Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Arti Tersembunyi di Balik Judul Drakor The East Palace

4 Arti Tersembunyi di Balik Judul Drakor The East Palace
poster drama The East Palace (instagram.com/netflixid)
Intinya Sih
  • Judul The East Palace merujuk pada Istana Timur, tempat utama konflik antara manusia dan roh jahat di era Joseon.
  • Drama ini menyoroti kutukan yang menimpa para putra mahkota, menjadikan posisi pewaris takhta sebagai inti cerita dan perebutan kekuasaan.
  • Plot twist besar mengungkap bahwa putra mahkota yang dikira korban ternyata menjadi roh jahat penyebab kutukan keluarga kerajaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sejak pertama tayang pada Jumat (17/7/2026), The East Palace langsung mencuri perhatian pencinta drama Korea. Drakor ini sendiri menceritakan Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) dan Saeng Gang (Roh Yoon Seo) yang harus melawan roh jahat di istana.

Drakor orisinal Netflix yang hanya punya delapan episode ini memiliki berbagai detail tersembunyi dan menarik. Salah satunya, pada judulnya yang mempunyai arti tersembunyi. Yuk, simak ulasannya!

1. Menggambarkan latar utama cerita

cuplikan drama The East Palace
cuplikan drama The East Palace (x.com/NetflixKR)

Kata The East Palace pada judul drakor ini secara harfiah dapat diartikan sebagai Istana Timur dalam bahasa Indonesia. Sesuai dengan judulnya, cerita dalam drama Korea bergenre sageuk, horor, dan dark fantasy ini berlatar di istana era Joseon. Tepatnya, di area Istana Timur. Menariknya, judul asli drakor ini adalah 동궁 (dibaca: donggung) yang berarti Istana Timur sesuai dengan latar utama cerita.

Istana Timur merupakan istilah untuk menyebut kediaman atau tempat tinggal khusus untuk Putra Mahkota. Dalam konteks cerita drama ini, latar utama konflik terjadi di Istana Timur. Diyakini ada roh pendendam yang memberi kutukan pada anak keturunan raja. Kolam tempat Gu Cheon menyeberang ke dunia arwah dan kamar ia tidur selama di istana juga ada di area ini.

2. Korban kutukan adalah putra mahkota

Cho Seung Woo di The East Palace
Cho Seung Woo di The East Palace (x.com/NetflixKR)

Di episode awal dijelaskan bahwa ada arwah kolam yang menghantui Istana Timur dan membunuh para putra mahkota yang tinggal di sana. Baik anak dari raja terdahulu hingga raja saat ini. Selain Wangsaseja atau Seja, kata Donggung juga biasa dipakai untuk merujuk pada Putra Mahkota.

Gu Cheon ditugaskan oleh Raja sekarang untuk menumpas roh jahat dan menyelamatkan Pangeran Yeongan (Jo Dan) yang merupakan pewaris takhta satu-satunya. Namun, roh jahat tersebut membunuh sang pangeran. Roh jahat ini juga sempat mengganggu Pangeran Inha (Lee Jae Joon), kerabat kerajaan yang hendak dipilih pihak istana untuk menjadi putra mahkota yang baru.

3. Posisi putra mahkota menjadi sentral perebutan kekuasaan

Kwak Dong Yeon di The East Palace
Kwak Dong Yeon di The East Palace (x.com/NetflixKR)

Drakor berlatar era Joseon ini tidak menjadikan raja sebagai tokoh sentral dan pusat konflik, melainkan posisi putra mahkota. Memang terjadi perebutan kekuasaan dan perang politik antara Raja dan Ibu Suri (Jang Young Nam). Namun, posisi yang diperebutkan adalah putra mahkota.

Putra mahkota merupakan calon pewaris takhta selanjutnya. Raja dalam drakor ini tidak bisa dilengserkan, tapi posisi pewaris takhtanya kosong. Empat anak laki-lakinya meninggal dunia dan para pejabat mendesaknya untuk memilih pangeran dari kerabat kerajaan. Di sisi lain, Ibu Suri hendak menunjuk anak Pangeran Ik Sang (Tae In Ho) sebagai putra mahkota agar legasinya di istana tetap kuat.

4. Plot twist terbesar berkaitan dengan putra mahkota

Roh Yoon Seo dan Nam Joo Hyuk di The East Palace
Roh Yoon Seo dan Nam Joo Hyuk di The East Palace (x.com/NetflixKR)

Arti tersembunyi lain dari pemilihan judul drakor ini adalah plot twist-nya. Salah satu alasan The East Palace banyak dibicarakan karena drakor ini memiliki plot twist berlapis dan alur yang sulit ditebak.

Salah satu plot twist dari drakor ini berkaitan dengan Putra Mahkota (Kwak Dong Yeon). Ia yang awalnya dikira sebagai korban kutukan ternyata justru menjadi sosok roh jahat itu sendiri yang mengutuk keluarga kerajaan hingga semua orang di Joseon.

Tak sekedar eye catchy, ada arti tersembunyi di balik judul drakor The East Palace. Sebagian berisi foreshadowing soal plot twist dan konflik dalam cerita. Juga latar utama tempat terjadinya cerita. Bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More