7 Sisi Problematik Eun Ho di Drakor No Tail To Tell

Eun Ho (Kim Hye Yoon) diceritakan sebagai satu-satunya gumiho atau siluman rubah berekor sembilan yang masih bertahan di Korea sampai saat ini. Fisik dan penampilan masih terlihat muda, namun usianya sudah menginjak angka 900 tahun. Ia berhasil beradaptasi dengan kehidupan manusia dari masa ke masa.
Manusia tak akan mengenali bahwa Eun Ho adalah gumiho. Meskipun siluman, namun ia terlihat seperti manusia biasa. Yang membedakan Eun Ho dengan manusia adalah kemampuannya untuk mengubah takdir manusia. Miliki kemampuan yang tidak dipunyai manusia ternyata membuat Eun Ho jumawa.
Tak hanya punya sifat jumawa, berikut ini adalah sederet sisi problematik Eun Ho di drakor No Tail To Tell. Apa saja, ya?
1. Eun Ho merupakan seorang gumiho yang tempramental. Ia sangat mudah terpancing emosi dan mudah marah

2. Eun Ho juga dikenal tidak mempunyai sopan santun dan etika. Ia sering melontarkan umpatan pada orang yang tidak disukai

3. Eun Ho mempunyai harta yang melimpah, namun ia tidak tahu cara yang benar dalam mengelolanya. Ia kerap melakukan pemborosan

4. Saat mengalami masalah yang pelik, Eun Ho sering tidak berpikir panjang saat menghadapinya. Ia cenderung bertindak secara impulsif

5. Merasa punya kemampuan yang tidak dimiliki oleh manusia ternyata menyebakan Eun Ho menjadi sombong dan jumawa

6. Ingin cepat kaya, Eun Ho hanya menerima klien yang kaya. Ia menolak dan memandang rendah klien yang miskin

7. Eun Ho kerap menyalahgunakan kemampuannya dalam merubah nasib seseorang. Tindakannya tersebut mengacaukan tatanan hidup

Sikap Eun Ho yang menyebalkan membuat penonton sulit simpati padanya. Namun, pada episode 3 diceritakan bahwa Eun Ho kehilangan kekuatannya. Ini ternyata menjadi titik balik kehidupan Eun Ho. Tanpa kekuatannya, ia seperti manusia pada umumnya. Kenyataan tersebut menjadi peringatan supaya Eun Ho rendah hati.


















