Kasus Doctor X: Mafia in White Episode 4 Ternyata Ada di Dunia Nyata

- Episode 4 Doctor X: Mafia in White menampilkan Dokter Gye menemukan inisial N.D. pada organ pasien, yang diukir Na Dae Il saat operasi darurat di militer.
- Cerita itu mirip kasus 2013: ahli bedah Simon Bramhall mengukir inisial SB pada hati dua pasien transplantasi menggunakan mesin las argon.
- Meski ukiran tidak merusak fungsi organ, Bramhall dikritik karena tanpa persetujuan pasien; ia didenda 10 ribu poundsterling, lisensinya dicabut, dan registrasinya dihapus pada 2022.
Penonton sedang ramai membicarakan kasus medis di akhir Doctor X: Mafia in White (2026) episode 4 yang cukup mind blowing. Terlebih lagi, ternyata kasus medis tersebut mirip dengan kejadian nyata yang terjadi pada tahun 2013.
Kasusnya serupa, yaitu seorang dokter mengukir inisial di organ dalam pasien yang pernah ia operasi. Penasaran bagaimana kemiripan dua kasus tersebut, simak penjelasannya di bawah ini, ya!
1. Di episode 4, Dokter Gye menemukan inisial di organ pasien yang pernah dioperasi Na Dae Il

Still cut drama Doctor X: Mafia in White (instagram.com/sbsdrama.official) Kemunculan Na Dae Il (Jang Seung Jo) di Doctor X: Mafia in White (2026) memunculkan rivalitas, sekaligus kasus baru yang harus Gye Su Jeong (Kim Ji Won) pecahkan. Saat sedang mengoperasi Kwon Chung Hyeon (Oh Jung Taek), Gye Su Jeong menyadari bahwa terdapat inisial N.D di organ pasien tersebut.
Inisial tersebut diukir Na Dae Il beberapa tahun lalu saat masih bertugas di militer. Kala itu, ia terpaksa mengoperasi Kwon Chung Hyeon yang mengalami pendarahan dalam usai dikeroyok oleh prajurit lain di barak.
2. Kasus Na Dae Il pernah terjadi di real life pada 2013

Still cut drama Doctor X: Mafia in White (instagram.com/sbsdrama.official) Saat episode 4 ditayangkan, sejumlah netizen teringat dengan kasus yang pernah terjadi pada tahun 2013. Dilansir ET News, Simon Bramhall, ahli bedah spesialisasi hati, limpa, dan pankreas yang bekerja di Queen Elizabeth Hospital Birmingham melakukan kontroversi serupa dengan Na Dae Il.
Ia mengukir inisial SB di permukaan hati dua pasien yang menjalani transplantasi hati. Terungkap bahwa Simon Bramhall menggunakan Mesin Las Argon yang biasa digunakan untuk menghentikan pendarahan dan menandai lokasi operasi, saat mengukir inisial. Kasus ini terungkap saat koleganya, seperti Dokter Gye melakukan operasi lanjutan dan menemukan insial SB berukuran sekitar 4 cm.
3. Dokter Simon Bramhall mendapat kritikan dan harus membayar denda

Still cut drama Doctor X: Mafia in White (instagram.com/seungjo0901) Melalui investigasi, diketahui bahwa insial tersebut akan hilang seiring berjalannya waktu dan tidak akan merusak fungsi organ. Namun, tindakan Simon Bramhall yang dilakukan tanpa persetujuan pasien tetap mendapat kritik dari masyarakat. Selain itu, salah satu pasien juga mengalami masalah psikologis yang signifikan.
Ahli bedah tersebut mengakui kesalahannya mengukir inisial di permukaan hati dua pasien pada 2017 dan didenda 10 ribu poundsterling atau Rp240 juta tahun berikutnya. Selain lisensinya dicabut, ia juga dikeluarkan dari daftar registrasi medis oleh Medical Practitioners Tribunal Service (MPTS) pada 2022.
Drakor memang kerap menyisipkan kasus atau kisah nyata di dalam alur cerita mereka untuk menambah efek dramatis dan kedekatan dengan penonton. Kira-kira di episode mendatang, Doctor X: Mafia in White (2026) bakal membahas kasus apa lagi, ya?























