7 Faktor yang Membentuk Ambisi Gelap Jae Gyeong Reborn Rookie

Di antara ketiga anak Pimpinan Kang Yong Ho (Son Hyun Joo) yang merupakan pemilik Choiseung Group, Kang Jae Gyeong (Jeon Hye Jun) dalam drakor Reborn Rookie jadi yang paling berambisi untuk membuktikan diri layak jadi penerus. Selama Kang Yong Ho jatuh koma dan kepemimpinan Choiseung Group kosong, Kang Jae Gyeong terus melancarkan aksinya demi menjatuhkan saudara-saudaranya. Ia bahkan rela menuduh Kang Jae Sung (Jin Goo), saudara kembarnya sendiri hingga pria itu berakhir diamankan kepolisian.
Lebih dari itu, di penayangan episode delapan, Kang Jae Gyeong bahkan melakukan aksi nekat dengan melepas alat bantu pernapasan Kang Yong Ho, hingga ayahnya itu dinyatakan wafat. Kang Jae Gyeong seolah dibutakan oleh ambisi hitamnya untuk bisa memiliki Choiseung Group sepenuhnya. Lantas, apa sebetulnya yang menyebabkan Kang Jae Gyeong menjadi seperti ini? Tujuh faktor berikut ini akan menjelaskan bagaimana ambisi gelap yang dimiliki Kang Jae Gyeong bisa terbentuk. Cari tahu, yuk!
1. Ambisi gelap yang dimiliki Jae Gyeong bisa terbentuk sebagai hasil dari pola asuh kurang tepat Yong Ho

2. Sejak belia, Jae Gyeong kerap diminta sang ayah untuk mengalah dan memberikan hasil usahanya pada Jae Sung

3. Saat ia curang demi menang dari Jae Sung, sang ayah diam. Ini membuat Jae Gyeong mengsalahartikan

4. Diamnya Yong Ho membuat Jae Gyeong mengira jika sang ayah memperbolehkan cara licik dan hanya melihat hasil akhirnya saja

5. Jae Gyeong sangat ingin jadi ketua Choiseung karena terancam dengan kehadiran Bang Geul, adik tirinya

6. Jae Gyeong dendam pada Seon Hee yang menikah dengan ayahnya tak lama setelah peringatan satu tahun kematian ibunya

7. Karena itu, ia ingin membuktikan jika dirinya akan menang dari adik dan ibu tirinya itu

Pola asuh yang keliru dan minimnya validasi emosional dari masa kecil terbukti telah mengubah cara pandang Kang Jae Gyeong dalam meraih pengakuan. Kombinasi antara dendam terhadap keluarga baru sang ayah serta rasa tersisih dari saudara kembarnya sendiri melahirkan obsesi buta yang menghalalkan segala cara. Pada akhirnya, takhta Choiseung Group yang begitu ia incar bukan lagi sekadar urusan bisnis, melainkan pelampiasan dari luka lama yang tak pernah disembuhkan. Melihat kekejaman Jae Gyeong yang bahkan tega melepas alat bantu napas ayahnya sendiri, menurutmu apakah ia akan benar-benar berhasil menguasai Choiseung Group, atau justru ambisi gelap ini yang akan menjadi bumerang kehancurannya?



















