4 Tantangan Awal Kerja Tim Perencanaan Strategis di Reborn Rookie

- Tim Perencanaan Strategis Choiseong Group menghadapi sabotase politik dari Kang Jae Gyeong setelah Hwang Jun Hyeon memutuskan bergabung dengan tim baru tersebut.
- Kehadiran tim ini memicu perang suksesi baru di internal perusahaan, menempatkan Kang Bang Geul sebagai pesaing serius dalam perebutan kekuasaan keluarga Kang.
- Tim dituntut memulihkan reputasi bisnis akibat skandal manipulasi proyek litium, sementara jiwa Kang Yong Ho dalam tubuh Hwang Jun Hyeon mulai mengintimidasi lawan politiknya.
Tim Perencanaan Strategis mulai bekerja pada episode 7 dan 8 drakor Reborn Rookie. Tim yang terdiri atas Hwang Jun Hyeon (Lee Jun Young), Kang Bang Geul (Lee Joo Myoung), dan Park Bong Gi (Lee Sung Wook) ini harus menyusun ulang Tim Strategis Choiseong Group yang mencurigakan karena terjadinya konflik reorganisasi internal.
Sayangnya, baru di hari pertama bekerja, tim ini malah sudah mendapatkan beragam tantangan. Di antaranya empat tantangan berikut ini. Apa saja? Yuk, simak!
1. Sabotase politikal Kang Jae Gyeong

Kang Jae Gyeong yang sebelumnya merasa Hwang Jun Hyeon berada di pihaknya, sangat kecewa setelah pria itu mengumumkan bergabung dengan Tim Perencanaan Strategis. Hal ini menunjukkan bahwa Hwang Jun Hyeon resmi berada di pihak lawan dan itu akan mengganggu rencana suksesinya.
Kang Jae Gyeong yang merasa tersudut mulai melakukan segala cara untuk membubarkan tim bentukan baru tersebut. Ia membuat tim tersebut harus beroperasi di bawah bayang-bayangnya agar kekuasaannya aman.
2. Terjebak di tengah perang suksesi

Kehadiran Tim Perencanaan Strategis di Choiseong Group secara dramatis mengubah arah perebutan kekuasaan internal perusahaan. Terlebih, setelah munculnya anak bungsu Kang Yong Ho, Kang Bang Geul menjadi pemimpin tim ini.
Perebutan kekuasaan disimpulkan tak lagi terjadi antara anak kembar Kang Yong Ho, Kang Jae Seong (Jin Goo) dan Kang Jae Gyeong. Namun, ikut serta menyeret nama Kang Bang Geul sebagai pesaing serius.
3. Dituntut memulihkan situasi bisnis

Selama proses suksesi dilaksanakan, Kang Jae Gyeong berusaha melakukan banyak hal untuk memperbaiki reputasinya. Sayangnya, ia malah kerap dilanda masalah karena terlibat dalam skandal manipulasi proyek litium dan pemalsuan data.
Skandal ini berhasil membuat situasi bisnis perusahaan memburuk. Proyek strategis skala besar ini dipalsukan oleh pihak saingan bisnis dan memaksa tim internal Choiseong Group bekerja ekstra keras untuk memulihkan validasi data demi menyelamatkan reputasi pasar perusahaan.
Karena tak ingin terpuruk sendirian, Kang Jae Gyeong melimpahkan masalah ini pada Tim Perencanaan Strategis. Mereka diminta untuk menyelesaikan masalah ini dengan dalih harus membuktikan efektivitas operasional mereka secara instan di tengah krisis pemalsuan data proyek demi mengamankan posisi mereka di Choiseong Group.
4. Dominasi jiwa Kang Yong Ho yang mulai mengintimidasi lawan politiknya di perusahaan

Dalam tubuh Hwang Jun Hyeon sebenarnya tersimpan jiwa Kang Yong Ho (Son Hyun Joo), pimpinan tertinggi sekaligus pemilik Choiseong Group. Sejak mereka bertukar jiwa, Kang Yong Ho memanfaatkan situasi untuk melakukan balas dendam pada para pengkhianatnya.
Pada episode terbaru, Kang Yong Ho mulai mengintimidasi lawan-lawan politik perusahaannya secara terang-terangan. Hal ini sukses membuat Tim Perencanaan Strategis kewalahan dan berkali-kali menghadapi situasi yang rumit.
Sejak awal terbentuknya Tim Perencanaan Strategis, lawan politik Kang Yong Ho mulai menunjukkan ketidaksukaan mereka. Ada yang merasa iri karena peningkatan karier yang dialami para anggota, dan ada juga yang merasa tertekan dengan aksi mereka dalam menyelesaikan konflik yang terjadi di Choiseong Group.
Alih-alih membiarkan mereka bekerja dengan tenang, para lawan mulai memberikan berbagai perlawanan. Salah satunya Kang Jae Gyeong yang merasa kecewa karena dikhianati oleh Hwang Jun Hyeon. Apakah mereka bisa menghadapi tantangan ini dengan baik kedepannya?



















