3 Alasan Min Ji adalah Kelemahan Do Hyeon di Agent Kim Reactivated

Hubungan Kim Do Hyeon (So Ji Sub) dengan sang anak, Kim Min Ji (Seo Su Min), dalam Agent Kim Reactivated sempat menjadi sorotan di awal penayangan. Bagaimana tidak, Min Ji merasa sang ayah yang bekerja sebagai manajer di sebuah bank tampak lemah. Bahkan saat Min Ji dituding menjadi pem-bully di sekolah, ia kesal karena ayahnya justru meminta maaf dengan berlutut pada keluarga pem-bully.
Do Hyeon sendiri rela seperti itu karena tak ingin Min Ji dalam masalah. Hal ini menunjukkan bahwa Min Ji sangat berarti bagi Do Hyeon. Ia rela melakukan apa pun, bahkan kini ia membuka jati dirinya sebagai mantan mata-mata berbahaya hanya untuk mencari Min Ji yang diculik. Tindakannya ini merupakan bentuk kasih sayang, namun dinilai sebagai suatu kelemahan pada Do Hyeon yang bisa dimanfaatkan oleh musuh-musuhnya. Berikut adalah penjelasannya!
1. Min Ji satu-satunya keluarga yang dimiliki

Sebagai pembelot dari Korea Utara (Korut), Do Hyeon tidak memiliki keluarga di Korea Selatan (Korsel). Bahkan ia hidup tanpa identitas dan tanpa pengakuan negara. Ia bisa hidup di Korsel pun karena diberi kebebasan oleh intelijen Korsel usai menjalani misi khusus. Ia bisa hidup juga dengan syarat tidak akan pernah muncul ke 'permukaan' dan merahasiakan masa lalunya.
Meski demikian, ia hidup bahagia dengan seorang wanita yang menerima ia apa adanya. Wanita itu bernama Im Yu Jin (Seo Ji Hye) yang memberikannya seorang anak, Min Ji. Namun, Yu Jin meninggal dan kini Do Hyeon hanya memiliki Min Ji sebagai anaknya dan satu-satunya keluarga yang dimiliki. Tak heran, kalau Min Ji kini segalanya dan ia akan merasa bersalah jika terjadi sesuatu yang membahayakan Min Ji.
2. Min Ji anak semata wayang

Siapa pun yang menjadi orangtua pasti akan selalu menyayangi anaknya. Begitu juga dengan Do Hyeon yang sangat menyayangi dan mencintai Min Ji. Min Ji anak semata wayangnya adalah hal paling berharga yang dimilikinya. Ia tak ingin melihat anaknya terluka, sengsara, dan disakiti oleh orang lain. Rasa sayang itu menjadi titik lemah Do Hyeon. Bahkan hal ini kerap dimanfaatkan musuh-musuhnya agar Do Hyeon terpancing. Apalagi saat tahu Min Ji dalam bahaya, Do Hyeon tak bisa mengontrol diri dan tak bisa berpikir logis serta kesabarannya sangat tipis. Itu ia lakukan karena sayang pada putri semata wayangnya.
3. Janji pada mendiang sang istri

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Do Hyeon dan Yu Jin harus terpisah oleh maut. Usai melahirkan Min Ji, Yu Jin meninggal dunia. Namun, Yu Jin berpesan pada Do Hyeon untuk meninggalkan dunia spionase. Yu Jin ingin Do Hyeon hidup damai dengan membesarkan Min Ji dan menjadikan Min Ji anak yang baik. Nah, dari sinilah Do Hyeon berjanji pada mendiang istri tercinta. Ia akan merawat dan menjaga Min Ji bahkan rela mengorbankan nyawa buat Min Ji. Tak heran, Min Ji jadi kelemahan Do Hyeon sebagai bentuk memenuhi janjinya pada mendiang istri tercinta.














![[QUIZ] Tebak Member SEVENTEEN dari Kebiasaan Uniknya, Buktikan Kamu Beneran CARAT!](https://image.idntimes.com/post/20260715/fkmck_fauaesgi3-1_0ee1a5aa-4deb-42c0-b359-290db2685084.jpg)






