Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Usaha Pi-O dan Jeong Yo Jelang Kontes di Four Hands, Two Sonatas
Still cut drama Flex x Cop 2 (instagram.com/sbsdrama.official)

Dalam drama Four Hands, Two Sonatas, Kang Pi-O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) sama-sama mempersiapkan diri untuk menghadapi kontes piano yang akan menentukan kemampuan mereka. Keduanya berlatih dengan sungguh-sungguh, tetapi memiliki cara berbeda dalam menjaga kondisi selama persiapan. Pi-O bahkan rela mengorbankan waktu tidur dan makan demi terus berlatih, sementara Jeong Yo tetap berusaha menjaga keseimbangan. Lantas, seperti apa usaha Pi-O dan Jeong Yo menjelang kontes piano tersebut? Intip persiapan mereka berikut ini!

1. Pi-O terus berlatih tanpa mengenal waktu hingga kurang tidur dan bahkan sering melewatkan jam makannya

Still cut drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

2. Ia bahkan mengalami luka pada jari kelingkingnya, tetapi tetap mengabaikannya demi terus berlatih

Still cut drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

3. Meski Jeong Yo sudah menyuruhnya beristirahat dan mengobati luka, Pi-O tetap tak mendengarkan hingga kondisinya semakin parah

Still cut drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

4. Sementara itu, Jeong Yo berjanji kepada Pi-O bahwa ia tidak akan mengalah saat mengikuti kompetisi mereka

Still cut drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

5. Jeong Yo juga berlatih keras di sekolah, tetapi tetap tahu kapan harus beristirahat, berbeda dengan Pi-O

Still cut drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

6. Ia bahkan berlatih hingga berkeringat deras dan meninggalkan barang-barangnya berserakan di ruang latiha

Still cut drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

Persiapan Pi-O dan Jeong Yo menunjukkan bahwa keduanya sama-sama tidak main-main menghadapi kontes piano. Pi-O memilih berlatih tanpa mengenal waktu hingga mengabaikan kondisi tubuhnya, sedangkan Jeong Yo tetap berlatih keras dengan mengetahui kapan harus beristirahat. Namun, sayangnya, saat tiba giliran Jeong Yo tampil, ia justru diculik dan menghilang tanpa jejak. Selama sembilan tahun, keberadaan Jeong Yo tidak diketahui, begitu pula sosok yang berada di balik penculikannya. Alhasil, Pi-O menjadi pemenang kontes tersebut, meski kemenangan itu terjadi setelah Jeong Yo menghilang secara misterius.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article