Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Review Drama Merry Berry Love: Semanis Apa Chemistry Yu Bin dan Karin?

5 min read
Review Drama Merry Berry Love: Semanis Apa Chemistry Yu Bin dan Karin?
Cuplikan trailer drama Korea Merry Berry Love (youtube.com/ディズニープラス)
  • Merry Berry Love mengisahkan desainer tata ruang asal Korea Lee Yu Bin yang datang ke Jepang untuk mengurus lahan ayahnya usai tersandung dugaan penipuan, lalu bertemu petani stroberi Karin Shirahama di Pulau Charo.

  • Drama ini menonjol lewat sinematografi menarik, alur cerita ringan, komedi yang menghibur, serta kilas balik yang memperdalam latar belakang karakter Yu Bin dan Karin.

  • Chemistry Ji Chang Wook dan Mio Imada berkembang natural dari konflik menjadi asmara di tengah perbedaan bahasa di antara mereka.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jatuh cinta memang gak bisa ditebak, ya. Sosok yang awalnya terasa asing dan menyebalkan bisa saja perlahan mencuri hati seseorang. Situasi inilah yang kira-kira dirasakan Mio Imada ketika berjumpa dengan Ji Chang Wook di sebuah desa di Pulau Charo dalam drama terbaru mereka, Merry Berry Love.

Bisa dibilang, drakor ini memiliki keunikan tersendiri. Pasalnya, Merry Berry Love gak cuma menawarkan kisah romansa komedi dengan latar pedesaan, tetapi juga mempertemukan aktor dari dua negara berbeda. Kali ini, Ji Chang Wook yang telah dikenal luas sebagai aktor Korea Selatan harus beradu akting dengan Mio Imada, aktris asal Jepang.

Hasilnya? Chemistry Ji Chang Wook dan Mio Imada rasanya gak perlu diragukan lagi, deh. Dengan alur cerita yang mudah diikuti, drama ini sukses menghanyutkan saya dalam perkembangan hubungan mereka di setiap episode demi episode. Penasaran seperti apa manisnya chemistry mereka? Cus, keep scroll buat tahu review drakor Merry Berry Love dari IDN Times di bawah ini!

Eits, ada konten spoiler di artikel ini.

  1. Sinopsis Drama Korea Merry Berry Love (2026)

    Latar belakang yang dimiliki Lee Yu Bin (Ji Chang Wook) bisa dibilang gak sembarangan. Ia adalah seorang desainer tata ruang asal Korea yang meraih kesuksesan besar. Namun, masalah dugaan penipuan yang menimpa Yu Bin membuat karier dan kesuksesan yang selama ini diraihnya lenyap begitu saja. Ia pun memutuskan terbang ke Jepang untuk mengurus penjualan lahan peninggalan ayahnya dengan harapan dapat mengubah nasib hidup.

    Situasi itu rupanya mempertemukan Yu Bin dengan seorang petani stroberi muda di Pulau Charo bernama Karin Shirahama (Mio Imada). Selama ini, Karin telah mencurahkan segenap hati dan jiwanya untuk menghasilkan stroberi terbaik dari ladangnya. Pertemuan yang awalnya dibumbui konflik karena sebuah kesalahpahaman tidak terduga perlahan berubah menjadi perasaan cinta setelah keduanya kerap menghabiskan waktu bersama.

    Merry Berry Love
    2026
    4/5
    Directed by Kim Soo Jung, Noh Young Seop
    Producer

    Park Chae Eun, Lee Soo Ji, Kim Geun Sil, Kenji Ikeda, Soji Inose, Shinichiro Kubo, Reon Iwam

    Writer

    Lee Tae Yoon

    Age Rating

    13+

    Genre

    Komedi, Drama Romantis

    Duration

    47-48 Minutes

    Release Date

    07 Oktober 2026

    Theme

    farm worker, romcom, romance, remote island, strawberry, excited

    Production House

    Jayuro Pictures, Nippon Television Network Corporation, CJ ENM Japan, Shochiku Film Studio

    Where to Watch

    Disney+

    Cast

    Ji Chang-wook, Mio Imada, Nam Yoon-su, Rinka Kumada, Jung Soon-won

  2. Trailer Drama Korea Merry Berry Love (2026)

    Cuplikan Drama Korea Merry Berry Love (2026)

  3. 1. Sinematografi menarik dan ilustrasi gambar tangan bikin visual ciamik

    Salah satu aspek menarik dari drama ini adalah sinematografinya. Merry Berry Love gak hanya mengandalkan pengambilan gambar yang berfokus pada para karakter. Sedari episode pertama, penonton sudah diajak menikmati keindahan Pulau Charo lewat teknik pengambilan gambar bird's-eye view. Hamparan sawah dan laut pun terlihat dengan sangat jelas, sehingga membawa kesan yang menyenangkan sekaligus menjadi healing buat penonton. Selain itu, ilustrasi bergaya gambar tangan berupa awan, matahari, dedaunan, traktor, hingga kapal yang terlihat pada adegan tersebut menjadi sentuhan yang ikut membuat visual drama terasa manis.

    Adegan Yu Bin dan Karin saat beradu suit batu, gunting, kertas demi memperebutkan satu tiket feri menuju Pulau Charo juga gak luput dari perhatian saya ketika menyaksikan drama ini. Teknik close-up yang menyorot mata Ji Chang Wook dan wajah Mio Imada dari jarak dekat sukses menghadirkan ketegangan kecil di antara keduanya. Persaingan mereka pun terasa semakin seru dan lucu dengan tambahan efek suara "Yoooo" yang memang udah gak asing bagi banyak orang.

  4. 2. Ceritanya ringan dengan sentuhan komedi yang menghibur

    Kalau ngomongin soal cerita, drakor Merry Berry Love memiliki alur yang gampang banget diikuti penonton. Membawa premis tentang dua orang dengan latar belakang berbeda, drama ini berhasil dengan mulus mempertemukan Yu Bin dan Karin lewat kejadian kebun stroberi Karin yang rusak.

    Peristiwa yang menjadi awal mula dari kisah mereka itu pun masih terbilang masuk akal. Cerita tentang rusaknya kebun stroberi jelas membuat Karin kesal, sehingga memunculkan konflik dengan Yu Bin. Bahkan, Yu Bin gak hanya dituduh sebagai 'biang kerok' kerusakan kebun tersebut, tapi juga membawa kabar mengejutkan yang menyangkut lahan pertanian Karin. Bagi saya, konflik yang muncul di episode pertama ini menjadi bumbu yang pas untuk melengkapi cerita di antara mereka.

    Di sisi lain, saya merasa akting Ji Chang Wook sebagai Lee Yu Bin gak perlu diperdebatkan lagi. Ia mampu membawakan sosok perfeksionis dalam diri Yu Bin sebelum kehidupannya berubah drastis karena masalah dugaan penipuan yang menyeret namanya. Selain itu, ia juga berhasil menghadirkan sisi lucu dari karakter Yu Bin lewat komedi slapstick yang terlihat jelas saat mempromosikan perusahaannya, Y-Space. Saya pun ikut tertawa karena adegan yang seharusnya terlihat keren justru berujung kocak karena plastik hingga daun berkali-kali mengenai wajahnya ketika berjalan di atas walking pad.

    Sementara itu, Mio Imada juga gak boleh diremehkan ketika berperan sebagai Karin dalam Merry Berry Love. Dengan kemampuan aktingnya, Mio sukses menghidupkan karakter Karin yang bersemangat dan menyenangkan di mata penonton. Apalagi, aktris 29 tahun itu juga menampilkan sisi pekerja keras Karin sebagai petani stroberi yang gak mudah menyerah.

    Oh iya, drama ini juga menghadirkan alur mundur yang membawa penonton melihat latar belakang Yu Bin dan Karin. Poin ini menarik karena penonton dapat mengenal lebih dekat dengan mereka dari kisah masa lalu masing-masing. Dari sini, kita juga akhirnya tahu kalau sebenarnya pertemuan Yu Bin dan Karin bukan sekadar kebetulan, melainkan sudah berkaitan dengan takdir.

  5. 3. Manisnya chemistry Ji Chang Wook dan Mio Imada yang bikin senyum sendiri

    Harus saya akui chemistry Ji Chang Wook dan Mio Imada menjadi bagian memikat dari Merry Berry Love. Ikatan yang terjalin di antara keduanya memang gak langsung terlihat romantis sejak episode pertama. Penonton justru disuguhkan dengan konflik yang perlahan berkembang secara natural menjadi benih-benih asmara. Menariknya lagi, perbedaan bahasa gak menjadi tembok penghalang bagi keduanya untuk membangun chemistry. Baik Yu Bin maupun Karin, keduanya saling mau belajar bahasa masing-masing supaya komunikasi mereka gak selalu bergantung pada aplikasi penerjemah.

    Interaksi di antara mereka pun gak jarang sampai bikin saya senyum sendiri. Sepertinya bukan hanya saya saja yang merasakannya, karena sewaktu mengikuti acara Watch Party episode 4 drama Korea Merry Berry Love yang diadakan Disney+ Indonesia di kawasan Cipete, Jakarta Selatan pada Sabtu (31/10/2026) lalu, saya melihat gak sedikit dari KOL hingga rekan media yang sampai baper dengan chemistry Ji Chang Wook dan Mio Imada. Namun, apakah chemistry mereka nanti bakal berkembang lebih jauh? Saya sebagai penonton ingin sekali melihat ikatan keduanya semakin kuat di sisa beberapa episodenya yang masih on-going.

    Selain mereka, perkembangan chemistry Nam Yoon Su dan Rinka Kumada sebagai support role juga ikut menarik perhatian saya. Berkembangnya ikatan keduanya terasa mengalir, dari Mari Mizuno (Rinka Kumada) yang semula tidak begitu menyukai Park Gu Nam (Nam Yoon Su), perlahan hatinya mulai luluh seiring berjalannya waktu. Ia bahkan sempat blak-blakan memperlihatkan perasaan cemburu saat Gu Nam didekati dengan perempuan lain. Chemistry Mari dan Gu Nam inilah yang juga ikut mewarnai cerita Merry Berry Love.

  6. 4. Drakor Merry Berry Love cocoknya buat siapa sih?

    Kalau ditanya Merry Berry Love cocok untuk siapa, saya merekomendasikan drama ini kepada penonton yang lagi mencari tontonan untuk melepas penat. Memiliki visual memikat, cerita ringan dengan komedi menghibur, serta chemistry manis para karakter, drama ini bisa menjadi pilihan untuk masuk watchlist-mu kalau kamu suka dengan drakor rom-com.

    Sampai artikel ini ditulis, drama Merry Berry Love masih on-going. Saya sendiri menantikan episode-episode berikutnya untuk melihat sejauh mana kisah Yu Bin dan Karin akan berkembang. Jadi, apakah drama ini bakal happy ending? Well, kita tunggu saja di episode terakhirnya!

Related Articles

See More