7 Humanity Lesson yang Didapatkan Eun Ho di No Tail To Tell

Eun Ho (Kim Hye Yoon) dalam drakor No Tail To Tell merasa bahwa menjadi manusia adalah sebuah mimpi buruk. Ia selama ini terlalu angkuh karena hidup sebagai gumiho yang berumur ratusan tahun dan punya kekuatan sihir.
Seiring berkembangnya cerita, Eun Ho jadi sadar bahwa kehidupan manusia mendatangkan banyak pelajaran bagi dirinya. Ia bisa merasakan sakit yang dirasakan orang lain. Ia juga jadi lebih berhati-hati dalam bertindak karena mengetahui risiko dari keputusan yang ia ambil bisa berdampak besar. Berikut beberapa humanity lesson yang didapatkan Eun Ho sejak berubah menjadi manusia.
1. Eun Ho jadi memahami arti rasa sakit fisik. Ia yang dulu punya kekuatan, kini sadar tubuh manusia itu rapuh dan gak bisa disepelekan apabila sakit

2. Dulu, Eun Ho makan hanya untuk memuaskan diri. Namun, kini ia sadar urusan perut tak bisa ditunda karena makan adalah kebutuhan biologis

3. Eun Ho hidup selama ratusan tahun dan terbiasa berbuat seenaknya. Saat jadi manusia, ia sadar waktunya terbatas dan ia bisa meninggal kapan saja

4. Eun Ho biasa andalkan insting. Setelah jadi manusia, ia merasakan emosi yang kompleks dan sadar emosi gak bisa diselesaikan hanya dengan sihir

5. Dulu ia adalah penyendiri, merasa gak butuh siapa-siapa. Saat jadi manusia, ia sadar manusia adalah makhluk sosial yang bergantung satu sama lain

6. Menghapus ingatan sering jadi jalan pintas Eun Ho untuk selesaikan masalah. Ia belajar moralitas bahwa tindakannya berdampak pada hidup orang lain

7. Saat Si Yeol menangis karena neneknya masih hidup, Eun Ho jadi tahu kebahagiaan bisa bersumber dari hal-hal sederhana

Hidup sebagai makhluk mistis berumur panjang membuat Eun Ho hanya menghabiskan waktu untuk memuaskan dirinya. Sejak menjadi manusia, Eun Ho mendapatkan sederet humanity lesson di atas sehingga ia merasa hidupnya jadi lebih bermakna meskipun perubahan menjadi manusia awalnya bukan sesuatu yang ia inginkan.


















