3 Karakter Dukun di Drakor If Wishes Could Kill, Siapa Terhebat?

- Drakor If Wishes Could Kill menggabungkan horor dan syamanisme lewat aplikasi Girigo yang bisa mengabulkan permintaan dengan bayaran nyawa.
- Haetsal, dukun utama dengan dewa pelindung ular, berjuang memutus kutukan Girigo sambil terikat kekuatan supranaturalnya di hutan.
- Bangwool dan Eob Soon menunjukkan dua sisi berbeda dunia dukun: satu membantu Haetsal melawan roh jahat, satunya menyalahgunakan ilmu hitam demi kepentingan pribadi.
Drakor If Wishes Could Kill memadukan kisah horor dengan tema syamanisme. Ceritanya membahas sebuah aplikasi bernama Girigo yang dikatakan dapat mengabulkan permintaan. Namun, setiap keinginan yang terkabul harus siap dibayar dengan nyawa.
Mengangkat tema syamanjsme dan kutukan hingga keberadaan roh jahat, If Wishes Could Kill pun memiliki beberapa karakter yang digambarkan sebagai dukun. Tokoh-tokoh ini penting dalam konflik awal sampai resolusi cerita. Siapa saja mereka? Yuk, simak!
1. Haetsal

Nama asli Haetsal adalah Kang Ha Young (Jeon So Nee). Sejak jadi dukun, ia lebih sering dipanggil dengan nama Haetsal daripada nama aslinya. Ia juga tidak terlahir dengan kekuatan supranatural. Karena itu, ia dulu menjalani kehidupan biasa. Ia bahkan bekerja di perusahaan besar sebelum akhirnya resign.
Di drakor If Wishes Could Kill tidak dijelaskan asal mula Haetsal menjadi dukun. Hanya disebutkan bahwa kekuatan supranaturalnya begitu besar sehingga akhirnya membelenggu dirinya. Ia jadi tidak bisa keluar dari rumah di hutan sebab jika melanggar, nyawanya terancam.
Dewa pelindung Haetsal ditunjukkan berwujud ular. Setiap kali Haetsal terluka karena melawan roh jahat, dewa tersebut akan menyembuhkannya. Dengan kekuatannya, Haetsal berperan penting dalam upaya melenyapkan kutukan aplikasi Girigo dan menyelamatkan Yoo Se Ah, dkk.
2. Bangwool

Bangwool (Roh Jae Won) berbeda dari dukun lainnya sebab ia awalnya tidak bisa melihat hantu. Ia memakai alat bantu berupa kompas khusus untuk mengetahui keberadaan hantu. Meski begitu, ia menjadi asisten dalam berbagai ritual pengusiran arwah yang dilakukan Haetsal. Ia juga memiliki kepekaan akan kemunculan arwah.
Kemampuan supranatural Bangwool seketika terbuka setelah ia terkena serpihan terkutuk. Mata kanannya terluka karena serangan hantu. Sejak itu, mata tersebut bisa melihat arwah dan kekuatan gaib. Di ending, ia mengatakan matanya bisa mengetahui kekuatan yang mengikat Haetsal. Dengan demikian, ia bilang bisa membantu Haetsal untuk mengontrol kekuatan agar gadis itu bisa keluar dari rumah mereka di hutan.
3. Eob Soon

Eob Soon (Lee Sang Hee) adalah ibu Kwon Si Won (Choi Joo Eun). Oleh masyarakat di sekitar rumahnya, Eob Soon disebut sebagai dukun palsu dan gadungan. Selain itu, ia dituduh membunuh suaminya sendiri. Caranya mempertahankan kekuatan juga negatif, yakni dengan mabuk-mabukan.
Dibandingkan Haetsal atau Bangwool, Eob Soon termasuk dukun yang menyalahgunakan kekuatan supranaturalnya. Eob Soon juga memuja kekuatan jahat dan tidak ragu mempraktikkan ilmu hitam untuk mengirim tulah atau guna-guna pada orang sesuai permintaan kliennya. Ia juga yang mengajari Ryu Dae Ryung (Kim Si A) soal syamanisme sehingga menimbulkan efek domino dengan munculnya kutukan di aplikasi Girigo.
Ketiga karakter di atas dikisahkan sebagai dukun atau syaman dalam drakor If Wishes Could Kill. Masing-masing memiliki ciri khas dan besarnya kekuatan supranatural yang berbeda. Ada juga yang memakai kemampuan mereka untuk menolong orang dan mengusir roh jahat. Namun, ada pula yang memakainya untuk praktik ilmu hitam dan merugikan orang.


















