7 Obsesi Kang Pi O di Drakor Four Hands, Two Sonatas

- Kang Pi O dikenal sebagai pianis berbakat yang terbiasa menjuarai kompetisi dan berambisi mempertahankan posisi sebagai yang terbaik di sekolahnya.
- Obsesi menjadi nomor satu dipicu keinginan mendapat pengakuan kakeknya, tekanan ibunya saat kalah, serta kekalahan masa kecil dari Choi Jeong Yo.
- Demi menjadi pianis sempurna, Pi O ingin dibimbing Do Hyun Soo, berlatih hingga jarinya berdarah, dan bersedia bekerja sama dengan rivalnya.
Kang Pi O (Song Kang) dikenal sebagai salah satu pianis paling berbakat di sekolahnya dalam drakor Four Hands, Two Sonatas. Ia terbiasa menjadi yang terbaik dan terus berusaha mempertahankan posisinya tersebut. Bukan hal yang aneh baginya jika sekolah sampai mengadakan acara besar-besaran hingga mengumpulkan banyak siswa karena ia sering menjuarai kompetisi bergengsi.
Ambisi Kang Pi O untuk menjadi pianis nomor satu ternyata tidak hanya muncul dari keinginannya untuk unggul dalam kompetisi. Ada sosok sang kakek, Kang Seung Woon (Jung Jin Young), yang menjadi standar sekaligus sumber pengakuan yang selama ini ingin ia dapatkan. Ketika muncul siswa baru yang punya bakat bernama Choi Jeong Yo (Lee Jun Young), ia diam-diam merasa cukup iri. Obsesinya untuk bisa menjadi pianis terbaik jadi kian membesar. Berikut adalah sederet bentuk obsesi tersebut.
1. Ingin mendapat pengakuan dari kakeknya. Ia bertekad untuk membuktikan bahwa ia punya potensi yang besar dan gak akan kabur jika ada masalah

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas) 2. Baginya, sederet piala yang berhasil ia dapatkan dari setiap kompetisi yang ia ikuti tidak ada nilainya jika kakeknya gak mengakui ia berbakat

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas) 3. Harus jadi yang terbaik dan selalu unggul, Kang Pi O terobsesi untuk selalu jadi nomor 1 karena sejak kecil ibunya murka jika ia kalah

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas) 4. Kekalahan dari Choi Jeong Yo saat masih kecil begitu membekas. Ia merasa usahanya kurang karena kalah dari Choi Jeong Yo yang punya bakat alami

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas) 5. Ingin Do Hyun Soo menjadi mentornya. Ia ingin jadi penampil sempurna, bukan sekadar andal menggunakan teknik saat bermain piano

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas) 6. Kang Pi O gak mau tampil tanpa cela. Di awal episode, jari-jari tangannya sampai berdarah saat memainkan piano

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas) 7. Untuk jadi pianis hebat, ia bersedia untuk kerja sama dengan Choi Jeong Yo. Ia yang egonya tinggi mulai merendah agar bisa jadi yang terbaik

cuplikan drama Four Hands, Two Sonatas (dok. tvN/Four Hands, Two Sonatas) Menjadi pianis punya banyak arti bagi Kang Pi O. Dengan menjadi pianis terbaik, ia akan diakui oleh kakeknya sebagai orang berbakat sehingga tak heran jika ia sampai terobsesi.





















