Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Momen Apes Do Ji-ui di Doctor On The Edge Sejak Tiba di Pulau

8 Momen Apes Do Ji-ui di Doctor On The Edge Sejak Tiba di Pulau
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)
Intinya Sih
  • Do Ji-ui, dokter bedah plastik, ditugaskan di puskesmas pulau terpencil dan langsung menghadapi berbagai kesialan sejak hari pertama.
  • Beragam kejadian tak terduga menimpanya, mulai dari pingsan di kapal feri, dikejar anjing, hingga ketinggalan feri terakhir.
  • Meskipun penuh tantangan dan situasi lucu, Do Ji-ui tetap berusaha menjalankan tugasnya sebagai dokter di Pulau Pyeongdong.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Dalam drama Doctor On The Edge, Do Ji-ui (Lee Jae Wook) adalah seorang dokter ahli bedah plastik yang mengalami berbagai kesialan setelah ditugaskan di sebuah puskesmas di pulau terpencil. Kehidupan barunya yang jauh dari kenyamanan kota membuatnya harus beradaptasi dengan lingkungan yang sama sekali berbeda. Alih-alih menjalani hari-hari yang tenang, ia justru terus dihadapkan pada berbagai kejadian tak terduga yang membuat hidupnya semakin rumit. Yuk, simak berbagai momen apes yang dialami Do Ji-ui saat tiba di pulau tersebut!

1. Ia pingsan saat berada di atas kapal feri karena mengonsumsi obat melebihi dosis yang dianjurkan

Seorang pria mengenakan kemeja hitam duduk bersandar di rak kayu dengan mata terpejam dan ekspresi lelah di adegan drama Doctor On The Edge.
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

2. Saat baru masuk ke kamar yang berada di lantai dua puskesmas, ia dikejutkan oleh seekor kelabang

Seorang pria mengenakan kemeja hitam tampak terkejut sambil berpegangan pada pegangan tangga kayu di dalam ruangan terang.
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

3. Ketika mencari Yuk Hari karena tas mereka tertukar, ia malah dikejar anjing dan terpaksa berlari bersamanya

Seorang pria mengenakan kemeja hitam dan celana gelap bergelantungan di cabang pohon besar dengan ekspresi terkejut di wajahnya.
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

4. Ia bahkan tidak makan selama 24 jam karena tidak cocok dengan makanan di sana, yang kebanyakan berbahan dasar ikan dan berbau amis

Seorang pria berambut pendek mengenakan kemeja abu-abu gelap tampak serius di sebuah ruangan dengan jas dokter tergantung di belakangnya.
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

5. Saat mengantar pasien ke helikopter, ia mendadak diminta ikut ke rumah sakit besar untuk mendampingi pasien tersebut

Seorang pria mengenakan jas dokter putih dan kemeja cokelat muda tampak serius dalam cuplikan drama Doctor On The Edge.
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

6. Setelah urusan pasien selesai, tidak ada yang mengantarnya pulang sehingga ia harus mencari jalan sendiri di daerah yang belum dikenalnya

Seorang pria berambut hitam mengenakan kemeja gelap berdiri di bawah pepohonan dengan ekspresi serius di siang hari.
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

7. Nasib sialnya berlanjut ketika ia ketinggalan feri terakhir dan terpaksa menginap di sebuah motel

Seorang pria berambut pendek mengenakan kemeja gelap terlihat terkejut dalam adegan drama Doctor On The Edge.
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

8. Setelah semua kesulitan itu, ia masih harus dimarahi perawat senior karena belum juga kembali ke Pulau Pyeongdong akibat bangun kesiangan

Seorang pria mengenakan kemeja hitam sedang berbicara di telepon dengan latar belakang kapal dan langit cerah di tepi pelabuhan.
Still cut drama Doctor On The Edge. (instagram.com/ena_drama)

Meski berbagai kejadian tersebut membuat Do Ji-ui berkali-kali berada dalam situasi yang menyulitkan, ia tetap harus menjalankan tugasnya sebagai dokter di Pulau Pyeongdong. Pengalaman-pengalaman tak terduga itu pun menunjukkan betapa berat tantangan yang harus dihadapinya sejak hari pertama bertugas. Tak heran jika perjalanan Do Ji-ui di pulau terpencil tersebut dipenuhi momen-momen yang mengundang tawa sekaligus rasa simpati dari penonton.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More