Apakah Bang Tae Seop dan Chu Sang Ah Saling Cinta di Climax?

Hubungan Bang Tae Seop (Ju Ji Hoon) dan Chu Sang Ah (Ha Ji Won) di Climax terasa abu-abu sejak awal. Mereka menikah, tapi cara mereka saling terhubung lebih mirip aliansi.
Di balik semua manipulasi dan rahasia, perasaan mereka tidak sepenuhnya kosong. Namun, cinta di antara mereka hadir sering bercampur dengan ambisi. Karena itu, hubungan ini lebih kompleks dari sekadar “ya” atau “tidak”.
Yuk, simak tiga alasan yang menjawab pertanyaan apakah Tae Seop dan Sang Ah sebenarnya saling cinta?
1. Tae Seop benar-benar memiliki perasaan terhadap Sang Ah

Tae Seop berkali-kali menunjukkan bahwa ia ingin melindungi Sang Ah, bahkan dalam situasi yang merugikan dirinya sendiri. Ia memilih tetap berada di sisi Sang Ah, meskipun tahu risiko yang harus ia tanggung.
Perasaannya mungkin tidak hangat atau romantis secara konvensional, tapi konsisten terlihat lewat tindakan. Di dunia yang penuh kepentingan, itu menjadi bentuk sayang yang paling nyata darinya untuk Sang Ah.
2. Sang Ah lebih melihat Tae Seop sebagai kebutuhan, bukan sepenuhnya cinta

Berbeda dengan Tae Seop, keputusan Sang Ah menerima pernikahan ini terasa lebih rasional. Ketertarikannya pada perempuan, seperti dengan Han Ji Soo, menunjukkan bahwa emosinya tidak sepenuhnya tertuju pada Tae Seop.
Ia memilih Tae Seop karena pria itu bisa melindungi dan memberinya posisi aman. Jadi, hubungan ini lebih didasari kebutuhan untuk bertahan daripada perasaan yang utuh.
3. Mereka terikat kuat sebagai "partner in crime"

Kesamaan cara berpikir membuat Tae Seop dan Sang Ah saling memahami tanpa perlu banyak penjelasan. Mereka sama-sama manipulatif dan tahu bagaimana memainkan peran di depan publik.
Ikatan ini menciptakan kedekatan yang kuat, tapi lebih menyerupai kerja sama daripada hubungan cinta yang sehat. Justru karena mereka terlalu selaras, batas antara cinta dan kepentingan jadi semakin kabur.
Pada akhirnya, Tae Seop dan Sang Ah memang memiliki bentuk perasaan, tapi tidak dalam arti yang sederhana. Di Climax, hubungan mereka terasa kuat bukan karena saling memahami kegelapan masing-masing.