4 Cara Hong Keum Bo Lawan Budaya Patriarki di Undercover Miss Hong

Hong Keum Bo (Park Shin Hye) merupakan seorang pegawai Otoritas Jasa Keuangan di drakor Undercover Miss Hong (2026). Kehidupan kerjanya di tahun 1997 gak luput dari berbagai masalah korupsi dan budaya patriarki yang sangat kental. Buktinya, Hong Keum Bo harus berhadapan dengan atasannya yang dilobi seorang pengusaha untuk membeli kesaksiannya di pengadilan.
Hong Keum Bo sebenarnya punya prinsip yang sangat modern di tahun itu. Dia belum mendapatkan pasangan hidup di usianya yang menginjak 35 tahun. Kala itu, status perempuan masih sangat dipandang sebelah mata oleh berbagai pihak.
Bahkan, saat Hong Keum Bo diangkat menjadi manajer, seluruh anggota timnya mengundurkan diri karena merasa gak adil. Lalu, bagaimana cara Hong Keum Bo melawan budaya patriarki di drakor Undercover Miss Hong?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Berani berpendapat di depan banyak orang

Hong Keum Bo merupakan sosok perempuan penuh ambisi. Hidupnya dihabiskan untuk mencapai semua target hidup dan mimpinya. Bagi Keum Bo, semua kesempatan harus dilakukan sekalipun kamu merasa kesulitan.
Kondisi ini juga dialami Keum Bo di dunia kerja. Saat bekerja di kantor akuntan, Hong Keum Bo berhadapan dengan sebuah kasus yang mengharuskan timnya memanipulasi buku besar perusahaan investasi Hanmin. Saat itu, Hong Keum Bo dengan keras menolak dan memberikan pendapatnya pada atasannya langsung.
Gak hanya itu, hubungannya dengan Shin Jung Woo (Ko Kyung Pyo), yang saat itu disembunyikan, harus kandas karena pacarnya memilih karier daripada hubungan mereka. Hong Keum Bo gak pernah setuju akan praktik korupsi di sekitar ranah kerjanya.
2. Berdedikasi dalam pekerjaan

Kehidupan kerjanya di OJK jelas gak mudah untuk dilalui. Atasan dan rekan kerjanya memilih jalur instan untuk mendapatkan kekayaan. Padahal, mereka merupakan salah satu pengawas keuangan yang didirikan oleh pemerintah demi kesejahteraan rakyat di ranah swasta.
Bukan hanya sekali Hong Keum Bo diajak bertemu secara rahasia untuk dibeli kesaksiannya. Namun, dia tetap berpegang teguh untuk tetap berada di jalan yang benar. Meskipun banyak rekan kerjanya yang memusuhinya, Hong Keum Bo tetap cuek dan bekerja dengan baik.
3. Berani mengambil keputusan besar dalam kariernya

Setelah diangkat menjadi manajer, Hong Keum Bo mendapatkan misi untuk menyelesaikan kasus penggelapan dana yang dilakukan Hanmin. Kasus ini dikerjakan dengan bantuan informan rahasia yang selalu mengirim Email untuknya, Yehpee. Selain informan rahasia, kasus penggelapan dana Hanmin ini juga dibantu langsung oleh direktur utama Hanmin, Kang Myeong Hwi (Choi Won Young).
Sayangnya, Kang Myeong Hwi meninggal dunia karena kecelakaan setelah bertemu dengan Keum Bo. Yehpee juga menghilang setelah kematian Myeong Hwi. Kondisi ini membuat Hong Keum Bo bertekad mendapatkan bukti secara langsung. Pada akhirnya, dia menyamar sebagai Hong Jang Mi agar bisa bekerja sebagai pegawai administrasi di Hanmin.
4. Selalu menghargai diri

Politik dan budaya patriarki di Hanmin lebih kental daripada kantornya. Pegawai perempuan umumnya direkrut menjadi pegawai kontrak dan akan diberhentikan setelah usianya menginjak 29 tahun. Semua pegawai tetap dan petinggi Hanmin diduduki oleh laki-laki. Imbasnya, Hong Keum Bo kerap mendapatkan perlakuan gak pantas dari beberapa pihak.
Dengan kondisi ini, Hong Keum Bo gak pernah tinggal diam. Dia selalu berani menghadapi sosok yang merendahkannya tersebut. Bahkan, dia juga gak pernah menunjukkan rasa takutnya sekalipun punya kedudukan yang lebih tinggi.
Sikap Hong Keum Bo ini memang jarang ditemukan di tahun 1997. Saat itu, perempuan masih dipandang sebelah mata dan dianggap gak layak untuk menduduki jabatan tertentu. Menurutmu, apakah perilaku di atas juga pernah kamu lakukan di lingkungan kerjamu?



















