Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Deretan Protes Terhadap Webtoon yang Diadaptasi Jadi Drama Teach You A Lesson

Deretan Protes Terhadap Webtoon yang Diadaptasi Jadi Drama Teach You A Lesson
cuplikan drama Teach You A Lesson (Instagram.com/netflixkr)
Intinya Sih
  • Netflix merilis drama Korea Teach You A Lesson yang diadaptasi dari webtoon Get Schooled, namun proyek ini langsung menuai sorotan karena kontroversi lama terkait isu rasisme dan misoginis.
  • Sebanyak 62 organisasi guru dan kelompok sipil di Korea Selatan menolak produksi drama tersebut karena dianggap menampilkan kekerasan berlebihan serta berpotensi menormalisasi tindakan fisik di lingkungan sekolah.
  • Aliansi pendidikan juga mengkritik penggambaran penanganan bullying yang dinilai tidak realistis dan terlalu menyederhanakan masalah kompleks, sehingga dikhawatirkan memberi persepsi keliru tentang sistem pendidikan Korea.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Platform OTT Netflix resmi merilis drama Korea terbaru berjudul Teach You A Lesson pada Jumat (5/6/2026). Dibintangi oleh jajaran aktor bertabur bintang, mulai dari Kim Mu Yeol, Jin Ki Joo, hingga P.O Block B, drama ini sendiri diadaptasi dari webtoon Get Schooled.

Webtoon tersebut sejatinya menuai banyak protes bahkan sebelum versi drakor-nya tayang. Berbagai kontroversi tersebut pun berkaitan dengan isu-isu sensitif, mulai rasisme hingga gelomban protes dari aliansi guru di Korea.

Oleh karena itu, tak heran jika sejak pengumuman produksi drama ini langsung mendapat sorotan dari berbagai organisasi pendidikan di Korea Selatan. Bahkan, berdasarkan laporan The Korea Times, sebanyak 62 koalisi yang terdiri dari organisasi guru dan kelompok sipil sempat menandatangani pernyataan penolakan terhadap produksi drama ini.

1. Penggambaran tokoh antagonis pada webtoon dinilai rasis dan misoginis

Adegan drama Teach You A Lesson menampilkan seorang pria di jalan malam dan dua orang muda sedang menyelidiki di ruangan penuh catatan.
cuplikan drama Teach You A Lesson (Instagram.com/netflixkr)

Melansir The Korea Times, webtoon Get Schooled sempat menuai kontroversi karena beberapa episode-nya dinilai memuat unsur rasisme, misoginis, serta penggambaran stereotip terhadap kelompok tertentu. Kontroversi ini pun sempat memicu kemarahan pembaca global hingga akhirnya versi bahasa Inggris webtoon tersebut dihentikan di Amerika Utara oleh platform WEBTOON.

Baru-baru ini, sutradara Hong Jong Chan pun menanggapi kritik tersebut. Melansir MK, Jumat (5/6/2026) ia menegaskan bahwa tim produksi sangat berhati-hati dalam mengadaptasi cerita dan berupaya memberikan pendekatan yang lebih bertanggung jawab, terutama terkait isu sensitif yang ditimbulkan dari karya aslinya.

“Kami menggarapnya dengan sangat hati-hati melalui sudut pandang yang telah disempurnakan, serta mencurahkan banyak upaya untuk menghadirkan cerita yang baik,” katanya.

2. Diprotes aliansi guru Korea karena dinilai memperlihatkan kekerasan yang berlebihan

Dua adegan dari drama Korea Teach You A Lesson menampilkan seorang wanita berambut panjang dan seorang pria di dalam toko.
cuplikan drama Teach You A Lesson (Instagram.com/netflixkr)

Pada 23 Juli 2025, The Korea Times melaporkan bahwa sebanyak 62 organisasi yang terdiri dari serikat guru, kelompok pendidikan, dan organisasi masyarakat sipil di Korea Selatan, menandatangani pernyataan bersama yang mendesak Netflix menghentikan produksi Teach You A Lesson. Mereka menilai, premis cerita yang didasarkan pada webtoon Get Scooled tersebut menampilkan kekerasan fisik secara berlebihan dan berpotensi menormalisasi penggunaan kekerasan sebagai cara menyelesaikan masalah di lingkungan sekolah.

Kelompok-kelompok tersebut juga mengkritik premis cerita yang menampilkan petugas khusus dengan kewenangan untuk menghukum siswa secara langsung. Menurut mereka, penggambaran seperti itu dapat memberikan pesan yang keliru kepada publik, terutama karena bertentangan dengan prinsip pendidikan modern yang menekankan perlindungan hak siswa dan pendekatan non-kekerasan.

3. Diprotes karena dianggap menggambarkan penanganan bullying di sekolah secara tidak realistis

Dua adegan dari drama Teach You A Lesson menampilkan karakter pria berpakaian formal di sekolah dan ruang rapat dengan pencahayaan redup.
cuplikan drama Teach You A Lesson (Instagram.com/netflixkr)

Selain mengkritik adegan kekerasan, organisasi pendidikan juga menyoroti cerita yang menggambarkan penanganan kasus bullying di sekolah. Mereka menilai, ceritanya terlalu menyederhanakan persoalan yang kompleks dengan menampilkan hukuman dan tindakan represif sebagai solusi utama, sehingga tidak mencerminkan mekanisme yang sebenarnya diterapkan di sekolah-sekolah Korea Selatan.

Para pengkritik pun menegaskan bahwa kasus kekerasan di sekolah, umumnya ditangani melalui berbagai prosedur, seperti konseling, mediasi, komite penanganan kekerasan sekolah, hingga proses hukum jika diperlukan. Oleh karena itu, mereka khawatir kehadiran drama yang berdasarkan webtoon ini justru memberikan gambaran yang keliru mengenai sistem pendidikan dan upaya perlindungan siswa yang selama ini dijalankan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Indra Zakaria
EditorIndra Zakaria

Related Articles

See More