Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Tersembunyi Baek Ki Tae di Made in Korea

still cut drakor Made in Korea
still cut drakor Made in Korea (instagram.com/disneypluskr)

Baek Ki Tae (Hyun Bin) di drakor Made in Korea kerap dipandang sebagai sosok antagonis ambisius yang rakus kekuasaan dan tanpa empati. Namun, di balik citra dingin dan manipulatifnya, tersimpan latar belakang kelam yang jarang disadari penonton. Fakta-fakta tersembunyi ini menjelaskan bahwa Baek Ki Tae bukan sekadar villain satu dimensi, melainkan produk dari sejarah, trauma, dan sistem yang menekannya sejak muda.

Berikut lima fakta tersembunyi Baek Ki Tae yang memperkaya pemahaman terhadap karakternya. Simak jangan sampai ada yang terlewat, ya!

1. Baek Ki Tae dan kedua adiknya adalah zainichi

still cut drakor Made in Korea
still cut drakor Made in Korea (instagram.com/disneypluskr)

Fakta pertama yang jarang disorot adalah status Baek Ki Tae dan kedua adiknya sebagai zainichi, sebutan bagi orang keturunan Korea yang tinggal di Jepang pada masa itu. Status ini bukan sekadar latar etnis, tetapi identitas yang sarat diskriminasi dan keterasingan.

Sebagai zainichi, mereka hidup di antara dua dunia tanpa benar-benar diterima. Di Jepang, mereka dipandang sebagai warga kelas dua, sementara Korea bukan tanah air yang benar-benar mereka kenal. Identitas liminal ini membentuk rasa tidak aman yang mendalam pada diri Baek Ki Tae, sekaligus menanamkan obsesi untuk suatu hari memiliki kekuasaan yang tak bisa diremehkan siapa pun.

2. Pernah hidup lama di Osaka sebelum 'dipaksa' pulang ke Korea

still cut drakor Made in Korea
still cut drakor Made in Korea (instagram.com/disneypluskr)

Baek Ki Tae menghabiskan masa kecil dan remajanya di Osaka bersama orangtua dan kedua adiknya. Osaka bukan hanya tempat tinggal, tetapi rumah yang memberinya rasa stabil sebelum segalanya runtuh. Kematian orang tua mereka menjadi titik patah yang memaksa Baek Ki Tae dan adik-adiknya kembali ke Korea.

Kepulangan ini bukanlah awal baru yang hangat, melainkan fase penuh keterasingan. Mereka harus beradaptasi dengan budaya, bahasa, dan sistem sosial yang asing. Trauma kehilangan orang tua bercampur dengan tekanan sebagai pendatang membuat Ki Tae tumbuh dengan rasa marah yang terpendam, sekaligus tekad untuk tidak pernah lagi menjadi pihak yang lemah.

3. Hidup serba sulit di Korea dan menanggung beban keluarga

still cut drakor Made in Korea
still cut drakor Made in Korea (instagram.com/disneypluskr)

Sesampainya di Korea, kehidupan Baek Ki Tae jauh dari kata layak. Ia harus menghadapi kemiskinan ekstrem dan stigma sosial sebagai pendatang tanpa akar kuat. Di usia muda, ia tidak memiliki kemewahan untuk bermimpi atau mengejar idealisme.

Segala keputusan hidupnya sejak saat itu didasarkan pada satu tujuan, yaitu bertahan. Kondisi inilah yang perlahan mengikis batas moralnya. Bagi Baek Ki Tae, hukum dan etika sering kali terasa sebagai kemewahan yang hanya dimiliki mereka yang lahir dengan privilese. Tekanan ekonomi menjadi fondasi awal yang kelak membenarkan pilihan-pilihan ekstremnya.

4. Berperan sebagai orang tua bagi dua adiknya

still cut drakor Made in Korea
still cut drakor Made in Korea (instagram.com/disneypluskr)

Setelah kematian orang tua mereka, Baek Ki Tae secara de facto menjadi kepala keluarga. Ia tidak hanya berperan sebagai kakak, tetapi juga sebagai ayah, ibu, sekaligus pelindung bagi kedua adiknya. Peran ini memaksanya dewasa sebelum waktunya.

Ia menjalani berbagai pekerjaan demi menghidupi keluarga, tanpa sempat memproses kesedihan atau kelelahan emosionalnya. Tanggung jawab yang terlalu besar ini membentuk kepribadiannya yang keras dan penuh kontrol. Bagi Ki Tae, kegagalan bukan opsi, karena setiap kesalahan berarti ancaman bagi keluarganya.

5. Pernah menjadi komandan tentara karier yang dipecat tidak hormat

still cut drakor Made in Korea
still cut drakor Made in Korea (instagram.com/disneypluskr)

Sebelum terjun ke dunia intelijen dan bisnis gelap, Baek Ki Tae pernah berkarier sebagai komandan di tentara. Posisi ini menunjukkan bahwa ia memiliki disiplin, kecerdasan strategis, dan jiwa kepemimpinan sejak awal.

Namun, karier militernya berakhir tragis ketika ia dipecat dengan tidak hormat akibat suatu kasus. Pemecatan ini menjadi luka besar dalam hidupnya. Negara yang ia layani justru menyingkirkannya tanpa belas kasihan. Dari sinilah tumbuh rasa sinis terhadap institusi negara dan hukum, yang kelak mendorongnya memanfaatkan sistem demi kepentingannya sendiri.

Kelima fakta tersembunyi ini memperlihatkan bahwa Baek Ki Tae bukan sekadar penjahat yang lahir dari keserakahan. Ia adalah hasil dari sejarah migrasi, kemiskinan, trauma keluarga, dan pengkhianatan negara. Made in Korea dengan cerdas menempatkan latar belakang ini sebagai bayangan yang terus menghantui setiap keputusan Baek Ki Tae, membuatnya menjadi salah satu karakter paling kompleks dan tragis dalam drama Korea modern.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Korea

See More

7 Potret TWS Rayakan Kelulusan Kyungmin dari SMA Hanlim

09 Jan 2026, 12:59 WIBKorea