5 Adegan dengan Detail Tersembunyi di Drakor The East Palace

Menggabungkan genre sageuk, fantasi, dan horor, cerita drakor The East Palace sukses mencuri perhatian pencinta drakor. Drama Korea orisinal Netflix ini mengisahkan Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) dan Saeng Gang (Roh Yoon Seo) yang harus melawan roh jahat di istana.
Banyak aspek dalam drakor The East Palace yang ramai jadi bahan perbincangan. Salah satunya, terkait dengan detail-detail tersembunyi dalam berbagai adegannya. Berikut ini lima di antaranya. Simak, yuk!
1. Perbedaan kemampuan supranatural Gu Cheon dan Saeng Gang

Gu Cheon dan Saeng Gang sama-sama indigo serta memiliki kemampuan supranatural. Uniknya, kemampuan mereka berbeda yang justru menunjukkan keduanya berjodoh dan saling melengkapi.
Di satu sisi, Gu Cheon bisa melihat arwah, tapi tak bisa berkomunikasi dengan mereka di dunia manisia. Ia harus masuk ke Dunia Gwi agar dapat mendengar suara mereka. Sementara itu, saat di dunia manusia Saeng Gang tak bisa melihat makhluk halus. Namun, ia bisa mendengar suara mereka dan menerjemahkan bahasanya.
2. Penjelasan soal energi Yin dan Yang

Energi yin identik dengan sesuatu yang dingin, sedangkan energi yang menggambarkan kehangatan. Meski begitu, kedua energi ini dibutuhkan sebab saling bersinergi. Menariknya, dua energi ini sedikit banyak menggambarkan karakter Gu Cheon dan Saeng Gang. Gu Cheon dikenal kerap bersikap dingin dan tsundere, sementara Saeng Gang berkepribadian ramah serta ceria.
3. Arti nama Saeng Gang dan Gu Cheon

Baik nama Gu Cheon dan Saeng Gang juga memiliki detail tersembunyi yang mind blowing. Seperti yang dijelaskan dalam salah satu adegan flashback, nama Saeng Gang artinya adalah jahe. Tanaman ini identik dengan pemulihan dan penyembuhan.
Nama Gu Cheon kemungkinan besar diambil dari istilah 구천을 떠돌다 (dibaca: gucheon-eul tteodolda) yang artinya mengembara ke dunia bawah tanah tempat orang mati hidup kembali. Ini sama seperti deskripsi karakter Gu Cheon itu sendiri yang sering bolak-balik pergi ke Dunia Gwi untuk melawan roh.
4. Gu Cheon selalu duduk di luar untuk menjaga Saeng Gang

Ada beberapa adegan yang menunjukkan Gu Cheon menjaga Saeng Gang yang tidak sadarkan diri akibat kutukan roh jahat. Di tiap scene ini, Gu Cheon duduk di luar ruangan. Pertama, ia ada di luar jendela. Kedua, ia duduk di luar pintu.
Detail ini merepresentasikan jarak mereka karena perbedaan kasta sosial dan Gu Cheon tidak melewati batasan itu. Ia menyadari dirinya yang orang biasa sulit bersanding dengan Saeng Gang yang merupakan putri raja. Meski begitu, Saeng Gang tidak ragu untuk melewati batasan dan memeluk Gu Cheon duluan.
5. Cara untuk pergi ke Dunia Gwi

Dunia Gwi ada di tengah-tengah antara dunia manusia dan alam baka. Di sini, adalah dunia tempat arwah-arwah yang mati tidak tenang bisa berkuasa. Ini juga tempat Gwi Mae memegang cukup kendali. Untuk pergi ke Dunia Gwi, seseorang harus mati suri. Karena itu, Gu Cheon membuat dirinya sekarat dan koma untuk bisa ke dunia arwah ini.
Ia lebih sering memilih menenggelamkan diri karena dulu pertama kali ke Dunia Gwi dengan cara tersebut. Namun, ia melukai lehernya saat harus pergi ke sana dengan cepat untuk menyelamatkan Saeng Gang. Saat itu, ia juga terpikir dirinya tidak bisa kembali ke dunia manusia dan akan berubah menjadi Akgwi.
Ada banyak adegan dengan detail tersembunyi dalam drakor The East Palace. Apa kamu menyadarinya saat nonton seluruh episode drakor ini hingga tamat?





















