Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Penderitaan So Ran demi Balas Dendam di 100 Days of Deception

2 min read
8 Penderitaan So Ran demi Balas Dendam di 100 Days of Deception
Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)
  • Yoo So Ran menyaksikan putrinya ditembak, suaminya disiksa dan dibawa pergi, serta warga desanya dibunuh tentara Jepang saat penjajahan.
  • Setelah kehilangan keluarganya, So Ran meninggalkan desa dan menempuh perjalanan berbahaya menuju Gugukdan di Shanghai demi membalas dendam.
  • Dalam perjalanan, So Ran menghadapi kelaparan, luka kaki, medan hutan, gunung, sungai, dan ancaman tentara Jepang sebelum belajar menembak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dalam drama 100 Days of Deception, Yoo So Ran (Kim Hyun Joo) harus menyaksikan kekejaman tentara Jepang pada masa penjajahan yang merenggut kebahagiaan keluarganya. Putrinya ditembak di depan matanya sendiri setelah sang suami menolak memberikan nama-nama orang yang terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Korea.

Tak hanya kehilangan anak, So Ran juga harus melihat suaminya disiksa dan dibawa pergi oleh para prajurit. Tragedi tersebut membuatnya bertekad membalaskan dendam, meski ia harus mempertaruhkan nyawa untuk meninggalkan desanya dan mencapai Gugukdan di Shanghai. Lantas, seperti apa penderitaan dan perjuangan So Ran untuk mewujudkan tekadnya? Yuk, simak delapan momennya berikut ini!

  1. 1. Saat penjajahan Jepang, So Ran menyaksikan putrinya ditembak di depan mata setelah suaminya menolak menyebutkan nama para pejuang kemerdekaan Korea

    Still cut drama 100 Days of Deception
    Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)
  2. 2. So Ran memohon agar dirinya saja yang ditembak sebagai pengganti putrinya, tetapi tentara Jepang tetap menahannya agar tak bisa menolong sang anak

    Still cut drama 100 Days of Deception
    Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)
  3. 3. Di tengah tragedi itu, So Ran juga melihat suaminya terus dipukuli dan dibawa pergi saat berusaha melepaskan diri dari tentara Jepang

    Still cut drama 100 Days of Deception
    Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)
  4. 4. So Ran menyaksikan banyak orang ditembak, termasuk mereka yang berusaha menyelamatkan diri dari rumah-rumah yang sengaja dibakar

    Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception
    Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)
  5. 5. Setelah kehilangan keluarganya, So Ran berjuang meninggalkan desa menuju Gugukdan di Shanghai demi membalaskan dendam

    Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception
    Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception (instagram.com/official_seesun)
  6. 6. So Ran berjalan berhari-hari melewati hutan, mendaki gunung, dan menyeberangi sungai agar tidak tertangkap tentara Jepang

    Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception
    Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception (instagram.com/official_seesun)
  7. 7. Demi bertahan hidup, So Ran memakan apa pun yang bisa ditemukan. Kakinya pun terluka setelah berjalan puluhan kilometer

    Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception
    Kim Hyun Joo dalam drama 100 Days of Deception (instagram.com/official_seesun)
  8. 8. So Ran bahkan harus belajar menembak agar mampu menghadapi musuh dan mewujudkan tekadnya untuk membalaskan dendam

    Still cut drama 100 Days of Deception
    Still cut drama 100 Days of Deception (instagram.com/tvn_drama)

    Setelah menyaksikan sendiri berbagai tragedi di desanya, ia memilih bertahan hidup dan menempuh perjalanan berbahaya menuju Gugukdan di Shanghai. Perjalanan tersebut tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga memaksanya menghadapi kelaparan, luka, dan ancaman tertangkap tentara Jepang. Meski harus melewati berbagai kesulitan, So Ran tetap bertekad mempelajari kemampuan menembak demi membalaskan dendam atas kehilangan keluarganya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Inaf Mei
EditorInaf Mei

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More