Buat Generasi 90-an, Yuk Nostalgia dengan Buku Amaliah Ramadan!

Siapa yang dulu pernah disuruh mengisi buku amaliah Ramadhan saat masa sekolah? Hampir semua kita-kita yang memasuki usia dewasa pernah disuruh untuk mengisi buku tersebut, terlebih sewaktu di SD, SMP maupun SMA. Buku yang familiar saat bulan Ramadhan ini juga merupakan penyemangat untuk beribadah saat bulan Ramadhan. Yuk nostalgia apa saja yang kamu lakukan dengan buku amaliah Ramadhan berikut!
Mencatat Ceramah yang Disampaikan Oleh Ustadz

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang pas untuk menambah ilmu agama. Kebanyakan masjid-masjid menghadirkan para ustadz untuk memberikan ceramah agama sebelum atau sesudah shalat Tarawih berjamaah. Bagian utama isi buku amaliah Ramadhan adalah baris isian ceramah yang disampai para ustadz. Kamu harus fokus mendengarkan dan mencatat apa yang disampaikan oleh ustadz. Setelah selesai, jangan lupa minta tanda tangan sama ustadznya ya!
Isian Ibadah Wajib dan Sunnah yang Kamu Lakukan Saat Bulan Ramadhan

Buku amaliah Ramadhan tidak hanya digunakan untuk mencatat ceramah ustadz saja, tetapi buku tersebut berguna untuk mencatat ibadah wajib dan sunnah apa saja yang kamu lakukan. Setiap halaman buku tersebut berisi tabel-tabel untuk diberi tanda ceklis untuk menandai ibadah-ibadah yang dilakukan. Sebagai pengingat, ibadah wajib adalah puasa Ramadhan (ya iyalah!), shalat fardhu lima waktu dan zakat fitrah. Sedangkan ibadah sunnah adalah shalat Tarawih dan Witir, tadarus Al-Qur'an, infak dan sedekah, dan lain-lain.
Bagi Yang Laki-Laki, Jangan Lupa Mencatat Ceramah dari Khatib saat Shalat Jum'at

Bagi kaum laki-laki, tetap wajib hukumnya melaksanakan shalat Jum'at di bulan Ramadhan. Bedanya, jika di bulan selain Ramadhan kamu tidak biasa untuk mencatat intisari khutbah Jum'at, saat Ramadhan kamu mencatat intisari khutbah Jum'at. Sebab, ada suatu halaman buku amaliah Ramadhan yang berisi baris isian intisari khutbah Jum'at. Hal ini juga berguna agar ilmu agama yang disampaikan oleh khatib terus melekat di otak kamu.
Setelah Buku Amaliah Ramadhanmu Penuh, Kumpulkanlah Buku Tersebut Kepada Gurumu

Ramadhan selesai, datanglah Idul Fitri. Setelah itu, kamu pun kembali ke sekolah. Jangan lupa untuk mengumpulkan buku amaliah Ramadhanmu kepada gurumu atau guru Agama Islammu. Kalo penuh, in shaa Allah kamu dapat nilai bagus deh. Tapi kalo kamu isinya dengan jujur, misalnya kamu benar-benar mencatat ceramah di masjid, bukan tidak pergi ke masjid dan menyalin isi buku amaliah Ramadhan temanmu, kamu pasti dapat nilai bagus serta pahala dari Allah SWT. Siapa yang gak mau?
Semoga semakin dewasa kamu, semangatmu untuk beribadah di bulan Ramadhan tidak luntur, sama seperti saat kamu masih disuruh mengisi buku amaliah Ramadhan. Tetap niatkan semua ibadah saat mengisi buku amaliah Ramadhan dan ibadah yang kamu lakukan saat ini karena Allah SWT ya!













![[REVIEW] Jujutsu Kaisen Season 3—Battle Royale Penyihir Terkuat](https://image.idntimes.com/post/20260403/new_2de385fb-9f82-4a05-afab-749dcd7378a2.png)





