Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Alasan Drakor Teach You a Lesson Tidak Sevulgar Webtoon-nya
Still cut drama Korea Teach You a Lesson (dok. Netflix/Teach You a Lesson)

Saat menonton Teach You a Lesson (2026), pasti kamu teringat dengan drama Korea Taxi Driver (2021) hingga Study Group (2025). Ketiga drakor tersebut menampilkan adegan bertarung dan kekerasan yang berpotensi memicu perasaan tertentu.

Namun, kamu tahu gak kalau versi drakor Teach You a Lesson (2026) ini tidak sevulgar webtoon-nya? Diadaptasi dari webtoon berjudul Get Schooled atau The Real Lesson, simak selengkapnya!

1. Drakor ini pernah diprotes karena adegan kekerasan, misoginis, hingga rasis sebelum resmi tayang

Still cut drama Korea Teach You a Lesson (dok. Netflix/Teach You a Lesson)

Sebelum resmi tayang, webtoon Get Schooled atau The Real Lesson sudah menerima beragam protes dari netizen, khususnya aliansi guru Korea. Dilansir Hankook Ilbo, mereka sempat memprotes penggambaran cara Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP) menangani pelaku perundungan yang tidak realistis.

Alih-alih melewati berbagai prosedur, seperti konseling, mediasi, dan komite penanganan, webtoon tersebut justru memberikan hukuman secara langsung kepada pelaku dengan kekerasan, seperti yang dilakukan Na Hwa Jin dan Im Han Rim.

Apalagi, webtoon ini juga menampilkan adegan rasis, misoginis, dan stereotip bagi guru feminis yang memicu kemarahan pembaca global. Puncaknya, ada adegan yang dihapus atau direvisi hingga perilisan webtoon ini dihentikan di beberapa negara.

2. Di drama, ada beberapa bagian yang diubah sehingga bisa relate dan diterima penonton

Still cut drama Korea Teach You a Lesson (dok. Netflix/Teach You a Lesson)

Namun, jika kamu menonton versi drakornya, Teach You a Lesson (2026) justru tidak menampilkan adegan kekerasan secara berlebihan, misoginis, hingga rasisme. Meski tetap ada adegan Na Hwa Jin (Kim Mu Yeol) dan Im Han Rim (Jin Ki Joo) memukul siswa, tapi itu mereka lakukan ketika pelaku sudah tidak bisa ditolerir.

Selain itu, drakor ini juga berusaha menyesuaikan visual dan penggambaran karakter agar lebih mudah diterima masyarakat. Contohnya Na Hwa Jin tidak gondrong, serta rambut Im Han Rim berwarna hitam, bukan merah seperti di webtoon.

Pada beberapa adegan, drakor ini juga sengaja menggambarkan Na Hwa Jin dan Im Han Rim yang berusaha menahan diri saat menghadapi anak-anak. Namun, mereka tidak pandang bulu ketika harus berhadapan dengan orang dewasa, seperti gangster di episode 2 dan organisasi game judi di episode 7.

3. Sutradara pun mengonfirmasi soal penyesuaian versi drakor dan pendapat soal kontroversi webtoon

Still cut drama Korea Teach You a Lesson (dok. Netflix/Teach You a Lesson)

Dilansir Sports Q, Hong Jong Chan, sutradara Teach You a Lesson (2026) buka suara terkait kontroversi webtoon Get Schooled. Tim produksi berusaha menyajikan perspektif yang lebih bisa diterima oleh masyarakat luas.

"Kami sepenuhnya berempati dengan kekhawatiran terkait karya aslinya. Tim produksi berusaha menciptakan cerita yang bagus dengan perspektif yang lebih matang," ungkap Hong Jong Chan.

Secara alur cerita, sebenarnya apa yang ditampilkan Teach You a Lesson (2026) tidak jauh melenceng dari Get Schooled. Hanya saja, tim produksi berusaha menyajikan adegan demi adegan yang mampu membangun rasa empati.

"Alih-alih melebih-lebihkan agar tampak seperti sesuatu yang terjadi di dunia nyata, kami justru memasukkannya dan berupaya membangun rasa empati," sambungnya.

Sekitar satu tahun lalu, pada 23 Juli 2025, Serikat Guru dan Pekerja Pendidikan Korea (KTU) sempat menuntut penghentian produksi drakor Teach You a Lesson (2026). Kala itu, ada lebih dari 1000 warga dan 62 organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam kampanye tersebut.

Editorial Team

Related Article