Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Keputusan Gu Cheon yang Mengubah Jalan Cerita The East Palace
still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Gu Cheon (Nam Joo Hyuk) menjadi tokoh yang paling berperan dalam mengungkap berbagai misteri di The East Palace (2026). Meski bukan bagian dari keluarga kerajaan, berkat kemampuannya memasuki Alam Gwi, ia berhasil menguak misteri yang menyelimuti istana Timur selama kurang lebih 30 tahun terakhir.

Menariknya, perubahan besar dalam cerita tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan Gu Cheon, tetapi juga keputusan-keputusan penting yang ia ambil. Meski beberapa di antaranya harus mempertaruhkan nyawanya sendiri, keputusan tersebut justru menjadi titik balik yang mengubah arah cerita. Berikut lima keputusan Gu Cheon yang paling berpengaruh sepanjang cerita The East Palace.

1. Melaksanakan perintah Raja untuk mengusir Arwah Kolam

still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Awalnya, Gu Cheon sama sekali tidak tertarik menerima permintaan Raja (Cho Seung Woo) untuk mengusir Arwah Kolam. Ia bahkan berulang kali menolak karena merasa kasus tersebut menyimpan terlalu banyak kejanggalan. Namun, Raja mengancam akan menghukum dan melarangnya meninggalkan istana jika tetap menolak.

Tidak memiliki pilihan lain, Gu Cheon akhirnya menerima tugas tersebut. Keputusan ini yang membawanya masuk ke dalam rahasia terbesar keluarga kerajaan. Sejak saat itu, ia mulai mengungkap satu per satu kebohongan yang selama puluhan tahun disembunyikan di balik mitos Arwah Kolam.

2. Bekerja sama dengan Saeng Gang

still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Pada awalnya, Gu Cheon menganggap Saeng Gang (Roh Yeon Seo) hanya sebagai pengawas yang ditugaskan Raja untuk mengawasinya selama berada di istana. Ia pun tidak terlalu memercayai perempuan tersebut karena mengira kehadirannya hanya akan menghambat penyelidikan. Hubungan keduanya sempat dipenuhi rasa curiga.

Namun, semuanya berubah setelah Gu Cheon mengetahui kemampuan Saeng Gang mendengar suara arwah. Kemampuan tersebut berkali-kali membantunya menemukan petunjuk yang tidak bisa ia dapatkan sendiri. Sejak saat itu, mereka mulai bekerja sama untuk mengungkap misteri di balik berbagai tragedi kerajaan.

3. Kembali ke istana demi menyelamatkan Saeng Gang

still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Setelah berhasil mengusir arwah Dayang Kesayangan (Hong Su Zu) yang selama ini dianggap sebagai Arwah Kolam, Gu Cheon akhirnya diizinkan meninggalkan istana. Meski begitu, ia merasa ada sesuatu yang tidak beres karena kutukan masih terus berlanjut. Ia pun menyadari bahwa Dayang Kesayangan bukan dalang sebenarnya di balik seluruh tragedi.

Di saat yang sama, Gu Cheon mengetahui bahwa Saeng Gang juga berada dalam bahaya. Karena merasa berutang nyawa kepada sang putri, ia memutuskan kembali ke istana meski sebenarnya sudah bebas. Keputusan tersebut membuat penyelidikannya berlanjut hingga berhasil mengungkap dalang yang sesungguhnya.

4. Mengambil mata Gwimae untuk memulihkan penglihatannya

still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Gu Cheon sempat mengalami masalah penglihatan setelah memulai penyelidikan soal Arwah Putra Mahkota (Kwak Dong Yeon). Ia diserang oleh dukun suruhan Pangeran Ik Sang, sehingga Gu Cheon nyaris kehilangan penglihatannya. Demi melanjutkan penyelidikan, Gu Cheon memutuskan mengambil mata Gwimae agar bisa kembali melihat.

Setelah menggunakan mata Gwimae, Gu Cheon menjadi semakin dekat dengan dunia para arwah, penglihatannya menjadi lebih tajam. Di sisi lain, ia pun harus menghadapi risiko yang lebih besar setiap kali memasuki Alam Gwi. Meski begitu, kemampuan tersebut sangat membantunya mengungkap rahasia yang sebelumnya tersembunyi.

5. Membuat perjanjian dengan Gwimae Purba

still cuts drama The East Palace (dok. Netflix/The East Palace)

Saat Putra Mahkota telah berubah menjadi Ak Gwi, Gu Cheon menyadari bahwa kekuatannya saja tidak cukup untuk mengalahkan musuh tersebut. Demi menyelamatkan kerajaan, ia akhirnya membuat perjanjian dengan Gwimae Purba,  meskipun keputusan ini harus mengorbankan hidupnya sendiri. Gu Cheon melakukan ini semua demi mengalahkan Arwah Putra Mahkota sekaligus menyelamatkan Saeng Gang. 

Berkat perjanjian tersebut, Gu Cheon berhasil memperoleh kekuatan yang cukup untuk menghadapi Putra Mahkota. Namun, sebagai gantinya ia akan berubah menjadi Ak Gwi dan tetap terikat di Alam Gwi. Keputusan itu sekaligus menjadi pengorbanan terbesar yang ia lakukan sepanjang cerita.

Setiap keputusan yang diambil Gu Cheon selalu membawa konsekuensi besar, baik bagi dirinya maupun orang-orang di sekitarnya. Meski harus mempertaruhkan nyawa dan masa depannya, ia tetap memilih melakukan hal yang menurutnya benar demi mengungkap kebenaran. Tanpa keberanian Gu Cheon mengambil keputusan-keputusan tersebut, rahasia kelam keluarga kerajaan mungkin tidak akan pernah terungkap. Menurutmu, keputusan mana yang paling mengubah jalan cerita di The East Palace?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article