4 Ambisi Yoon Yi Rang di Perfect Crown, Pertahankan Gelar Bangsawan?

- Yoon Yi Rang digambarkan sebagai ibu suri ambisius yang bertekad mempertahankan status dan kekuasaannya di kerajaan setelah kematian suaminya, Raja Yi Hwan.
- Ia menolak penyerahan tahta kepada Pangeran Yi An dan berusaha memastikan garis keturunannya tetap memegang kendali atas kerajaan.
- Yoon Yi Rang ingin merebut perhatian rakyat serta menjadikan Pangeran Yi An sekutu tunduk demi memperkuat posisi dirinya dan anaknya, Raja muda Yi Yoon.
Yoon Yi Rang (Gong Seung Yeon) merupakan seorang ibu suri yang dulunya menikah dengan kakak dari Pangeran Agung Yi An (Byeon Woo Seok) di drakor Perfect Crown (2026). Sayangnya, kakak Pangeran Yi An, Raja Yi Hwan (Sung Joon), meninggal dunia ketika kebakaran terjadi di istana. Kondisi ini membuat anak Raja Yi Hwan yang saat itu berusia 5 tahun harus naik takhta.
Namun, dikarenakan usia yang masih sangat muda, Pangeran Yi An diutus menjadi wali resmi dari Raja Yi Yoon (Kim Eun Ho) untuk menjalankan peran kerajaannya. Namun, hubungan antara Pangeran Yi An dengan Yoon Yi Rang ternyata gak berjalan dengan baik. Yoon Yi Rang seakan gak ragu untuk menunjukkan ambisinya di depan Pangeran Yi An.
Lalu, apa saja ambisi Yoon Yi Rang di drakor Perfect Crown?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Mempertahankan jabatannya sebagai ratu di Kerajaan Monarki Korea Selatan

Yoon Yi Rang dikenal berasal dari latar belakang keluarga terpandang. Terdapat empat ratu yang satu keluarga dengannya. Hal ini menjadi kebanggaan dan status sosial tinggi yang didapatkan keluarga tersebut.
Hal ini jelas menjadi salah satu tujuan Yoon Yi Rang untuk mempertahankan posisinya di kerajaan. Pangeran Yi An seakan bisa membaca ambisi Yoon Yi Rang sejak lama. Hal ini terbukti ketika Raja Yi Hwan ingin menyerahkan takhta kerajaan pada Yi An. Yoon Yi Rang dengan tegas menolak hal ini dan memilih lebih baik jika Raja Yi Hwan kehilangan nyawa saja.
2. Mempertahankan takhta dan kekuasaan ada di garis keturunannya

Pertengkaran antara Yoon Yi Rang dan Yi Hwan menunjukkan jelas jika keduanya punya pandangan hidup yang sangat berbeda. Yi Hwan dikenal sangat lembut dan lemah. Dia berkali-kali mengungkapkan akan menyerahkan takhta pada adiknya karena merasa jika kedudukan ini sangat menyesakkan.
Sayangnya, Yoon Yi Rang gak pernah menyetujui hal ini. Keduanya bertengkar hebat karena berbeda pandangan. Bagi Yoon Yi Rang, Yi Hwan boleh saja untuk turun takhta setelah anaknya tumbuh dan beranjak dewasa. Alasan ini ditekankan oleh Yoon Yi Rang di hadapan Yi Hwan. Bahkan, surat pernyataan Yi Hwan juga dibakar oleh Yoon Yi Rang agar suaminya tersebut menyerah.
3. Ingin mendapatkan popularitas dan perhatian rakyat

Selama ini, keluarga kerajaan hanya bersikap pasif terhadap politik negara. Seluruh kebijakan dan peraturan negara memang disetujui oleh keluarga kerajaan, namun setelah rapat panjang di antara para politikus. Sayangnya, hal ini malah dianggap jadi pijakan salah oleh Yoon Yi Rang.
Selama ini keluarga kerajaan memang jadi kesayangan dan mendapat dukungan penuh dari rakyat karena sosok Pangeran Yi An. Yoon Yi Rang, yang anaknya menjadi raja, merasa jika kondisi ini sangat menyakitkan. Gak ada sosok yang berfokus pada keadaan raja di tengah tragedi tersebut.
Kondisi ini membuat para politikus sangat berpihak pada Pangeran Yi An demi dukungan rakyat. Sayangnya, kekuasaan ini gak bisa diartikan seperti itu. Pangeran Yi An dianggap sebagai tembok besar yang membatasi peran raja dan ibu suri yang menjadi pusat lingkaran kekuasaan dalam negeri.
4. Ingin menjadikan Yi An sebagai pengikut setia dirinya dan anaknya

Dengan dukungan yang sangat besar, Yi An masih dianggap sosok paling berpengaruh dalam keluarga kerajaan. Imbasnya, di setiap kegiatan kenegaraan, raja dianggap gak bisa mencuri perhatian dan dukungan rakyat karena adanya sosok Yi An. Fakta ini jelas gak akan menguntungkan dirinya dan anaknya sebagai penerus takhta.
Yi An sendiri berusaha menjaga keluarga kerajaan karena dirinya merupakan keturunan langsung dari raja-raja terdahulu dan berusia cukup untuk bertanggung jawab hingga keponakannya siap menjalankan pemerintahan. Sayangnya, tujuan ini gak menguntungkan pihak Yoon Yi Rang karena perhatian publik masih untuk Yi An. Makanya, Yoon Yi Rang berusaha agar Yi An menjadi sekutu yang tunduk pada kekuasaan anaknya, Yi Yoon.
Sebagai ibu suri, ambisi ini jelas akan merugikan dirinya dan anaknya. Banyak politikus yang turut memanfaatkan situasi ini untuk mengambil alih pemerintahan dan perhatian publik. Menurutmu, apakah Yoon Yi Rang juga menyadari hal ini di drakor Perfect Crown?