Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
8 Penderitaan So Ran demi Balas Dendam di 100 Days of Deception
Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)
  • Yoo So Ran menyaksikan putrinya ditembak, suaminya disiksa dan dibawa pergi, serta warga desanya dibunuh tentara Jepang saat penjajahan.
  • Setelah kehilangan keluarganya, So Ran meninggalkan desa dan menempuh perjalanan berbahaya menuju Gugukdan di Shanghai demi membalas dendam.
  • Dalam perjalanan, So Ran menghadapi kelaparan, luka kaki, medan hutan, gunung, sungai, dan ancaman tentara Jepang sebelum belajar menembak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Saat penjajahan Jepang

Putri So Ran ditembak di depan matanya setelah suaminya menolak menyebut nama pejuang kemerdekaan Korea.

Di tengah tragedi itu

Tentara Jepang menahan So Ran, memukuli suaminya, lalu membawanya pergi. So Ran juga menyaksikan warga ditembak saat rumah-rumah dibakar.

Setelah kehilangan keluarganya

So Ran meninggalkan desanya menuju Gugukdan di Shanghai untuk membalaskan dendam.

berhari-hari

So Ran berjalan melewati hutan, gunung, dan sungai agar tidak tertangkap tentara Jepang.

setelah berjalan puluhan kilometer

Kaki So Ran terluka dalam perjalanan. Ia bertahan hidup dengan memakan apa pun yang dapat ditemukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Yoo So Ran mengalami kehilangan keluarganya akibat kekejaman tentara Jepang, lalu menempuh perjalanan berbahaya menuju Gugukdan di Shanghai untuk membalas dendam.
  • Who?
    Yoo So Ran, diperankan Kim Hyun Joo, menjadi korban kehilangan putri dan suaminya; tentara Jepang melakukan penembakan, pemukulan, serta penangkapan.
  • Where?
    Peristiwa kekerasan terjadi di desa So Ran. Ia kemudian melintasi hutan, gunung, dan sungai dalam perjalanan menuju Gugukdan di Shanghai.
  • When?
    Peristiwa berlangsung pada masa penjajahan Jepang di Korea. Waktu pasti kejadian per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Putri So Ran ditembak setelah suaminya menolak menyebut nama orang-orang yang terlibat perjuangan kemerdekaan Korea. So Ran menuju Shanghai untuk membalas kehilangan keluarganya.
  • How?
    So Ran berjalan berhari-hari dan puluhan kilometer sambil menghindari tentara Jepang, mencari makanan untuk bertahan hidup, menahan luka kaki, serta belajar menembak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
So Ran melihat tentara Jepang menembak putrinya karena suaminya tidak mau memberi nama pejuang Korea. Suaminya juga dipukuli lalu dibawa pergi. So Ran sedih sekali dan pergi dari desa ke Shanghai. Ia jalan jauh lewat hutan, gunung, dan sungai. Sekarang ia belajar menembak untuk melawan musuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kehilangan dan kekerasan yang dialaminya, So Ran ditampilkan sebagai sosok yang mempertahankan daya juang luar biasa. Ia memilih bertahan, menempuh perjalanan berat, dan mempelajari kemampuan baru meski diliputi kelaparan, luka, serta ancaman. Keteguhannya memberi ruang bagi gambaran keberanian personal di tengah keadaan yang sangat menindas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dalam drama 100 Days of Deception, Yoo So Ran (Kim Hyun Joo) harus menyaksikan kekejaman tentara Jepang pada masa penjajahan yang merenggut kebahagiaan keluarganya. Putrinya ditembak di depan matanya sendiri setelah sang suami menolak memberikan nama-nama orang yang terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Korea.

Tak hanya kehilangan anak, So Ran juga harus melihat suaminya disiksa dan dibawa pergi oleh para prajurit. Tragedi tersebut membuatnya bertekad membalaskan dendam, meski ia harus mempertaruhkan nyawa untuk meninggalkan desanya dan mencapai Gugukdan di Shanghai. Lantas, seperti apa penderitaan dan perjuangan So Ran untuk mewujudkan tekadnya? Yuk, simak delapan momennya berikut ini!

1. Saat penjajahan Jepang, So Ran menyaksikan putrinya ditembak di depan mata setelah suaminya menolak menyebutkan nama para pejuang kemerdekaan Korea

Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

2. So Ran memohon agar dirinya saja yang ditembak sebagai pengganti putrinya, tetapi tentara Jepang tetap menahannya agar tak bisa menolong sang anak

Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

3. Di tengah tragedi itu, So Ran juga melihat suaminya terus dipukuli dan dibawa pergi saat berusaha melepaskan diri dari tentara Jepang

Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

4. So Ran menyaksikan banyak orang ditembak, termasuk mereka yang berusaha menyelamatkan diri dari rumah-rumah yang sengaja dibakar

Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

5. Setelah kehilangan keluarganya, So Ran berjuang meninggalkan desa menuju Gugukdan di Shanghai demi membalaskan dendam

Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception (instagram.com/official_seesun)

6. So Ran berjalan berhari-hari melewati hutan, mendaki gunung, dan menyeberangi sungai agar tidak tertangkap tentara Jepang

Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception (instagram.com/official_seesun)

7. Demi bertahan hidup, So Ran memakan apa pun yang bisa ditemukan. Kakinya pun terluka setelah berjalan puluhan kilometer

Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception (instagram.com/official_seesun)

8. So Ran bahkan harus belajar menembak agar mampu menghadapi musuh dan mewujudkan tekadnya untuk membalaskan dendam

Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

Setelah menyaksikan sendiri berbagai tragedi di desanya, ia memilih bertahan hidup dan menempuh perjalanan berbahaya menuju Gugukdan di Shanghai. Perjalanan tersebut tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga memaksanya menghadapi kelaparan, luka, dan ancaman tertangkap tentara Jepang. Meski harus melewati berbagai kesulitan, So Ran tetap bertekad mempelajari kemampuan menembak demi membalaskan dendam atas kehilangan keluarganya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorInaf Mei

Related Article