3 Cara Efisien Bit Na Ungkap Kasus Pembunuhan di The Judge from Hell

Kang Bit Na (Park Shin Hye) adalah seorang hakim dalam drama Korea The Judge from Hell, yang tubuhnya diambil alih oleh seorang hakim iblis bernama Justitia (Oh Na Ra). Ini terjadi karena Justitia dihukum dan ditugaskan untuk menemukan 10 pembunuh yang tidak bertobat, yang kemudian akan dikirim ke Gehenna atau Neraka bagi para pembunuh.
Selama perburuan pembunuh-pembunuh ini, Bit Na tidak perlu perlu melakukan investigasi yang rumit. Dia memiliki caranya sendiri yang efisien dalam mengungkap kasus-kasus pembunuhan yang sedang dihadapinya. Apa saja itu?
1. Memantau target lewat kaca atau cermin

Sebagai iblis, Bit Na atau Justitia tentu memiliki banyak kekuatan. Salah satu kekuatannya yang menarik adalah kemampuannya untuk memantau siapa saja melalui cermin.
Berkat kekuatan ini, Bit Na tidak perlu bersusah payah mengintai seorang pembunuh seperti yang biasa dilakukan para detektif. Cukup dengan menuliskan nama target di cermin atau kaca, dia bisa langsung mengetahui lokasi dan apa yang sedang dilakukan oleh orang tersebut.
2. Menyuruh para iblis

Justitia menduduki peringkat ketiga tertinggi di Neraka. Dia adalah hakim iblis yang bertugas mengirim para pembunuh ke Neraka. Karena posisinya yang tinggi, tak heran para iblis di bumi sangat takut dan patuh kepadanya.
Melalui para iblis dan memanfaatkan kemampuan mereka, Justitia atau Bit Na kemudian meminta mereka untuk melakukan tugas-tugas yang diinginkannya. Beberapa di antaranya seperti mencari informasi, menangkap para pembunuh, hingga membersihkan lokasi pembunuhan.
Beberapa iblis yang selalu membantunya adalah asistennya yaitu Valak (Kim Sang Woo), yang merasuki tubuh manusia bernama Gu Man Do (Kim In Kwon), lalu iblis sipir distrik 3, Neraka Palsu yaitu Gremory (Jung Ha Dam) yang merasuki tubuh Lee Ah Rong (Kim A Young), dan lain-lain.
3. Mencari informasi dengan hanya menyentuh bagian tubuh mayat

Saat mayat ditemukan, biasanya para detektif akan melakukan investigasi dan autopsi untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada korban. Proses ini tentu membutuhkan waktu, ketelitian, dan kesabaran.
Berbeda dengan Bit Na. Selama mayat belum dikremasi, dia bisa dengan cepat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada korban. Dia hanya perlu menempelkan tangannya pada bagian tubuh mayat, seperti keningnya, dan dia akan langsung melihat semua kejadian yang terjadi sebelum kematian korban tersebut.
Dengan kekuatan yang luar biasa sebagai hakim iblis, Bit Na mampu mengungkap kasus-kasus pembunuhan dengan cara yang jauh lebih cepat dan efisien. Berkat cara tersebut, tidak ada pembunuh yang bisa lolos dari hukuman yang telah menanti mereka di Gehenna.
The Judge from Hell berhasil menghadirkan pendekatan unik dalam genre drama kriminal dan supernatural, dengan karakter Bit Na yang kuat dan penuh teka-teki, membuat setiap kasus yang ia hadapi semakin menegangkan dan penuh kejutan.