Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Nasib Buruk yang Menimpa Ju Yi Jae di Drakor Dream to You

7 Nasib Buruk yang Menimpa Ju Yi Jae di Drakor Dream to You
Still cut drama Dream to You (instagram.com/ena_drama)
Share Article

Ju Yi Jae (Lee Hye Ri) dalam drakor Dream to You adalah sosok yang punya mimpi untuk menjadi seorang sutradara. Ia sangat mengusahakan mimpinya tersebut. Namun, jalan hidup membuatnya harus menyerah pada mimpinya tersebut.

Entah mengapa terjadi berbagai hal buruk yang membuat hidup Ju Yi Jae terasa sangat sulit baginya. Nasib buruk seolah menjadi takdirnya. Berikut beberapa nasib buruk dalam hidupnya.

1. Ju Yi Jae yang bercita-cita menjadi seorang sutradara sukses harus merelakan cita-citanya itu

Still cut drama Dream to You
Still cut drama Dream to You (instagram.com/ena_drama)

2. Ju Yi Jae gak sempat mengikuti ujian untuk masuk sekolah film karena dirinya ragu saat ingin melakukannya

Still cut drama Dream to You
Still cut drama Dream to You (instagram.com/ena_drama)

3. Di hari dirinya harus ujian, Ju Yi Jae juga mengalami kecelakaan yang membuatnya sempat koma

Still cut drama Dream to You
Still cut drama Dream to You (instagram.com/ena_drama)

4. Kaki Ju Yi Jae juga mengalami luka parah yang membuatnya kesulitan untuk berjalan normal

Still cut drama Dream to You
Still cut drama Dream to You (instagram.com/ena_drama)

5. Pada akhirnya Ju Yi Jae memilih menyerah dengan mimpinya sehingga membuatnya merasa patah semangat

Still cut drama Dream to You
Still cut drama Dream to You (instagram.com/ena_drama)

6. Jalan hidup membuat Ju Yi Jae akhirnya menjadi seorang reporter sekaligus pembawa acara, namun ia sering mengalami ketidakadilan

Still cut drama Dream to You
Still cut drama Dream to You (instagram.com/ena_drama)

7. Selain itu, ekonomi Ju Yi Jae tetap saja sulit meski ia berusaha bekerja dengan sangat keras

Still cut drama Dream to You
Still cut drama Dream to You (instagram.com/ena_drama)

Meski nasib yang dijalaninya cukup buruk, ia masih mampu menghadapi semuanya. Ia masih punya semangat hidup yang cukup sehingga mampu menjalani hari-harinya yang sulit tersebut. Ia yakin kedepannya akan ada kebahagiaan yang menantinya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More