5 Sikap Ji Ui yang Sering Mengundang Kritik di Doctor On The Edge

- Do Ji Ui dikenal sebagai dokter kompeten namun sering dikritik karena sikap kaku, terlalu menjunjung prinsip, dan sulit menyesuaikan diri dengan warga Pyeongdong Do.
- Pendekatan profesionalnya yang sangat taat aturan membuat sebagian pasien merasa dipersulit, sementara keputusan medisnya kerap dianggap tidak praktis oleh lingkungan sekitar.
- Keinginannya membantu orang lain kadang melewati batas tugas resmi, memicu pro dan kontra yang memperlihatkan kompleksitas karakter Do Ji Ui di Doctor On The Edge.
Do Ji Ui (Lee Jae Wook) memang dikenal sebagai dokter yang kompeten dan memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjaannya. Namun, bukan berarti semua orang di Pyeongdong Do selalu setuju dengan cara berpikir maupun sikap yang ia tunjukkan sehari-hari. Beberapa tindakannya justru kerap memicu konflik dengan warga maupun rekan kerja.
Perbedaan latar belakang dan cara pandang membuat Do Ji Ui sering dianggap sulit dipahami oleh lingkungan barunya. Meskipun banyak keputusannya dilandasi niat baik, tidak sedikit orang yang merasa terganggu dengan beberapa kebiasaannya. Berikut lima sikap Do Ji Ui yang paling sering menuai kritik dalam Doctor On The Edge.
1. Terlalu kaku dalam menghadapi situasi

Saat pertama kali tiba di Pyeongdong Do, Do Ji Ui terbiasa menerapkan standar kerja yang sangat formal. Ia lebih nyaman mengikuti prosedur dibanding menyesuaikan diri dengan kebiasaan masyarakat setempat. Sikap tersebut membuatnya terlihat kaku di mata banyak orang.
Warga pulau yang terbiasa hidup santai sering merasa kesulitan berkomunikasi dengannya. Bahkan dalam percakapan sehari-hari, Do Ji Ui kerap terlihat menjaga jarak dan sulit mencairkan suasana. Akibatnya, ia sempat dianggap sebagai sosok yang kurang ramah dan sulit didekati.
2. Terlalu menjunjung prinsip pribadi

Tidak bisa dimungkiri bahwa Do Ji Ui memiliki prinsip yang kuat dalam menjalankan profesinya. Ia percaya bahwa seorang dokter harus tetap berpegang pada nilai dan aturan yang benar, apa pun situasinya. Namun, keteguhan itu terkadang membuatnya sulit menerima sudut pandang lain.
Dalam beberapa kondisi, orang-orang di sekitarnya berharap ia bisa lebih fleksibel. Sayangnya, Do Ji Ui sering memilih mempertahankan pendiriannya meskipun keputusan tersebut memicu perdebatan. Karena alasan itulah, sebagian warga menganggapnya terlalu keras kepala.
3. Terlalu taat aturan saat menangani pasien

Sebagai tenaga medis, Do Ji Ui selalu berusaha menjalankan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku. Ia tidak suka mengambil jalan pintas atau mengabaikan aturan meskipun tujuannya baik. Pendekatan tersebut sebenarnya menunjukkan profesionalismenya sebagai dokter.
Di sisi lain, warga Pyeongdong Do memiliki kebiasaan yang berbeda dalam menyikapi masalah kesehatan. Ketika Do Ji Ui menuntut mereka mengikuti prosedur secara disiplin, beberapa orang justru merasa dipersulit. Perbedaan cara pandang ini membuatnya beberapa kali mendapat penolakan dari pasien.
4. Keputusannya terkadang dianggap tidak masuk akal

Ada kalanya Do Ji Ui mengambil keputusan yang sulit dipahami oleh orang-orang di sekitarnya. Ia sering memprioritaskan pertimbangan medis yang menurutnya paling tepat meskipun terlihat tidak praktis bagi warga pulau. Hal tersebut membuat tindakannya kerap dipertanyakan.
Bagi Do Ji Ui, keputusan tersebut memiliki dasar yang jelas dan rasional. Namun, tidak semua orang mampu melihat situasi dari sudut pandang yang sama. Akibatnya, ia beberapa kali dicap sebagai sosok yang terlalu rumit dalam menghadapi persoalan sederhana.
5. Kerap dianggap melanggar batas tugasnya

Menariknya, Do Ji Ui juga sering mendapat kritik karena dianggap terlalu jauh mencampuri berbagai urusan. Keinginannya membantu orang lain membuat ia tidak jarang terlibat dalam masalah yang sebenarnya berada di luar tanggung jawab resminya. Tindakan itu sering menimbulkan pro dan kontra.
Sebagian orang melihat sikap tersebut sebagai bentuk kepedulian yang tulus. Namun, ada pula yang menganggapnya tidak memahami batas tugas yang seharusnya dijalankan. Perbedaan penilaian inilah yang membuat tindakannya kerap menjadi bahan perdebatan di lingkungan Pyeongdong Do.
Meski beberapa sikap Do Ji Ui sering mengundang kritik, karakter tersebut justru membuat perjalanan ceritanya di Doctor On The Edge terasa lebih menarik karena ia bukan sosok yang sempurna dan selalu disukai semua orang. Berbagai kekurangan itu menjadi bagian penting dari proses adaptasinya di Pyeongdong Do, sekaligus membuka ruang bagi perkembangan karakter yang semakin kompleks seiring berjalannya cerita.


















