Teori soal Makna Ending Drakor Four Hands, Two Sonatas

Ending terbuka Four Hands, Two Sonatas mempertemukan kembali Kang Pi O dan Choi Jeong Yo di Republik Ceko setelah tiga tahun memulihkan luka batin masing-masing.
Penonton menafsirkan Choi Jeong Yo mungkin menempuh hidup religius sebagai pastor atau sukarelawan pengajar paduan suara gereja, demi kedamaian jauh dari masa lalu tragisnya.
Kemunculan versi remaja mereka dianggap menandakan keduanya berdamai dengan masa lalu; teori lain membahas Pi O menetap bersama Jeong Yo dan status hubungan mereka.
Drakor Four Hands, Two Sonatas menyajikan open ending bagi kisah Kang Pi O (Song Kang) dan Choi Jeong Yo (Lee Jun Young). Setelah menyembuhkan luka batin masing-masing selama tiga tahun, mereka bertemu lagi di Republik Ceko dan cerita pun berakhir.
Akhir kisah duo pianis di Four Hands, Two Sonatas ini terbuka akan berbagai interpretasi. Karenanya, di media sosial ramai dibahas berbagai teori mengenai makna dari ending drakor bertema musik klasik ini. Yuk, kepoin.
1. Choi Jeong Yo memutuskan menjalani hidup selibat

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Sebagian penonton meyakini Choi Jeong Yo akhirnya memutuskan untuk menjadi pastor di akhir cerita Four Hands, Two Sonatas. Saat hilang ingatan, ia sempat menjadi rahib dan tinggal di biara di Slovakia selama 5 tahun.
Mengingat berbagai tragedi dalam hidupnya, Choi Jeong Yo diduga berusaha mencari kedamaian dengan sepenuhnya mengabdikan diri di jalan Tuhan. Meski begitu, di ending ia belum ditahbiskan yang bisa diketahui dari pakaiannya.
2. Choi Jeong Yo hanya mengajar paduan suara secara sukarela

Lee Jun Young di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Teori kedua menduga Choi Jeong Yo hanya menjadi sukarelawan di gereja dengan mengajar paduan suara untuk anak-anak. Ia pergi ke Republik Ceko kemungkinan untuk mencari kehidupan yang lebih damai, jauh dari masa lalunya yang tragis di Korea Selatan. Terlebih tempatnya berada diketahui bukan destinasi wisata sehingga sepi dari turis dan tidak ada mobil yang masuk ke sana.
3. Makna tersirat munculnya Kang Pi O dan Choi Jeong Yo remaja

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Saat bertemu lagi setelah berpisah tiga tahun, Kang Pi O dan Choi Jeong Yo saling tersenyum senang. Yang mengharukan, ada momen mereka berdua saat masih remaja yang juga muncul di sana.
Adegan ini diduga memiliki makna tersirat bahwa Kang Pi O maupun Choi Jeong Yo akhirnya bisa move on dari masa lalu mereka yang seolah terhenti di saat SMA. Selain itu, ini menyiratkan bahwa mereka kembali pada masa murni sebelum semua kejadian tragis terjadi. Momen saat mereka bahagia bermain musik bersama.
4. Kang Pi O akan menetap di Republik Ceko bersama Choi Jeong Yo

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Kang Pi O sudah memutuskan untuk tidak lagi berkarier sebagai pianis. Ia tidak menggelar konser, merilis album, ataupun tampil bersama orkestra. Meski demikian, ia tetap bermain piano. Namun, bukan demi popularitas atau tujuan komersil. Ia main piano untuk menghibur orang-orang biasa di desa dan pasien di rumah sakit.
Setelah bertemu lagi dengan Choi Jeong Yo, kemungkinan Kang Pi O tak lagi mau terpisah dari soulmate-nya itu. Karena itu, ada teori menduga Kang Pi O akan memilih untuk menetap di Republik Ceko sehingga ia bisa main musik bersama Choi Jeong Yo dalam situasi damai.
5. Dualitas pendapat soal hubungan Kang Pi O dan Choi Jeong Yo

Song Kang di Four Hands, Two Sonatas (x.com/CJnDrama) Tak dapat dimungkiri, ada ikatan emosional antara Kang Pi O dan Choi Jeong Yo yang membuat mereka cocok disebut soulmate. Namun, ada dua makna mengenai soulmate bagi penonton Four Hands, Two Sonatas.
Pertama, sebagian penonton memandang hubungan Kang Pi O dan Choi Jeong Yo sebatas sahabat yang sudah seperti saudara. Di ending Four Hands, Two Sonatas pun hubungan mereka tidak lebih dari itu. Mereka adalah teman dan juga rekan karena sama-sama mencintai musik.
Di sisi lain, sebagian penonton menganggap Kang Pi O dan Choi Jeong Yo terlibat romansa. Adegan Kang Pi O masuk ke gereja untuk menemui Choi Jeong Yo diartikan mirip momen pengantin masuk ke altar pernikahan. Selain itu, pemilihan lokasi dianggap mendukung teori ini sebab Republik Ceko termasuk negara yang cukup bisa menerima pasangan gay.
Ada berbagai teori mengenai makna dari adegan terakhir di ending drakor Four Hands, Two Sonatas. Mulai dari soal nasib akhir kedua tokoh utama hingga ada tidaknya perubahan dalam hubungan mereka. Bagaimana menurutmu?
























