Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ha Young Disebut Menangis saat Syuting, Buntut Kasus Buyut Pro Jepang

Ha Young Disebut Menangis saat Syuting, Buntut Kasus Buyut Pro Jepang
potret Ha Young (instagram.com/havv_y)
Share Article

Kontroversi kakek buyut Ha Young yang pro Jepang berbuntut panjang. Bahkan, wawancara eksklusif sang aktris untuk drama Netflix Our Sticky Love hingga kerja sama dengan sejumlah merek pun mendadak dibatalkan.

Namun, Ha Young tetap bermain dalam drama SBS The Long Shot Trial. Media Korea pun baru-baru ini melaporkan bahwa Ha Young sempat menangis di tengah syuting drama tersebut. Hal itu diduga berkaitan dengan masalah sejarah keluarganya. Berikut detailnya.

  1. 1. Ha Young dilaporkan menangis di tengah syuting drama SBS The Long Shot Trial

    potret Ha Young
    potret Ha Young (instagram.com/havv_y)

    Meski terjerat kontroversi kakek buyutnya, Ha Young tetap membintangi drama SBS The Long Shot Trial. Berdasarkan laporan eksklusif MyDaily pada Minggu (16/8/2026), ia diketahui menangis di tengah syuting baru-baru ini. Air matanya diduga tumpah karena tidak dapat mengendalikan emosinya.

    Akibatnya, syuting The Long Shot Trial sempat dihentikan sementara. Aktris kelahiran 1993 itu dikabarkan hampir tidak mampu menyelesaikan adegannya setelah beristirahat dan menenangkan diri selama beberapa jam. Namun, tim produksi tetap berhati-hati dan menahan diri untuk tidak memberikan detail spesifik mengenai situasi di lokasi syuting.

  2. 2. Ha Young tetap jadi pemeran utama drama SBS The Long Shot Trial

    potret Ha Young
    potret Ha Young (instagram.com/havv_y)

    Pada Selasa (11/8/2026) lalu, di tengah kontroversi kakek buyut Ha Young yang semakin memanas, SBS telah merilis pernyataan mengenai drama mendatangnya, The Long Shot Trial, yang dibintangi dengan Lee Je Hoon. Tim produksi memastikan sang aktris tetap melanjutkan syuting karena pengerjaannya yang hampir rampung dan dijadwalkan tayang pada awal 2027.

    "The Long Shot Trial telah menyelesaikan sebagian besar proses syuting. Kami mohon pengertian publik karena sulit untuk memberikan detail spesifik mengenai jumlah yang telah difilmkan atau kemajuan produksi yang tepat saat ini," tutur SBS.

    Terkait kontroversi kakek buyut Ha Young yang terbukti pro-Jepang, SBS menegaskan bahwa mereka sudah mengetahui masalah tersebut dan sedang memantau perkembangan situasi dengan cermat. Jika ada kemajuan, SBS akan membagikannya secara terbuka kepada publik.

  3. 3. Apa peran Lee Je Hoon dan Ha Young di drama SBS The Long Shot Trial?

    potret Lee Je Hoon dan Ha Young
    potret Lee Je Hoon dan Ha Young (dok. COMPANY ON | instagram.com/havv_y)

    Sementara drama SBS The Long Shot Trial mengikuti cerita para anggota kantor hukum yang dipimpin oleh Kwon Baek (Lee Je Hoon) seorang mantan pengacara yang sekarang bekerja sebagai manajer kantor hukum. Bersama-sama, mereka akan menemukan cara-cara yang tidak konvensional untuk mengubah kasus-kasus yang tampaknya tidak mungkin dimenangkan menjadi kemenangan.

    Ha Young sendiri berperan sebagai pengacara pemula bernama Yeo Shim Hee, yang tidak memiliki uang maupun koneksi yang kuat tetapi pekerja keras. Berkat jerih payahnya itu, ia kemudian menjadi pengacara utama di kantor hukum Kwon Baek. Pada Oktober 2026 nanti, proses syuting drama The Trauma Code season 2 juga bakal dimulai. Namun, Netflix belum memberikan pernyataan terkait masalah sejarah keluarga Ha Young.

    Kontroversi bermula saat Ha Young tampil di variety show KBS2, Problem Child in House. Dalam acara tersebut, bintang drama Netflix Our Sticky Love itu menyebut warisan empat generasi keluarganya di bidang kedokteran, mulai dari kakek buyut, kakeknya, ayah, hingga kakak perempuannya. Tidak hanya itu, Ha Young juga memperkenalkan kakek buyutnya sebagai seseorang yang belajar kedokteran di Jepang sebelum membuka klinik bergaya Barat di Hanyang, atau Seoul masa kini, dan merawat Kaisar Gojong.

    Setelah acara tersebut, spekulasi mulai menyebar bahwa kakek buyut yang disebut Ha Young adalah dokter Ahn Sang Ho, yang kemudian dikonfirmasi oleh BISTUS Entertainment. Namun, berdasarkan catatan sejarah yang dikorek oleh KNetz, nama Ahn Sang Ho masuk dalam daftar anggota dewan Daejeong Chinmokhoe atau organisasi pro-Jepang pada 1916 yang memicu kontroversi mengenai aktivitasnya selama periode penjajahan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More