Apa Sebenarnya Motif Lee Gi Hwan Membunuh di Drama The Scarecrow?

- Lee Gi Hwan terungkap sebagai pelaku utama pembunuhan Gangseong, namun drama sengaja tidak menjelaskan motifnya secara eksplisit untuk menambah kesan misterius dan menyeramkan.
- Interogasi dengan Kang Tae Joo mengungkap sisi psikologis Gi Hwan yang kompleks, termasuk ketagihan terhadap rasa kuasa dan kontrol atas ketakutan para korbannya.
- Gi Hwan digambarkan memiliki ego rapuh serta menikmati kehidupan gandanya sebagai pembunuh tersembunyi yang tetap tampak normal di mata masyarakat sekitar.
Di akhir drama, Lee Gi Hwan (Jung Moon Sung) memang akhirnya terungkap sebagai pelaku utama kasus pembunuhan Gangseong. Menariknya, drama ini tidak pernah memberikan motif pembunuhannya. Justru itulah yang membuat Gi Hwan terasa jauh lebih menyeramkan.
Lewat interogasi dengan Kang Tae Joo (Park Hae Soo), penonton mulai melihat bahwa motif Gi Hwan sebenarnya jauh lebih kompleks. Berikut tiga kemungkinan motif terbesar di balik semua pembunuhan yang ia lakukan.
1. Gi Hwan membunuh karena ketagihan rasa kuasa atas korban

Awalnya, Gi Hwan hanya iseng menakut-nakuti perempuan dengan menyamar menjadi orang-orangan sawah di ladang. Namun, semuanya berubah setelah pembunuhan pertamanya terjadi akibat ledakan emosi sesaat. Setelah itu, ia justru merasakan sensasi kepuasan karena bisa mengendalikan rasa takut korban.
Dari sini terlihat bahwa yang dicari Gi Hwan adalah perasaan “berkuasa”. Ia menikmati momen ketika korban ketakutan, kehilangan kendali, dan hidup-matinya berada di tangannya. Bahkan dalam interogasi, ia terdengar sombong dan seolah memandang korban hanya sebagai objek acak yang kebetulan berada di jalannya.
2. Ego dan harga dirinya sangat rapuh

Salah satu hal paling menarik dari Gi Hwan adalah bagaimana ia langsung berubah agresif ketika egonya disentuh. Dari pengakuannya, pembunuhan pertama bahkan dipicu oleh perempuan yang melempar batu ke arahnya saat ketakutan. Hal kecil itu ternyata cukup untuk memancing kemarahan besar dalam dirinya.
Ini menunjukkan bahwa Gi Hwan kemungkinan memiliki ego yang sangat rapuh. Di luar, ia terlihat pendiam, biasa saja, bahkan tampak lemah karena kondisi pincangnya. Namun di dalam dirinya, ada kebutuhan besar untuk merasa lebih tinggi dari orang lain.
3. Gi Hwan menikmati identitas gandanya sebagai pelaku pembunuhan yang tak tersentuh

Hal paling mengerikan dari Gi Hwan sebenarnya bukan cara membunuhnya, melainkan kemampuannya hidup normal di tengah masyarakat. Ia bisa bekerja, bersikap sopan, berkeluarga, bahkan tetap dianggap pria biasa oleh orang-orang di sekitarnya.
Kemungkinan besar, Gi Hwan menikmati kehidupan gandanya itu. Ia menikmati fakta bahwa semua orang tertipu olehnya, termasuk Tae Joo yang sudah mengenalnya selama puluhan tahun. Bahkan ketika saudaranya sendiri dicurigai, ia tetap tenang dan membiarkan semuanya terjadi.
Lee Gi Hwan di The Scarecrow adalah tipe pembunuh yang punya banyak motif. Ada campuran ego, obsesi terhadap kontrol, dan kepuasan psikologis yang terus berkembang dari waktu ke waktu.


















