Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Alasan Jeong Yo Mau Berteman dengan Pi O di Four Hands, Two Sonatas

7 Alasan Jeong Yo Mau Berteman dengan Pi O di Four Hands, Two Sonatas
still cuts drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  • Jeong Yo tetap mendekati Pi O meski canggung dan berulang kali ditolak, karena ia mengenangnya sebagai teman bermain piano saat kecil.
  • Permainan piano Pi O yang kembali didengar Jeong Yo membangkitkan kecintaannya pada musik, setelah sempat meninggalkan piano.
  • Jeong Yo mengagumi kemampuan Pi O, tidak menganggap rivalitas masa kecil sebagai permusuhan, dan semakin ingin mengenalnya saat Pi O bersikap cuek.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hubungan Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young) di Four Hands, Two Sonatas (2026) awalnya memang cukup canggung. Pi O yang masih mengingat kekalahan mereka saat kecil justru bersikap dingin, sementara Jeong Yo beberapa kali mencoba mendekatinya meski terus ditolak.

Menariknya, Jeong Yo sebenarnya punya alasan sendiri kenapa ia tetap ingin berteman dengan Pi O. Buat Jeong Yo, pertemuan mereka bukan sekadar reuni dengan rival masa kecil, tetapi juga berkaitan erat dengan kecintaannya pada piano yang sempat ia tinggalkan. Nah, kenapa Jeong Yo begitu ingin berteman dengan Pi O? Yuk, simak alasannya!

  1. 1. Jeong Yo masih mengingat Pi O sebagai teman bermain piano yang pernah menemaninya saat mereka masih kecil

    Potongan adegan dari drama Korea Four Hands, Two Sonatas dalam materi promosi yang dirilis oleh tvN.
    still cuts drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  2. 2. Permainan piano Pi O yang gak sengaja ia dengar kembali membangkitkan kecintaan Jeong Yo pada musik

    Potongan adegan drama Four Hands, Two Sonatas produksi tvN yang memperlihatkan para pemeran dalam salah satu momen cerita.
    still cuts drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  3. 3. Setelah mengetahui mereka satu kelas, Jeong Yo berharap Pi O juga masih mengingat pertemuan mereka saat kecil

    Potongan adegan drama Four Hand, Two Sonatas produksi tvN yang digunakan sebagai materi promosi serial tersebut.
    still cuts drama Four Hand, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hand, Two Sonatas)
  4. 4. Jeong Yo melihat Pi O sebagai pianis dengan kemampuan luar biasa, meskipun keduanya punya cara berbeda dalam bermusik

    Potongan adegan drama Korea Four Hands, Two Sonatas produksi tvN yang menampilkan suasana dari serial tersebut.
    still cuts drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  5. 5. Jeong Yo gak pernah menganggap rivalitas mereka di masa lalu sebagai alasan untuk bermusuhan dengan Pi O

    Potongan adegan promosi drama Korea Four Hand, Two Sonatas yang dirilis oleh stasiun televisi tvN.
    still cuts drama Four Hand, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hand, Two Sonatas)
  6. 6. Sikap Pi O yang cuek justru membuat Jeong Yo semakin penasaran dan ingin mengenalnya lebih dekat

    Kumpulan still cut promosi drama Four Hands, Two Sonatas yang dirilis tvN untuk memperkenalkan serial tersebut.
    still cuts drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)
  7. 7. Sejak kecil, Jeong Yo gak pernah benar-benar menganggap Pi O sebagai rival dan justru menikmati setiap momen mereka bermain piano bersama

    Kumpulan potongan adegan drama Four Hands, Two Sonatas yang dirilis oleh stasiun televisi tvN.
    still cuts drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas)

    Keinginan Jeong Yo untuk berteman dengan Pi O ternyata bukan muncul tanpa alasan. Di balik sikapnya yang terlihat santai, Pi O punya peran cukup besar dalam membuat Jeong Yo kembali menemukan semangatnya untuk bermain piano. Gak heran kalau Jeong Yo tetap berusaha mendekatinya meski awalnya berkali-kali ditolak.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More