Halau penat hantarkan nyaman
      Akhir bulan bukan halangan
      Kalau niat bayar pinjaman

    6. Layang-layang talinya melilit
      Benangnya dikait di tiang satelit
      Pamer outfit yang elit-elit
      Utang ditagih malah berbelit-belit

    7. Menjala ikan di Batangkali
      Ikan ditangkap masuk keranjang
      Ada tetangga yang baik hati
      Bibir manis hobi berutang

    8. Anak ikan berlima-lima
      Mati ditimpa punggur berdaun
      Kasih tuan saya terima
      Sebagai utang seribu tahun

    9. Ada pembajak mencuri rantang
      Rantang disulap jadi kolintang
      Orang bijak mencicil utang
      Orang bejat menilap utang

    10. Kue coklat isinya caramel
      Unta di Inggris disebut camel
      Gayanya boleh terlihat comel
      Utang ditagih selalu ngomel

  3. 3. Pantun sindiran bayar utang agar kapok

    ilustrasi banyak utang (pexels.com/Andrew-Neel)
    ilustrasi banyak utang (pexels.com/Andrew-Neel)

    1. Malam-malam main gitar listrik
      Agar terkesan lebih asik
      Dari gayanya terlihat nyentrik
      Tapi pinjaman susah ditarik

    2. Makan rujak pakai bengkoang
      Lebih sehat ditambah buah lontar
      Waktu susah dikasih utang
      Sekarang kaya belum dibayar

    3. Aku menunggu di ujung karang
      Sedang menanti orang hebat
      Saat kau berutang dengan orang
      Hati-hati dibawa ke akhirat

    4. Kuda saja kujaga
      Apalagi dirimu adindaku
      Silaturahmi kau jaga
      Tapi tak bayar utangmu

    5. Belimbing emas dibawa berlayar
      Masak sebiji di atas peti
      Utang emas boleh dibayar
      Utang budi dibawa mati

    6. Ke pasar beli bawang
      Eh, gak taunya dicolong orang
      Jangan kamu sering berutang
      Nanti hidup tidak tenang

    7. Setelah empat adalah tiga
      Tulis dengan bahasa Jawa
      Mendekat kalau ada maunya
      Sudah ditolong malah lupa

    8. Sopir masinis menabrak gajah
      Ke Purwakarta mencari nafkah
      Kalau bisnis untung berlimpah
      Bayarlah utang supaya berkah

    9. Jalan-jalan ke kota Blitar
      Pulang-pulang bawa hadiah
      Kalau utang tak mau bayar
      Semoga diberi hidayah

    10. Malam gelap mata terpejam
      Saat sore opor dihabiskan
      Barang siapa suka meminjam
      Hukumnya wajib mengembalikan

  4. 4. Pantun sindiran bayar utang sebelum ajal menjelang

    ilustrasi uang jajan anak (pexels.com/Karolina Grabowska)
    ilustrasi uang jajan anak (pexels.com/Karolina Grabowska)

    1. Hari Minggu hari libur
      Harusnya ngaso malah lembur
      Apakah tak takut siksa kubur
      Ditagih utang malah kabur

    2. Kelapa Gading kelapa Sawit
      Panen banyak dikasih sedikit
      Gaya hidup setinggi langit
      Ditagih utang ngaku tak berduit

    3. Langit malam bertaburkan bintang
      Embun pagi membasahi rumput
      Tepatilah janji dan lunasilah utang
      Sebelum malaikat maut menjemput
    4. Pisang emas dibawa berlayar
      Masak sebiji diatas peti
      Utang emas bisa dibayar
      Utang diri dibawa mati
    5. Sarapan pagi lauknya peda
      Ada kentang dimakan juga
      Lebaran akan segera tiba
      Bayar utang janganlah lupa

    6. Pangeran muda menjadi raja
      Awasi rakyat dan negeri tercinta
      Lebaran sudah di depan mata
      Lunasi utang biar tak sengsara

    7. Naik gunung berbatu-batu
      Tak usah berang nikmati saja
      Agar tenang sisa hidupmu
      Bayarlah utang hindari neraka

    8. Pergi berlayar sampai tiba petang
      Menghantam arus tak pandang bulu
      Tak pernah bisa membayar utang
      Tapi status WA jalan-jalan melulu
    9. Tibalah gelap di kandang ternak
      Macan selinap bertotol kumbang
      Tidur tak lelap makan tak enak
      Kalau belum genap membayar utang

    10. Kumpul di balai melihat bintang
      Kampung damai pasarnya lapang
      Jangan lalai membayar utang
      Mumpung masih ada umur panjang

  5. 5. Pantun sindiran bayar utang dua baris

    ilustrasi melakukan pembayaran utang (pexels.com/cottonbro studio)
    ilustrasi melakukan pembayaran utang (pexels.com/cottonbro studio)

    1. Sapi keluar memakan padi
      Utang ditagih tak tahu diri
    2. Makan laksa di rumah mewah
      Pinjamnya maksa, bayarnya susah
    3. Menebang pohon yang diambil batang
      Ketika pinjam mohon-mohon, waktu ditagih hilang
    4. Beli marmer sampai ke Denpasar
      Suka pamer tapi utangnya gak dibayar
    5. Jadi pelupa karena sudah lansia
      Utang dilupa seperti amnesia
    6. Beli kutang ke Pasar Baru
      Jangan lupa bayar utangmu
    7. Makan kerang di kapal layar
      Punya utang kok gak mau bayar
    8. Beli pepaya sampai ke Gianyar
      Sudah kaya kok utangnya belum dibayar
    9. Pergi perang naik odong-odong
      Punya utang segera dibayar, dong!
    10. Ada binatang badannya kekar
      Bayar utang kok harus dikejar

    Nah, itulah tadi kumpulan pantun sindiran bayar utang yang bisa kamu gunakan untuk menagih utang. Bisa dicoba untuk meluapkan kekesalan saat utang tak kunjung dibayar, nih.

    Penulis: Fanny Haristianti

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More