5 Drakor dan Film yang Menampilkan Kucing sebagai Tokoh Penting

Kucing sering muncul dalam drakor dan film bukan hanya sebagai hewan peliharaan, tapi juga sebagai bagian penting dari cerita. Kehadiran mereka bisa menambah nuansa hangat, lucu, atau bahkan memberi sentuhan emosional yang mendalam pada alur cerita.
Artikel ini akan membahas 5 drakor dan film yang menampilkan kucing sebagai tokoh penting. Simak bagaimana kucing-kucing ini memengaruhi cerita dan membuat beberapa adegan menjadi lebih berkesan!
1. My Daughter Is a Zombie (2025)

My Daughter Is a Zombie adalah film komedi horor asal Korea Selatan yang mengisahkan perjuangan seorang ayah, Lee Jung Hwan (Jo Jung Suk), untuk melindungi putrinya, Lee Soo A (Choi Yu Ri) yang terinfeksi virus zombie. Mereka melarikan diri ke desa pesisir Eunbong-ri untuk mencari perlindungan, namun perjalanan mereka penuh dengan tantangan dan kejutan.
Salah satu elemen yang mencuri perhatian dalam film ini adalah kehadiran kucing peliharaan keluarga, Aeyong-i yang diperankan oleh seekor kucing oranye asli dan berbakat bernama Geum Dong, yang menjadi karakter penting dalam cerita. Kehadiran Aeyong-i juga menjadi elemen penting dalam pengembangan karakter utama, Soo A, yang terinfeksi virus zombie.
Interaksi antara Soo A dan Aeyong-i menunjukkan sisi manusiawi dari karakter zombie tersebut, memperlihatkan bahwa meskipun terinfeksi, masih ada sisa-sisa emosi dan ingatan yang tersisa. Peran Aeyong-i ini menambah dimensi emosional pada film, menjadikannya lebih dari sekadar kisah horor biasa.
2. The Catstody War (2025)

tvN O'PENing: The Catstody War menceritakan kisah pasangan suami istri yang telah menikah selama lima tahun dan tengah menghadapi perceraian. Konflik utama muncul terkait hak atas seekor kucing yang mereka anggap seperti anak sendiri. Pasangan ini awalnya mengalami kesulitan memiliki keturunan, sehingga mereka mengadopsi kucing liar dan merawatnya sebagai anggota keluarga. Namun seiring waktu, perbedaan dan masalah dalam pernikahan membuat mereka memutuskan untuk bercerai.
Kucing dalam cerita ini bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi menjadi simbol ikatan emosional dan penghubung antara kedua tokoh utama. Kehadirannya menambah kedalaman emosional pada cerita, sekaligus menghadirkan momen-momen lucu dan mengharukan. Drama satu episode ini menyoroti bagaimana hewan peliharaan dapat menjadi pusat konflik sekaligus sumber kenyamanan dalam kehidupan manusia.
3. Meow, The Secret Boy (2020)

Meow, the Secret Boy menceritakan Kim Sol Ah (Shin Ye Eun), seorang desainer grafis berusia pertengahan dua puluhan yang bercita-cita menjadi penulis webtoon dan memiliki hubungan cinta-benci dengan kucing. Hidupnya berubah ketika ia mengadopsi seekor kucing ramah bernama Hong Jo (L/ Kim Myung Soo), yang ternyata bisa berubah menjadi manusia. Hong Jo berusaha menjaga identitas manusianya tetap rahasia sambil semakin dekat dengan Sol Ah, menciptakan dinamika lucu dan manis di antara keduanya.
Kehadiran Hong Jo sebagai kucing yang bisa berubah menjadi manusia menjadi pusat cerita, sekaligus simbol hubungan emosional yang unik antara manusia dan hewan peliharaan. Drama ini menghadirkan momen-momen mengharukan, komedi, dan romansa, menunjukkan bagaimana ikatan yang tak biasa dapat mengubah kehidupan seseorang dan membuka hati terhadap hal-hal baru.
4. Imaginary Cat (2015)

Imaginary Cat menceritakan Hyun Jong Hyeon (Yoo Seung Ho), seorang penulis webtoon yang juga bekerja paruh waktu di sebuah toko buku. Ia selalu bermimpi menjadi penulis webtoon, tetapi sifatnya yang keras kepala dan egois membuatnya menghadapi berbagai kesulitan. Hidupnya mulai berubah ketika ia bertemu dengan seekor kucing bernama Bok Gil di jalan saat hari hujan. Sejak itu, Bok Gil menjadi teman dekatnya dan satu-satunya makhluk yang berhasil membuat Hyun Jong Hyeon membuka hatinya.
Kehadiran Bok Gil dalam cerita ini lebih dari sekadar hewan peliharaan; kucing tersebut menjadi sahabat, pendengar, dan teman emosional bagi Hyun Jong Hyeon. Drama ini menghadirkan kisah persahabatan yang hangat dan penuh makna, menyoroti bagaimana ikatan manusia dengan hewan peliharaan dapat memberikan kenyamanan, dukungan, dan inspirasi dalam menghadapi kehidupan sehari-hari.
5. The Cat (2011)

The Cat menceritakan So Yeon (Park Min Young), seorang perawat hewan peliharaan yang menderita klaustrofobia akibat pengalaman traumatis di masa kecil. Kehidupannya berubah ketika salah satu pelanggan meninggal di dalam lift, meninggalkan kucing peliharaannya, Bi Dan. Misteri kematian tersebut menjadi pusat cerita, dan Bi Dan menjadi satu-satunya saksi yang dapat mengungkap kebenaran di balik tragedi itu.
Kucing Bi Dan dalam cerita ini lebih dari sekadar hewan peliharaan; ia menjadi kunci dalam misteri pembunuhan dan pusat perhatian yang memicu rangkaian peristiwa aneh di sekitar So Yeon. Drama ini menghadirkan ketegangan dan rasa penasaran, menyoroti bagaimana hubungan manusia dengan hewan dapat memainkan peran penting dalam memecahkan misteri dan menghadirkan dimensi emosional dalam cerita horor-thriller.
Kucing dalam drakor dan film ini menunjukkan peran lebih dari sekadar hewan peliharaan. Mereka menambah kedalaman emosi, menghadirkan momen hangat atau menegangkan, dan menjadi tokoh penting dalam alur cerita. Kehadiran mereka membuat setiap cerita terasa lebih hidup dan berkesan.