6 Karakter Villain di Drakor The East Palace, Bikin Emosi!

- The East Palace adalah drakor misteri Netflix yang rilis 17 Juli 2026, mengisahkan kutukan mematikan yang menewaskan para pangeran dan intrik politik perebutan takhta.
- Enam karakter villain terungkap memiliki ambisi gelap, mulai dari Raja hingga Putra Mahkota, yang rela membunuh keluarga demi kekuasaan dan dendam pribadi.
- Setiap tokoh antagonis mendapat balasan atas kejahatan mereka, menegaskan tema karma dan konsekuensi dari ambisi tanpa batas dalam cerita istana penuh rahasia ini.
Penuh plot twist dan misteri, The East Palace merupakan drakor orisinal Netflix yang baru rilis pada 17 Juli 2026. Kisahnya menyoroti sebuah kutukan misterius yang menewaskan para pangeran di istana. Sang raja pun memerintahkan dua karakter dengan kemampuan khusus untuk mematahkan kutukan mematikan itu.
Di samping itu, drakor ini juga menyajikan pertikaian politik untuk merebutkan takhta. Beberapa karakter pun tergolong sebagai antagonis yang telah melakukan berbagai kejahatan. Apa motif dan kejahatan yang telah diperbuat? Simak kisah para villain The East Palace di bawah ini, yuk!
Perhatian, artikel ini mengandung spoiler.
1. Raja

Awalnya, Raja (Cho Seung Woo) tampak menjadi korban yang hidup menderita akibat kutukan. Namun, kutukan tersebut ternyata muncul akibat kejahatan yang telah dilakukan. Dirinya telah menghabisi saudaranya dengan menyamarkannya sebagai kutukan arwah kolam. Hal itu dilakukan supaya bisa naik takhta jadi raja. Bahkan, sang raja juga tega membunuh anaknya sendiri yang telah meniru kejahatannya.
2. Ibu Suri

Terlahir dari keluarga bangsawan, Ibu Suri (Jang Young Nam) hidup dengan mendapatkan apa yang diinginkan. Namun, dirinya yang berhasil jadi ratu ini justru tak kunjung memiliki anak. Hal itu membuatnya merasa cemburu ketika ada dayang yang mendapat kasih sayang dari raja hingga dijadikan selir. Ibu Suri pun memfitnah dayang tersebut hingga berakhir tewas menjadi roh pendendam yang disebut sebagai arwah kolam.
3. Sukbin Choe

Sukbin Choe (Hwang Young Hee) merupakan ibu kandung Raja yang menduduki posisi selir dari mendiang raja. Dirinya sempat ditunjukkan jadi satu-satunya sosok yang menunjukkan kehangatan pada Saeng Gang. Namun, semua itu ternyata hanya akting belaka. Diam-diam, ia memiliki ambisi besar yang membuatnya bekerja sama dengan sang anak untuk menghabisi para pangeran. Bahkan, ia juga melakukan percobaan pembunuhan pada Saeng Gang untuk menutupi kebenaran.
4. Pangeran Ik Sang

Begitu pula dengan Pangeran Ik Sang (Tae In Ho) yang juga punya ambisi besar untuk mengambil alih kekuasaan. Ia ingin menjadikan sang anak sebagai putra mahkota baru karena semua anak laki-laki raja sudah tiada. Untuk mencapainya, Pangeran Ik Sang menugaskan seorang dukun agar mencelakai pangeran termudanya dengan sengaja. Bahkan, sang anak juga dibuat lemah untuk menjebak sang raja dalam kasus peracunan.
5. Dukun Park Soo

Kalau Park Soo (Lee Hong Nae) menjadi sosok dukun yang disewa oleh Pangeran Ik Sang. Ia mampu memiliki kemampuan khusus dengan melayani dewa. Dirinya ditunjukkan sebagai tokoh egois yang tak peduli sama penderitaan orang lain. Bahkan, ia juga tak merasa bersalah pada orang-orang yang hampir celaka akibat perbuatan jahatnya.
6. Putra Mahkota

Sempat dikira sebagai korban, Putra Mahkota (Kwak Dong Yeon) ternyata juga memiliki kejahatan besar. Ia membunuh kakak-kakaknya seperti yang telah dilakukan oleh sang ayah. Kejahatan raja diketahui olehnya berkat kemampuannya yang bisa mendengar hantu. Dirinya pun dibunuh oleh ayahnya dan berakhir menjadi roh pendendam yang mengakibatkan kutukan. Rasa amarah pada sang ayah juga perlahan membuatnya berubah jadi roh jahat.
Tak semua sifat jahatnya ditunjukkan sejak awal, para karakter di atas ternyata telah melakukan tindakan keji. Mereka menghalalkan segala cara untuk menggapai ambisi dan tujuannya. Bahkan, semuanya tak segan melakukan pembunuhan pada orang lain pula. Untung saja, para karakter berakhir mendapat karma di akhir kisah.



















