Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Kang Pi O Dibenci Sang Kakek di Four Hands, Two Sonatas?
still cut drama Four Hands, Two Sonatas (Instagram.com/tvn_drama)
  • Kang Seung Woon membenci Kang Pi O karena kelahirannya dari kehamilan di luar nikah Kang Ji Hye, yang dianggapnya sebagai aib keluarga.
  • Sang kakek menilai Kang Pi O menghancurkan masa depan Kang Ji Hye, yang sebelumnya berprestasi dan bercita-cita menjadi balerina di luar negeri.
  • Meski teknik pianonya kuat berkat latihan keras, Kang Pi O dinilai tak memiliki bakat alami dan permainan yang mampu menyentuh hati pendengar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sejak kecil Kang Pi O (Song Kang) sudah menggeluti dunia seniman di Four Hands, Two Sonatas. Permainan pianonya gak pernah gagal membuat banyak orang takjub. Sangking berprestasinya, Kang Pi O sudah biasa keluar sebagai pemenang.

Namun, ada satu hal yang membuatnya tidak puas, yakni pengakuan sang kakek. Kang Seung Woon (Jung Jin Young) tak pernah sekalipun memberi pujian, seolah perminannya sangat buruk. Lantas, kepada sang kakek begitu membenci Kang Pi O?

1. Kang Pi O adalah anak diluar nikah

Song Kang di drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

Sebelumnya, para penonton masih dibuat penasaran dengan alasan Kang Seung Woon membenci Kang Pi O. Hingga rasa penasaran ini sedikit terjawab di episode 5 dan 6. Di mana ternyata kehadiran Kang Pi O memang tidak pernah diharapkan.

Ibu Kang Pi O, Kang Ji Hye (Yoon Se Ah) ternyata hamil di luar nikah. Bagi Kang Seung Woon ini merupakan aib yang tak bisa ia terima. Namun, masih belum diketahui siapa ayah kandung dari Kang Pi O.

2. Dianggap sebagai penghancur masa depan Kang Ji Hye

Song Kang di drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

Bukan hanya tidak diterima, Kang Seung Woon juga menganggap Kang Pi O sebagai penghancur masa depan anaknya. Dulu Kang Ji Hye dikenal sangat berprestasi dan memutuskan untuk ke luar negeri menjadi balerina. Namun, Kang Ji Hye justru pulang dalam keadaan sedang mengandung.

Impian Kang Seung Woon untuk melihat anaknya bersinar justru mendapat kekecewaan. Belum lagi dia harus menanggung malu, mengingat popularitasnya sebagai pianis ternama. Itu sebabnya ia tak pernah memberikan perhatian dan kasih sayang layaknya kakek dan cucu.

3. Tidak punya bakat alami sebagai pianis

Song Kang di drama Four Hands, Two Sonatas (instagram.com/tvn_drama)

Untuk mendapat pengakuan sang kakek, Kang Pi O bekerja keras tanpa henti untuk menjadi seorang pianis. Di saat anak-anal seumurannya menikmati masa muda, Kang Pi O malah berkutat dengan partitur piano. Bahkan waktu istirahat dihabiskan hanya untuk berlatih piano.

Di sisi lain, Kang Pi O hampir tak berkah bermain piano karena menyenangkan. Meski menguasai teknik bermain piano dengan baik, tapi permainannya sangat membosankan. Kang Pi O memang menakjubkan, tapi permainan pianonya seolah tak memiliki nyawa.

Itu sebabnya, Kang Seung Woon tak pernah memberi pujian. Sebaliknya, ia justru meminta Kang Pi O untuk berhenti bermain piano. Sebab, bagi Kang Seung Woon menjadi pianis bukan hanya soal teknik, tapi bagaimana menyentuh hati pendengar.

Pengakuan sang kakek adalah tujuan utama Kang Pi O. Namun, seberapa keras dia sudah berusaha, sang kakek tetap tidak melihatnya. Akankah Kang Pi O berhasil meluluhkan hati Kang Seung Woon di Four Hands, Two Sonatas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article