5 Dilema yang Dirasakan Do Ji Ui di Doctor On The Edge

Episode terbaru Doctor On The Edge menampilkan Do Ji Ui yang terjebak antara tanggung jawab profesional dan perasaan pribadi saat menghadapi konflik dengan Yook Ha Ri dan sang nenek.
Ji Ui harus memilih antara menjaga rahasia medis pasien, mempertahankan etika profesi, atau bersikap jujur kepada kekasihnya, yang membuat hubungan mereka semakin renggang.
Melalui dilema ini, Ji Ui belajar bahwa menjadi dokter bukan hanya soal menyembuhkan penyakit, tapi juga menghormati keputusan hidup setiap pasien meski terasa berat.
Episode terbaru Doctor On The Edge (2026) memperlihatkan sisi lain dari Do Ji Ui (Lee Jae Wook) sebagai seorang dokter. Selama ini ia dikenal sebagai sosok yang selalu berpegang teguh pada prinsip dan etika profesinya. Namun, saat konflik yang melibatkan Yook Ha Ri (Shin Ye Eun) dan sang nenek muncul, Ji Ui justru dihadapkan pada pilihan-pilihan sulit yang tidak memiliki jawaban benar atau salah.
Di satu sisi, ia ingin menjadi dokter yang menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Namun di sisi lain, ia juga harus menghadapi kenyataan bahwa keputusan tersebut justru menyakiti orang yang paling ia cintai. Nah, berikut beberapa dilema terbesar yang dihadapi Do Ji Ui di Doctor On The Edge.
1. Harus menghormati keputusan pasien meski tahu risikonya

Sebagai dokter, Ji Ui memahami bahwa setiap pasien memiliki hak untuk menentukan pengobatan yang ingin dijalaninya. Karena itu, ia memilih menghormati keputusan Oh Mi Ja yang menolak melanjutkan pengobatan meski tahu penyakitnya sudah berada di stadium akhir. Baginya, memaksakan kehendak kepada pasien bukanlah pilihan.
Namun, keputusan tersebut juga bukan hal yang mudah diterima oleh Ji Ui. Ia sadar bahwa pilihan sang nenek bisa berujung pada kehilangan yang besar bagi Ha Ri. Meski begitu, ia tetap memilih menjalankan tanggung jawabnya sebagai dokter.
2. Menyimpan rahasia nenek Ha Ri atau jujur kepada Ha Ri

Ji Ui menjadi satu-satunya orang yang mengetahui bahwa Oh Mi Ja tidak pernah menjalani uji klinis seperti yang diyakini Ha Ri. Sejak awal, sang nenek memang memintanya untuk merahasiakan keputusan tersebut. Permintaan itu membuat Ji Ui berada dalam posisi yang sangat sulit.
Di satu sisi, ia ingin bersikap jujur kepada Ha Ri sebagai kekasihnya. Namun di sisi lain, ia juga harus menjaga kepercayaan pasien yang telah mempercayakan rahasia tersebut kepadanya. Apa pun keputusan yang diambil, pasti akan ada pihak yang terluka.
3. Menjalankan etika profesi meski harus mempertaruhkan hubungan cintanya

Saat Ha Ri memohon agar Ji Ui membujuk neneknya untuk menjalani pengobatan, Ji Ui justru memilih menolak. Bukan karena ia tidak peduli, melainkan karena ia merasa tidak berhak memengaruhi keputusan pasien. Prinsip itulah yang sejak awal selalu ia pegang sebagai seorang dokter.
Sayangnya, keputusan tersebut membuat Ha Ri merasa Ji Ui tidak berada di pihaknya. Hubungan yang baru saja mereka bangun pun mulai retak karena perbedaan cara pandang. Ji Ui akhirnya harus menerima kenyataan bahwa prinsip yang ia pertahankan justru mengorbankan hubungan cintanya.
4. Menanggung kesalahpahaman tanpa bisa membela diri

Setelah semua rahasia terbongkar, Ji Ui menjadi sosok yang paling disalahkan oleh Ha Ri. Ia dianggap sengaja ikut menyembunyikan keputusan Oh Mi Ja dan membiarkan Ha Ri hidup dalam kebohongan. Padahal, ada banyak alasan yang tidak bisa ia jelaskan begitu saja.
Sebagai dokter, Ji Ui tidak mungkin membuka semua percakapannya dengan pasien hanya untuk membela diri. Akibatnya, ia memilih memendam semua kesalahpahaman tersebut seorang diri. Sikap diamnya inilah yang justru membuat konflik mereka semakin membesar.
5. Harus menerima bahwa tidak semua pasien bisa diselamatkan

Sebagai dokter, tentu Ji Ui ingin memberikan hasil terbaik bagi setiap pasiennya. Namun, pengalaman bersama Oh Mi Ja membuatnya sadar bahwa tidak semua orang ingin terus berjuang melawan penyakitnya. Ada kalanya seorang dokter harus menghormati keputusan pasien meski itu terasa sangat berat.
Situasi tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Ji Ui sebagai tenaga medis. Ia mulai memahami bahwa tugas seorang dokter bukan hanya menyembuhkan penyakit, tetapi juga menghargai pilihan hidup setiap pasien. Dilema inilah yang membuat karakternya berkembang menjadi lebih dewasa.
Berbagai dilema yang dihadapi Do Ji Ui di drakor Doctor On The Edge menunjukkan bahwa menjadi dokter ternyata tidak sesederhana menyembuhkan pasien. Ada banyak keputusan sulit yang harus diambil, bahkan ketika pilihan tersebut berisiko menyakiti orang-orang yang paling ia sayangi.



















