Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Nilai Hidup yang Dipelajari Do Ji Ui di Doctor On The Edge

5 Nilai Hidup yang Dipelajari Do Ji Ui di Doctor On The Edge
still cut drama Korea Doctor On The Edge (instagram.com/ena_drama)
Share Article

Do Ji Ui (Lee Jae Wook) datang ke Pyeongdong Do sebagai dokter berbakat yang terbiasa hidup dengan standar tinggi. Namun, kehidupan di pulau terpencil membuatnya menghadapi berbagai pengalaman yang perlahan mengubah cara pandangnya terhadap pekerjaan, hubungan, hingga dirinya sendiri. Dari sanalah ia belajar bahwa menjadi manusia tidak selalu harus berarti menjadi sempurna.

Perjalanan Do Ji Ui bukan hanya tentang menyelamatkan pasien, tetapi juga proses menyembuhkan luka dan ketakutan dalam dirinya. Setiap tantangan yang datang memberinya pelajaran hidup yang semakin mendewasakan karakternya sepanjang cerita. Berikut lima nilai hidup yang dipelajari Do Ji Ui selama tinggal di Pyeongdong Do dalam Doctor On The Edge.

1. Tidak masalah untuk merasa takut

still cut drama Korea Doctor On The Edge
still cut drama Korea Doctor On The Edge (instagram.com/ena_drama)

Pada awalnya, Do Ji Ui selalu berusaha menutupi rasa takut yang dimilikinya terhadap laut. Ia menganggap seorang dokter seharusnya mampu mengatasi semua situasi tanpa menunjukkan kelemahan. Cara berpikir tersebut justru membuat beban yang ia rasakan semakin besar.

Seiring berjalannya waktu, Do Ji Ui mulai menerima bahwa rasa takut adalah bagian dari dirinya. Ia belajar bahwa mengakui ketakutan bukan berarti menjadi orang yang lemah. Kesadaran itu membuatnya lebih berani menghadapi trauma secara perlahan.

2. Dunia tidak akan berhenti hanya karena kelemahannya diketahui

still cut drama Korea Doctor On The Edge
still cut drama Korea Doctor On The Edge (instagram.com/ena_drama)

Do Ji Ui sempat khawatir orang lain akan memandangnya berbeda setelah mengetahui trauma yang ia miliki. Ia takut kehilangan kepercayaan dari warga maupun rekan kerjanya. Pikiran tersebut terus menghantuinya selama masa adaptasi di Pyeongdong Do.

Namun, kenyataan yang ia temui justru berbeda dari perkiraannya. Warga tetap menghormatinya karena melihat ketulusan dan kerja kerasnya sebagai dokter. Pengalaman itu mengajarkan bahwa seseorang tidak akan kehilangan nilai hanya karena memiliki kekurangan.

3. Tidak perlu memaksakan diri menjadi sempurna

still cut drama Korea Doctor On The Edge
still cut drama Korea Doctor On The Edge (instagram.com/ena_drama)

Sebagai dokter, Do Ji Ui terbiasa membebani dirinya dengan ekspektasi yang sangat tinggi. Ia sering menyalahkan diri sendiri ketika hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan harapannya. Kebiasaan tersebut membuatnya sulit menikmati setiap proses yang dijalani.

Berinteraksi dengan warga Pyeongdong Do perlahan mengubah cara pandangnya. Ia mulai memahami bahwa melakukan yang terbaik jauh lebih penting daripada mengejar kesempurnaan. Pelajaran itu membuat Do Ji Ui menjadi pribadi yang lebih bijaksana terhadap dirinya sendiri.

4. Hadir di setiap momen orang yang dicintai adalah hal yang paling berarti

still cut drama Korea Doctor On The Edge
still cut drama Korea Doctor On The Edge (instagram.com/ena_drama)

Hubungan Do Ji Ui dengan Yuk Ha Ri (Shin Ye Eun) membuatnya memahami arti kehadiran yang sesungguhnya. Ia menyadari bahwa seseorang tidak selalu membutuhkan solusi atas setiap masalah yang dihadapi. Terkadang, menemani tanpa meninggalkan adalah bentuk perhatian yang paling berharga.

Kesadaran tersebut membuat Do Ji Ui lebih banyak meluangkan waktu bagi orang-orang yang ia sayangi. Ia berusaha hadir ketika Yuk Ha Ri membutuhkan dukungan maupun saat sedang merasakan kebahagiaan. Dari situlah ia belajar bahwa kebersamaan memiliki makna yang tidak bisa digantikan oleh apa pun.

5. Tidak mungkin menyenangkan semua orang

still cut drama Korea Doctor On The Edge
still cut drama Korea Doctor On The Edge (instagram.com/ena_drama)

Selama bertugas di pulau, Do Ji Ui beberapa kali menghadapi perbedaan pendapat dengan warga maupun pasien. Tidak semua keputusan yang ia ambil diterima dengan baik oleh semua pihak. Kondisi tersebut sempat membuatnya mempertanyakan kemampuannya sebagai dokter.

Lambat laun, Do Ji Ui memahami bahwa setiap keputusan pasti memiliki konsekuensi. Selama ia bertindak berdasarkan tanggung jawab dan demi kepentingan pasien, ia tidak perlu terus-menerus memikirkan penilaian semua orang. Nilai inilah yang membuatnya tumbuh menjadi sosok yang lebih tegas sekaligus lebih tenang.

Perjalanan Do Ji Ui dalam Doctor On The Edge membuktikan bahwa setiap tantangan yang ia hadapi di Pyeongdong Do bukan hanya membentuk kemampuannya sebagai dokter, tetapi juga memperkaya cara pandangnya dalam menjalani kehidupan dengan lebih jujur dan penuh penerimaan. Berbagai nilai hidup tersebut menjadikan perkembangan karakter Do Ji Ui terasa begitu alami, sehingga penonton dapat melihat bagaimana ia berubah dari sosok yang selalu mengejar kesempurnaan menjadi pribadi yang mampu menerima diri sendiri beserta segala kekurangannya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya

Related Articles

See More

7 Alasan Kang Jae Seong Layak Dapat Kesempatan Kedua di Reborn Rookie

30 Jun 2026, 09:11 WIBKorea