Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Pertanyaan soal Korban di Akhir The Affair was Just the Beginning

5 Pertanyaan soal Korban di Akhir The Affair was Just the Beginning
still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning (instagram.com/hs_kim_95)
  • The Affair was Just the Beginning bergeser dari drama perselingkuhan menjadi misteri kriminal setelah Kyung Hee menemukan mayat bersama suaminya, Jae Hong.
  • Kematian korban diduga bukan akibat tabrakan Ye Ji dan Min Seo, sementara kedua anak itu menanggung rahasia serta dampak keputusan orang dewasa.
  • Kyung Hee, Soo Jung, dan karakter lain digambarkan berada di batas abu-abu antara korban dan pelaku, dipicu kebohongan, ambisi, tekanan status sosial, serta perebutan hak asuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Drama Korea The Affair was Just the Beginning sejak awal memang terlihat seperti kisah perselingkuhan biasa dengan bumbu drama rumah tangga. Tapi begitu Park Kyung Hee (Kim Hye Soo) mengikuti suaminya Lim Jae Hong (Kim Ji Hoon) dan menemukan mayat di hadapannya, semua asumsi penonton langsung buyar. Yang awalnya tentang pengkhianatan cinta, perlahan berubah menjadi pusaran kriminalitas, pemerasan, dan pertanyaan moral yang jauh lebih rumit dari sekadar siapa yang selingkuh.

Di delapan episode yang padat, drama ini memaksa kita untuk mempertanyakan ulang siapa sebenarnya korban dalam setiap situasi. Karakter yang di awal terlihat sempurna ternyata menyimpan sisi kelam, sementara mereka yang tampak bersalah bisa jadi hanya korban keadaan yang tidak berdaya. Lewat lima pertanyaan reflektif ini, kita akan mengupas bagaimana The Affair was Just the Beginning mengaburkan batas antara korban dan pelaku.

  1. 1. Apakah mayat yang ditemukan benar-benar satu-satunya korban dalam cerita ini?

    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning
    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning (instagram.com/hs_kim_95)

    Jasad yang ditemukan Jae Hong dan kemudian dikubur Kyung Hee di halaman rumah mewah mereka jelas adalah korban fisik pertama yang muncul. Tapi seiring berjalannya cerita, kita sadar bahwa jumlah korban tidak berhenti di satu orang. Ada korban lain yang tanpa disadari muncul di beberapa episode.

    Fakta bahwa korban sebenarnya tidak meninggal akibat ditabrak oleh Lim Ye Ji (Jeon Si Hyun) dan Joo Min Seo (Do Young Seo). Korban tewas setelah terlibat perkelahian dengan seseorang, membuka kemungkinan bahwa ada pelaku lain yang belum terungkap. Pertanyaan tentang siapa yang benar-benar bertanggung jawab atas kematian korban menjadi teka-teki yang menghantui hingga akhir.

  2. 2. Bukankah Lim Ye Ji dan Min Seo juga korban dari keputusan orang tua mereka?

    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning
    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning (instagram.com/hs_kim_95)

    Keduanya hanyalah anak-anak yang tidak sengaja terlibat dalam kecelakaan. Namun, justru merekalah yang paling dirugikan oleh kebohongan orang dewasa. Ye Ji dan Min Seo harus menanggung beban rahasia yang seharusnya tidak pernah mereka pikul.

    Di sisi lain, orang tua mereka sibuk menutup-nutupi demi melindungi citra dan reputasi. Mereka menjadi korban dari sistem yang lebih besar. Sistem yang memuat kepentingan orang dewasa selalu diutamakan di atas keselamatan dan kesejahteraan anak.

  3. 3. Apakah Park Kyung Hee pantas disebut korban atau justru pelaku utama?

    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning
    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning (instagram.com/coupangplay)

    Di satu sisi, Kyung Hee adalah istri yang dikhianati, seorang ibu yang hanya ingin melindungi keluarganya dari kehancuran. Ia terjebak dalam situasi yang tidak pernah ia inginkan dan terpaksa mengambil keputusan ekstrem demi menyelamatkan nama baik yang telah ia bangun bertahun-tahun. Nama baik yang dia perjuangkan, bukan didapat cuma-cuma.

    Namun, di sisi lain, keputusannya untuk mengubur mayat dan menyembunyikan bukti kejahatan justru menjadikannya bagian dari lingkaran kriminalitas yang tak berujung. Kyung Hee adalah contoh sempurna dari karakter abu-abu yang bisa menjadi korban sekaligus pelaku dalam waktu bersamaan. Sosoknya jadi karakter yang paling rumit dalam cerita ini.

  4. 4. Apakah Ahn Soo Jung benar-benar hanya tetangga yang kebetulan terlibat?

    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning
    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning (instagram.com/hs_kim_95)

    Ahn Soo Jung (Cho Yeo Jeong) awalnya tampil sebagai dokter kulit sukses yang sedang berjuang dalam perceraian dan perebutan hak asuh anak. Namun, keterlibatannya dengan Jae Hong dan rekaman yang ia miliki membuat posisinya semakin rumit. Ia bisa menjadi korban dari tekanan mantan suaminya Joo Bo Sung (Kim Jae Chul), tapi ia juga memiliki kuasa untuk menghancurkan kehidupan orang lain dengan informasi yang ia punya.

    Pertanyaan tentang apakah Soo Jung adalah korban atau justru dalang di balik semua kekacauan ini menjadi salah satu misteri yang paling menggoda untuk dipecahkan. Kehadirannya bukan hanya mengisi cerita, tetapi menjadi kait yang menghubungkan jalan cerita keseluruhan. Karakter yang dinamikanya berpengaruh hingga akhir.

  5. 5. Apakah kita semua adalah korban dari sistem yang kita bangun sendiri?

    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning
    still cut drama Korea The Affair was Just the Beginning (instagram.com/coupangplay)

    Drama ini dengan cerdas menunjukkan bahwa setiap karakter memiliki sisi gelap dan alasan masing-masing untuk bertahan. Kyung Hee dan Jae Hong terpaksa berbohong karena tekanan masyarakat dan ekspektasi status sosial yang mereka ciptakan. Soo Jung dan Bo Sung saling menjatuhkan demi hak asuh anak tanpa memikirkan dampaknya pada Min Seo.

    Pada akhirnya, tidak ada satu pun karakter yang sepenuhnya bersih atau sepenuhnya bersalah. Mereka semua adalah korban dari ambisi, ketakutan, dan keputusan-keputusan yang diambil dalam kepanikan.

    Ketika semua episode The Affair was Just the Beginning usai ditonton, kita tidak bisa dengan mudah menunjuk siapa yang pantas disebut korban dan siapa yang layak disalahkan, karena setiap karakter ternyata menyimpan luka dan kesalahan yang saling terkait dalam sebuah permainan rumit yang tidak pernah dimulai oleh satu orang pun. Hal yang tersisa hanyalah pertanyaan-pertanyaan yang terus menggantung, mengingatkan kita bahwa dalam hidup, batas antara pihak yang dirugikan dan pihak yang merugikan seringkali lebih tipis dari yang kita kira, dan terkadang yang paling menderita adalah mereka yang paling keras berusaha untuk terlihat sempurna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More