7 Konflik Awal Woo Su Bin dan Ju Yi Jae di Drakor Dream to You

Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
- Woo Su Bin dan Ju Yi Jae sempat saling menyukai sejak SMA serta berbagi mimpi menjadi sutradara, bahkan membuat film pendek dengan peralatan seadanya.
- Konflik bermula ketika Woo Su Bin pergi ke Amerika dan meninggalkan mimpi mereka; ketidakjujurannya dalam menghadapi masalah turut melukai Ju Yi Jae.
- Ju Yi Jae menyalahkan dan membenci Woo Su Bin atas kegagalan mimpinya, sementara Woo Su Bin berupaya menebus kesalahan meski menerima penolakan dan luka emosional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hubungan Woo Su Bin (Hwang In Yeop) dan Ju Yi Jae (Lee Hye Ri) dalam drakor Dream to You dimulai saat mereka masih berada di sekolah menengah. Saat itu, mereka saling menyukai hingga sangat ingin mewujudkan mimpi bersama untuk menjadi sutradara. Bahkan, mereka berhasil membuat film pendek versi mereka dengan alat seadanya pada saat itu.
Meski begitu, hubungan mereka gak lepas dari yang namanya konflik. Berikut beberapa konflik awal yang terjadi di antara mereka.
1. Keputusan Woo Su Bin untuk pergi ke Amerika dan menyerah pada mimpi mereka membuat Ju Yi Jae kecewa padanya

2. Woo Su Bin menghadapi situasi sulit, namun gak jujur sehingga pada akhirnya malah menyakiti Ju Yi Jae

3. Gak berhasil mewujudkan mimpinya membuat Ju Yi Jae menyalahkan Woo Su Bin atas semuanya

4. Melihat Woo Su Bin yang berani muncul dihadapannya setelah sekian lama membuat Ju Yi Jae kembali tersulut emosi

5. Ju Yi Jae gak suka melihat Woo Su Bin berada di sekitarnya, luka masa lalu kembali dirasakannya

6. Meski Woo Su Bin punya niat baik untuk menebus kesalahannya, Ju Yi Jae tetap membencinya dan gak peduli dengan niatnya tersebut

7. Sikap Ju Yi Jae membuat Woo Su Bin sakit hati, namun ia sadar pantas mendapatkannya meski dirinya juga terluka

Meski konflik di antara mereka cukup berat, hal itu masih bisa ditangani dengan baik. Apalagi, konflik terjadi karena situasì dan kondisi yang gak bisa dihindari. Akankah konflik tersebut bisa mereka atasi?
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.



















