5 Kesalahan Shin I Rang pada Ibunya di Phantom Lawyer

- Shin I Rang digambarkan sebagai anak yang menyayangi ibunya, namun sering membuat keputusan tanpa sepengetahuan sang ibu demi mengejar impian menjadi pengacara.
- Ia berbohong tentang pekerjaannya, membuka firma hukum sendiri, dan memakai uang deposit properti milik ibunya untuk memulai kariernya.
- Selain menyembunyikan kesulitan kerja, Shin I Rang juga menutupi kemampuan melihat arwah agar ibunya tidak khawatir, menunjukkan konflik antara kasih sayang dan ambisi pribadinya.
Hubungan orang tua dan anak sering kali dipenuhi dengan kasih sayang sekaligus kekhawatiran. Dalam drakor Phantom Lawyer, hubungan antara Shin I Rang (Yoo Yeon Seok) dan ibunya juga digambarkan hangat, tetapi tidak lepas dari beberapa keputusan yang membuat sang ibu khawatir.
Shin I Rang sebenarnya sangat menyayangi ibunya yang telah berjuang keras membesarkannya. Namun, dalam proses mengejar impian sebagai pengacara, ia sempat melakukan beberapa hal yang bisa dianggap sebagai kesalahan terhadap ibunya. Berikut lima kesalahan Shin I Rang pada ibunya di Phantom Lawyer.
1. Berbohong tentang pekerjaannya

Salah satu kesalahan pertama yang dilakukan Shin I Rang adalah berbohong kepada ibunya mengenai pekerjaannya. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah diterima bekerja di sebuah firma hukum.
Padahal kenyataannya, ia masih kesulitan mendapatkan pekerjaan setelah lulus sebagai pengacara. Penolakan demi penolakan membuatnya berada dalam situasi yang cukup sulit. Shin I Rang sebenarnya tidak berniat menyakiti hati ibunya. Ia hanya ingin membuat ibunya merasa tenang dan bangga terhadap dirinya.
2. Membuka firma hukum sendiri tanpa sepengetahuan ibunya

Karena terus mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan, Shin I Rang akhirnya mengambil keputusan besar. Ia memilih membuka firma hukumnya sendiri. Keputusan tersebut ia ambil secara diam-diam tanpa memberitahukan ibunya terlebih dahulu. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu berdiri sendiri. Meski dilakukan dengan niat baik, keputusan tersebut tetap membuatnya merasa bersalah. Ia sadar bahwa ibunya berhak mengetahui langkah besar dalam hidupnya.
3. Menggunakan uang deposit properti milik ibunya

Kesalahan lain yang cukup besar adalah ketika Shin I Rang menggunakan uang deposit milik ibunya. Uang tersebut sebenarnya berkaitan dengan properti yang dimiliki ibunya. Tanpa sepengetahuan sang ibu, Shin I Rang menggunakan uang tersebut untuk menyewa kantor bagi firma hukumnya. Ia merasa tidak memiliki pilihan lain untuk memulai kariernya.
4. Membuat ibunya khawatir dengan pekerjaannya

Sejak membuka firma hukum sendiri, kehidupan Shin I Rang menjadi semakin sibuk. Ia harus menangani berbagai kasus yang tidak selalu mudah. Beberapa kasus bahkan melibatkan situasi berbahaya yang membuatnya berada dalam risiko. Hal ini tentu bisa membuat ibunya sangat khawatir jika mengetahuinya. Namun, Shin I Rang sering menyembunyikan kesulitan yang ia alami. Ia tidak ingin ibunya memikirkan terlalu banyak hal.
5. Menyembunyikan kemampuan melihat arwah

Kesalahan terakhir yang cukup besar adalah ketika Shin I Rang menyembunyikan kemampuan barunya. Setelah membuka kantor, ia mulai bisa melihat arwah. Namun, ia memilih tidak menceritakan hal tersebut kepada ibunya. Ia khawatir ibunya akan merasa takut atau semakin cemas.
Berbagai kesalahan Shin I Rang pada ibunya di Phantom Lawyer menunjukkan bahwa perjalanan tokoh utama dalam drakor tersebut tidak selalu berjalan mulus dan penuh dengan keputusan sulit. Meski sempat membuat ibunya khawatir, kisah Shin I Rang dalam Phantom Lawyer tetap memperlihatkan bahwa semua tindakannya berangkat dari keinginan untuk membuktikan diri dan membalas perjuangan ibunya dengan cara yang ia yakini benar.