7 Sisi Menyedihkan Lee Chan di Drakor My Bias, My Boss

Kehidupan Lee Chan (Cha Woo Min) sebagai seorang idol dalam drakor My Bias, My Boss tampak menyenangkan. Kariernya sukses dibandingkan member D.N.X yang lainnya. Bahkan, ia sukses merintis perusahaan fashion bersama sahabatnya. Ia juga punya banyak penggemar yang selalu mendukungnya.
Meski begitu, hidup sebagai seorang idol juga gak mudah. Hidupnya selama ini juga cukup sulit, ada banyak sisi menyedihkan yang sebenarnya gak diketahui oleh banyak orang. Berikut beberapa sisi menyedihkan dari Lee Chan.
1. Saat masih sekolah menengah, wanita yang disukai oleh Lee Chan menyukai Kang Ha Gi yang merupakan sahabatnya sendiri sehingga ia memilih mundur

Still cut drama My Bias My Boss (instagram.com/tvn_drama) 2. Lee Chan membiarkan wanita yang disukainya tersebut dengan Kang Ha Gi meski dirinya merasa sangat kecewa

Still cut drama My Bias My Boss (instagram.com/tvn_drama) 3. Saat boygroup D.N.X dihujat karena ada salah satu membernya yang gay, Lee Chan malah disalahkan oleh member lainnya

Still cut drama My Bias My Boss (instagram.com/tvn_drama) 4. Tanpa mengetahui kesedihan Lee Chan setelah D.N.X bubar, mantan member yang lainnya terus menyalahkannya untuk waktu yang lama

Still cut drama My Bias, My Boss (instagram.com/tvn_drama) 5. Setelah hubungan pertemanannya dengan Kang Ha Gi membaik lagi, Lee Chan harus merasakan kehilangan wanita yang disukainya lagi

Still cut drama My Bias My Boss (instagram.com/tvn_drama) 6. Han Da Reum yang disukainya malah berpindah hati pada Kang Ha Gi setelah mencoba berkencan dengannya

Still cut drama My Bias, My Boss (instagram.com/tvn_drama) 7. Lee Chan merasa sangat kecewa karena selama ini wanita yang disukainya selalu berpaling darinya, begitu juga teman-temannya di D.N.X

Still cut drama My Bias My Boss (instagram.com/tvn_drama) Meski Lee Chan berusaha keras menunjukkan bahwa dirinya baik-baik saja, terlihat jelas jika dirinya memendam kesedihan yang mendalam. Fakta bahwa dirinya seorang publik figur juga membuatnya harus selalu menunjukkan bahwa dirinya baik-baik saja. Padahal, ada kalanya ia merasa sangat sedih dengan semua masalah hidup yang dialaminya.





















