cuplikan drakor Doctor X: Mafia in White (dok. SBS/Doctor X: Mafia in White)
Bagi Gye Su Jeong yang berkarakter dingin, sinis, dan menutup diri dari interaksi sosial, kantor sekaligus rumah Jang Hui Suk adalah satu-satunya tempat di mana ia bisa menjadi dirinya sendiri. Di tempat inilah Gye Su Jeong melepaskan topeng ketangguhannya sebagai Dokter X dan memperlihatkan sisi kerentanannya yang rapuh akibat trauma masa lalu. Sebagai pengganti orangtua, Jang Hui Suk adalah satu-satunya orang yang benar-benar memahami trauma mendalam Gye Su Jeong terkait insiden kebakaran yang kerap menghantuinya. Alih-alih menghakimi atau memanfaatkan kelemahan tersebut, Jang Hui Suk bertindak sebagai pelindung emosional yang menenangkan Gye Su Jeong saat kilasan masa lalu yang menyakitkan itu kembali muncul.
Meskipun Jang Hui Suk sering mengeluh tentang uang dan menahan pendapatan Gye Su Jeong karena masalah utang misterius, ia menunjukkan kasih sayang seorang ibu melalui tindakan nyata. Jang Hui Suk selalu memastikan ada makanan bergizi yang siap santap setiap kali Gye Su Jeong pulang dalam keadaan kelelahan setelah menjalani operasi maraton yang menguras fisik. Lalu, ia akan menjadi orang pertama yang cemas jika Gye Su Jeong melewatkan waktu makan atau memaksakan diri bekerja melampaui batas kemampuannya.
Secara keseluruhan, Jang Hui Suk adalah sosok manajer, bos, sekaligus ibu bagi Gye Su Jeong di Doctor X: Mafia in White. Jang Hui Suk menjadi satu-satunya zona nyaman bagi sang dokter jenius di tengah peliknya korupsi dunia medis. Sekalipun tidak memiliki hubungan darah, Jang Hui Suk memperlakukan Gye Su Jeong layaknya anak sendiri. Ia menjadi tempat bernaung bagi Gye Su Jeong yang berkarakter dingin dan menutup diri dari lingkungan sosial. Jadi, tak heran bukan kenapa Gye Su Jeong sangat patuh pada Jang Hui Suk?