Gong Yoo dalam fan meeting pada Sabtu (17/10/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Keseruan permainan membuat waktu berlalu begitu cepat. Menuju akhri acara, Gong Yoo sempat berkeliling di sisi kiri dan kanan panggung sambil membawa kamera, seolah-olah menjadi kamerawan yang ingin mengabadikan para penggemarnya dari dekat. Namun, suasana mendadak berubah ketika lampu panggung dimatikan. Gong Yoo sempat terlihat terkejut sebelum sebuah video proyek penggemar mulai diputar.
Video tersebut menjadi salah satu momen emosional malam itu. Menariknya, penyanyi Melly Goeslaw juga muncul sebagai salah satu penggemar yang menyampaikan rasa sukanya kepada Gong Yoo. Sang aktor pun mengaku sempat lupa bahwa ada kejutan tersebut, karena terlalu menikmati rangkaian acara sebelumnya.
“Sebenernya saya tau ya di sini ada momen haru seperti ini, tapi tadi saking serunya makanya saya lupa dan kaget kenapa lampu dimatiin. Jadi terima kasih ya untuk momen ini,” ujar Gong Yoo.
Setelah momen haru itu, suasana kembali ramai saat acara memasuki penghujung. Lewat arahan Indra, para penggemar serempak meneriakkan, “Ahjussi saranghaeyo!” Namun, Gong Yoo kembali menunjukkan aksi protesnya.
“Hah, apa? Ahjussi saranghaeyo? Coba ulangi sekali lagi oppa saranghaeyo,” katanya.
Para penggemar pun menuruti permintaannya dan meneriakkan, “Oppa saranghaeyo!” Mendengar panggilan yang diinginkannya, Gong Yoo langsung merespons dengan puas. “Nah, bagus,” ujarnya.
Sebelum benar-benar berpamitan, Gong Yoo menyanyikan lagu “꿈꾸던 어린이 되었나요?” dari MEOMURU. Ia kemudian melakukan blusukan untuk menyapa penggemar dari dekat, memberikan kesempatan bagi mereka untuk menikmati momen terakhir bersama sang aktor.
Setelah berkeliling, Gong Yoo kembali menyampaikan salam perpisahan menggunakan bahasa Indonesia.
“Hati-hati di jalan, terima kasih banyak,” ujarnya sambil membungkuk.
Di penghujung acara, layar LED mulai menutup dan Gong Yoo perlahan menghilang dari pandangan penggemar. Namun, sebelum benar-benar pergi, ia masih sempat melontarkan ucapan dalam bahasa Korea.
“Oppa kkanda!” yang berarti “Oppa pergi, ya!”
Malam itu pun berakhir dengan tawa, sorakan, dan rasa haru.