Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Fakta di Balik Kutukan 30 Tahun Lalu di The East Palace

7 Fakta di Balik Kutukan 30 Tahun Lalu di The East Palace
still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)
Intinya Sih
  • Keluarga kerajaan The East Palace dihantui kutukan selama 30 tahun yang diyakini menyebabkan kematian para pangeran dari generasi ke generasi.
  • Penyelidikan Gu Cheon dan Saeng Gang mengungkap bahwa kutukan hanyalah kedok bagi kejahatan manusia, bukan ulah arwah seperti yang dipercaya.
  • Selir Sukbin menjadi dalang tragedi demi ambisi kekuasaan, sementara Raja menutupi dosa ibunya hingga rahasia itu memicu kutukan baru yang lebih kelam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Salah satu misteri terbesar di The East Palace (2026) adalah kutukan yang menghantui keluarga kerajaan selama puluhan tahun. Kutukan tersebut dipercaya menjadi penyebab kematian para pangeran di istana timur hingga terus menelan korban dari generasi ke generasi.

Namun, seiring penyelidikan Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) dan Saeng Gang (Roh Yoon Seo), berbagai fakta mengejutkan mulai terungkap. Ternyata, kutukan yang selama ini dipercaya semua orang menyimpan rahasia kelam yang jauh lebih rumit. Berikut tujuh fakta di balik kutukan 30 tahun lalu di The East Palace.

Seorang pria berpakaian tradisional kerajaan duduk di meja kayu besar dengan pencahayaan hangat di ruangan bergaya istana.
still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

2. Sebelum meninggal, sang dayang mengutuk keluarga kerajaan dan bersumpah akan membalas dendam kepada seluruh keturunan Raja

Seorang wanita berpakaian tradisional dengan rambut dikepang berdiri di malam hari sambil mengangkat tangan dalam suasana tegang.
cuplikan drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

3. Sejak saat itu, para pangeran meninggal satu per satu hingga membuat semua orang percaya bahwa kutukan tersebut benar-benar nyata

Seorang pria mengenakan jubah kerajaan berwarna gelap dengan hiasan naga emas, menatap dengan ekspresi terkejut dalam pencahayaan hangat.
cuplikan drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

4. Terungkap bahwa tragedi tersebut sebenarnya bukan disebabkan oleh Arwah Kolam, melainkan ulah manusia yang memanfaatkan kutukan sebagai kedok

Seorang pria berpakaian tradisional kerajaan dengan jubah merah dan hiasan emas terlihat dalam pencahayaan redup di drama The East Palace.
still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

5. Dalang di balik tragedi tersebut adalah Selir Sukbin yang ingin menjadikan putranya sebagai Raja dengan menyingkirkan para pewaris takhta

Seorang wanita berambut panjang mengenakan hanbok tradisional duduk di ruangan redup dengan ekspresi tegang dalam adegan drama The East Palace.
still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

6. Raja mengetahui kejahatan ibunya, tetapi memilih menyimpan rahasia tersebut selama bertahun-tahun demi mempertahankan kekuasaannya

Seorang pria berpakaian hanbok merah berhias bordir emas menatap serius sambil memegang bahu seseorang di depannya.
still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

7. Dosa yang ditutupi selama 30 tahun inilah kemudian melahirkan tragedi baru yang jadi lebih rumit dan menyebabkan kutukan itu benar terjadi

Seorang pria berpakaian kerajaan tradisional Korea berwarna merah dan emas memeluk seseorang dengan ekspresi serius di drama The East Palace.
still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Fakta-fakta tersebut menunjukkan bahwa kutukan 30 tahun lalu bukan sekadar kisah tentang arwah pendendam. Di baliknya, tersimpan ambisi, pengkhianatan, dan perebutan kekuasaan yang akhirnya melahirkan kutukan mengerikan bagi keluarga kerajaan. Tragedi yang ditutupi selama puluhan tahun itu pun terus memakan korban hingga generasi berikutnya. Menurutmu, siapa tokoh yang paling bertanggung jawab atas semua tragedi di The East Palace?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More