4 Karakter yang Tewas di Episode Awal 100 Days of Deception, Nyesek!

- Geum Seo Hee ditembak Sato Shinichi pada 1919 di depan ayahnya, Geum Seok Jung, sehingga Yoo So Ran kehilangan keluarga dan kemudian bergabung dengan Gugukdan.
- Aksi Gugukdan membunuh Sato Shinichi di Universitas Kekaisaran Keijo ternyata jebakan polisi Jepang; baku tembak menewaskan anggota mereka, Jang Jung Yeop dan Han Cheol Ryong.
- Geum Seok Jung gagal membalas dendam setelah menyusup ke rumah Yoo Philip, ditangkap polisi, lalu ditembak Sato Shinichi hingga tewas di penjara.
100 Days of Deception merupakan drakor yang berlatar era kolonial Jepang di Korea. Dalam drama ini, Lee Ga Kyung (Kim Yoo Jung) terlibat dengan kelompok Gugukdan. Ia awalnya hanya pencopet yang bercita-cita ingin pergi dari Joseon dan pindah ke Amerika.
Untuk mencapai tujuannya itu, Lee Ga Kyung jadi mata-mata Gugukdan. Ia bekerja sebagai juru bahasa di Kegubernuran Jenderal Joseon. Di sana, ia terlibat dengan Sato Hideo (Park Jin Young) yang merupakan anak angkat Inspektur Jenderal Sato Shinichi (Jin Sun Kyu).
Kelompok Gugukdan mempertaruhkan nyawa agar Joseon bisa merdeka dari Jepang. Bahkan, mereka juga terlibat baku tembak hingga menewaskan beberapa orang. Simak, yuk, karakter yang tewas di episode awal 100 Days of Deception berikut.
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Geum Seo Hee

Park Yoo Ha di 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Geum Seo Hee (Park Yoo Ha) merupakan putri Yoo So Ran (Kim Hyun Joo) yang tewas pada tahun 1919. Gadis kecil itu ditembak oleh Sato Shinichi yang ingin mengancam Geum Seok Jung (Kam Woo Sung).
Geum Seok Jung, suami Yoo So Ran, terlibat dalam gerakan kemerdekaan. Saat ditangkap, ia gak membocorkan informasi apa pun dan tetap diam. Keluarganya juga ditangkap dan sang putri tewas di depan matanya.
Kematian Geum Seo Hee mengubah hidup Yoo So Ran. Perempuan itu kehilangan keluarga dan tempat tinggalnya dalam waktu singkat. Gak lama, ia bergabung dengan Gugukdan untuk membalas dendam.
2. Jang Jung Yeop

Lee Do Goon dan Ko Se Bin di 100 Days of Deception (dok. tvN/100 Days of Deception) Di tahun 1932, anggota Gugukdan merencanakan aksi balas dendam. Mereka ingin membunuh Sato Shinichi yang berperan dalam tragedi tahun 1919. Sato Shinichi memang baru kembali ke Joseon setelah lama di Jepang.
Salah satu aksi yang direncanakan Gugukdan adalah menembak Sato Shinichi yang akan berada di upacara penghargaan di Universitas Kekaisaran Keijo. Namun, ternyata acara itu hanya perangkap agar anggota Gugukdan bisa ditangkap.
Baku tembak itu menewaskan banyak orang di kedua pihak. Salah satu yang tewas adalah Jang Jung Yeop (Lee Do Goon). Ia adalah asisten di Klinik Pengobatan Hanseong yang merahasiakan dirinya anggota Gugukdan dari keluarga.
3. Han Cheol Ryong

Kim In Kwon di 100 Days of Deception (x.com/cjndrama) Han Cheol Ryong (Kim In Kwon) merupakan salah satu penembak sekaligus anggota tertua Gugukdan. Ia tewas dalam baku tembak antara kelompok Gugukdan dan polisi Jepang yang ada di Gyeongseong.
Han Cheol Ryong berjuang dengan segenap jiwanya untuk kemerdekaan Joseon. Ia bahkan bertekad untuk gak menikah sebelum negaranya itu merdeka. Namun, ia tewas setelah terkena tembakan di hari yang sama dengan Jang Jung Yeop.
4. Geum Seok Jung

Kam Woo Sung di 100 Days of Deception (x.com/cjndrama) Geum Seok Jung adalah suami Yoo So Ran yang sudah lama menghilang. Setelah kehidupan dan keluarganya hancur, ia hanya hidup untuk balas dendam pada Sato Shinichi.
Saat mengetahui Sato Shinichi kembali ke Joseon, Geum Seok Jung merencanakan aksinya. Ia menyusup ke rumah wartawan Yoo Philip (Lee Moo Saeng) yang saat itu menjamu Sato Shinichi. Namun, ia terkejut saat mendapati istri yang sudah lama terpisah darinya ada di sana.
Rencana Geum Seok Jung gagal dan ia bersembunyi. Namun, persembunyiannya itu diketahui oleh polisi dan ia pun ditangkap. Gak lama, ia ditembak oleh Sato Shinichi hingga tewas di penjara.
Kehidupan era kolonial Jepang di Korea begitu mencekam di episode awal 100 Days of Deception. Anggota Gugukdan ingin agar negaranya bebas dari kekejaman penjajah. Namun, beberapa dari mereka gugur saat berjuang. Kisahnya bikin nyesek banget, ya.






















